Kriteria Orang yang Perlu Melakukan Pemeriksaan Covid-19


Jumat, 06 Maret 2020 - 21:07:24 WIB
Kriteria Orang yang Perlu Melakukan Pemeriksaan Covid-19 Ilustrasi

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Konfirmasi dua kasus infeksi virus corona (Covid-19) di Indonesia menimbulkan kepanikan di masyarakat. Banyak orang berbondong-bondong mengunjungi rumah sakit rujukan untuk diperiksa atau screening terkait corona.

Satgas Kewaspadaan dan Kesiagaan Covid-19 Ikatan Dokter Indonesia menyatakan, tidak semua orang dengan gejala batuk dan pilek harus di-screening virus corona.

"Sudah beberapa hari ini rumah sakit rujukan seperti pasar malam. Banyak sekali orang minta di-screening, ini berlebihan. Tidak semua orang dengan infeksi saluran napas terserang Covid-19. Ada beberapa kriteria," kata anggota Satgas Kewaspadaan dan Kesiagaan Covid-19, ahli paru Erlina Burhan dalam konferensi pers di kantor IDI, Jakarta, Kamis (5/3).

Erlina menjelaskan beberapa kriteria orang yang perlu untuk melakukan pemeriksaan virus corona.

Pertama adalah orang yang memiliki gejala demam dan batuk disertai dengan riwayat kembali dari daerah terjangkit China, negara yang menjadi lokasi virus corona pertama kali muncul.

Ke dua adalah orang yang memiliki gejala demam dan batuk disertai dengan riwayat kembali dari daerah yang terjangkit seperti Korea Selatan, Iran, Italia, Jepang, dan Singapura.

Ke tiga adalah orang yang memiliki gejala demam dan batuk disertai dengan pernah kontak erat atau kurang dari dua meter dengan pasien yang sudah positif Covid-19.

Selain demam dan batuk, gejala Covid-19 meliputi sesak napas dan kesulitan bernapas yang dapat muncul 2-14 hari setelah paparan pada virus.

Orang yang memenuhi kriteria tersebut dapat mengunjungi pelayanan kesehatan, rumah sakit rujukan, atau menghubungi hotline corona Indonesia di 021-5210411 atau 081212123119.

Erlina menjelaskan, orang tersebut akan mengikuti serangkaian pemeriksaan dan tes laboratorium untuk membuktikan infeksi virus corona.

Sedangkan bagi orang dengan batuk dan pilek saja, Erlina menyarankan untuk mengunjungi pelayanan kesehatan masyarakat seperti puskesmas, klinik, praktik dokter, atau rumah sakit.

"Jika hanya demam, batuk, pilek tapi tidak punya riwayat ke daerah terjangkit dan tidak kontak dengan pasien corona, maka tidak perlu screening corona. Hanya infeksi saluran napas biasa ke layanan kesehatan saja," tutur Erlina.(*)

loading...
 Sumber : cnnindonesia /  Editor : NOVA

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Sabtu, 10 Oktober 2020 - 21:58:12 WIB

    Kemenag Buka Seleksi Imam Masjid UEA, Simak Kriterianya

    Kemenag Buka Seleksi Imam Masjid UEA, Simak Kriterianya HARIANHALUAN.COM - Kementerian Agama membuka seleksi calon imam masjid untuk di tempatkan di Uni Emirat Arab (UEA). Seleksi ini ditujukan untuk seluruh umat Islam di Indonesia yang memiliki kriteria sesuai syarat yang telah d.
  • Kamis, 08 Oktober 2020 - 07:48:39 WIB

    Kemenag Gelar Pemilihan Anhe Jiating Teladan, Ini Kriteria Penilaiannya

    Kemenag Gelar Pemilihan Anhe Jiating Teladan, Ini Kriteria Penilaiannya HARIANHALUAN.COM - Pusat Bimbingan dan Pendidikan (Pusbimdik) Khonghucu, Kemenag, menggelar pemilihan Anhe Jiating Teladan. Yaitu, keluarga damai dan harmonis dalam ajaran Khonghucu..
  • Selasa, 11 Agustus 2020 - 18:58:18 WIB

    Ini Kriteria Penerima Subsidi Upah Rp600 Ribu per Bulan

    Ini Kriteria Penerima Subsidi Upah Rp600 Ribu per Bulan HARIANHALUAN.COM – Pemerintah bakal memberikan bantuan subsidi upah bagi pekerja/buruh sebesar Rp600 ribu per bulan selama empat bulan. Bantuan diberikan untuk melindungi, mempertahankan, dan meningkatkan kemampuan ekonomi .
  • Senin, 03 Agustus 2020 - 14:25:22 WIB

    Ini Kriteria PNS yang Bakal Dipindah ke Desa

    Ini Kriteria PNS yang Bakal Dipindah ke Desa HARIANHALUAN.COM - Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) sedang menjaring 1,6 juta pegawai negeri sipil (PNS) tenaga administrasi yang berpotensi dialihkan sebagai tenaga fungsional. Merek.
  • Selasa, 28 Juli 2020 - 08:22:59 WIB

    3 Kriteria Pelanggan PLN yang Dapat Subsidi Listrik Rp3 Triliun

    3 Kriteria Pelanggan PLN yang Dapat Subsidi Listrik Rp3 Triliun HARIANHALUAN.COM - Di masa pandemi virus Corona atau Covid-19 ini perekonomian masyarakat turun dratis. Untuk meringankan beban masyarakat, PLN kembali memperpanjang subsidi listrik hingga akhir tahun. Salah satunya dengan ca.

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]