Industri Film Porno juga 'Terdampak' Covid-19


Jumat, 06 Maret 2020 - 21:21:55 WIB
Industri Film Porno juga 'Terdampak' Covid-19 Ilustrasi

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Merebaknya virus corona ke seluruh dunia berdampak luas. Tak terkecuali, industri film porno juga terpengaruh.

Dikutip dari Vice, sebuah situs web yang menawarkan konten pornografi di Amerika Serikat menemukan banyak pencarian terkait virus corona Covid-19 di dalam platform mereka. Hasilnya, ada sebanyak 112 video menampilkan konten atau adegan dengan menggunakan masker wajah.

Baca Juga : Begini Respon Siti Badriah saat Kejora dan Boy William Minta Maaf

Dua pemain dan pencipta konten menjelaskan dalam wawancaranya bahwa ia terpikir untuk membuat konten ini khusus untuk penonton yang berada di Wuhan, pusat penyebaran wabah Covid-19.

"Kami secara pribadi tahu orang-orang benar-benar terjebak di Wuhan dan mengingatnya," kata Spicy, salah satu pembuat konten.

Baca Juga : Sebut Suara Siti Badriah Jelek, Lesti Kejora Minta Maaf

Spicy percaya bahwa orang-orang akan tertarik pada pornografi yang berkaitan dengan Covid-19. Sama dengan mereka yang punya ketertarikan pada film horror.

"Kita semua mencari hal-hal yang membuat kita menjadi hidup. Covid-19 adalah sesuatu yang membawa ketakutan dan misteri bagi hampir semua orang di dunia saat ini. Anda harus dapat merasakan sesuatu, dan cara apa yang lebih baik untuk membuat Anda merasa sesuatu daripada krisis global yang kita semua hadapi sekarang," lanjutnya.

Baca Juga : Anjing Menggonggong Kafilah Berlalu, Nissa dan Ayus Sabyan 'Melenggang' Rilis Single Baru

Pasangan lain dari Spicy, yang ada dalam konten pornografi berkaitan dengan Covid-19 menjelaskan bahwa ada manfaat yang bisa diambil dari video mereka. Manfaat tersebut adalah informasi tentang cara memakai masker wajah dengan benar, hal ini sekaligus untuk meningkatkan kesadaran tentang Covid-19 kepada para pengguna platform mereka.(*)

Editor : NOVA | Sumber : detik.com
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]