Jangan Takut, Laporkan Bila Ada Masker dengan Harga Tak Wajar di Tokopedia


Sabtu, 07 Maret 2020 - 08:19:42 WIB
Jangan Takut, Laporkan Bila Ada Masker dengan Harga Tak Wajar di Tokopedia Sejumlah masyarakat tengah berebut membeli masker. Foto/Kompas.com

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM -- Penyebaran virus coronadi sejumlah negara dan telah positif di Indonesia membuat banyak masyarakat panik.

Sebagai langkah antisipasi penyebaran virus, maskerpun diburu. Akibatnya, harga masker menjadi mahal hingga mencapai level tak wajar, lantaran pasokan yang menipis dan tingginya permintaan.

Namun tak sedikit juga oknum yang memanfaatkan momen ini untuk menimbun atau membeli produk masker secara berlebihan dan diperjualbelikan kembali dengan harga yang lebih tinggi.

External Communication Senior, Lead Tokopedia Ekhel Chandra Wijaya menegaskan, apabila pengguna Tokopedia mendapatkan harga masker dengan harga tinggi, maka dapat langsung melaporkannya.

"Kalau ada siapapun yang menemukan adanya produk masker apapun di Tokopedia dengan harga tinggi atau tidak wajar laporkan saja langsung. Di sana ada fitur Laporkan di setiap halaman produk, sampaikan kepada kami melalui fitur itu," ujar Ekhel, dikutip dari kompas.com, Sabtu (7/3/2020).

Selain itu, apabila pengguna aplikasi tidak mengerti atau membutuhkan informasi selengkapnya dapat mengecek informasi di situs resmi Tokopedia yaitu https:// tokopedia.com/discovery/tokopedia-peduli-sehat.

Ekhel juga menambahkan Tokopedia akan terus melakukan upaya untuk memastikan berbagai produk kesehatan yang dijual dalam platfrom.

Kemudian, apabila ada penjual terbukti menjual masker dengan harga yang tinggi, pihaknya akan memberikan sanksi berupa penundaan atau penurunan konten serta tindakan lain yang sesuai dengan prosedur Tokopedia.

Selain itu, imbuh Ekhel, Tokopedia akan terus melakukan koordinasi dengan pihak-pihak terkait. (*)

 Sumber : Kompas.com /  Editor : Milna

Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Rabu, 01 April 2020 - 18:20:48 WIB

    Saat Corona, Mahyeldi Minta Pengusaha Jangan Ambil Kesempatan Dalam Kesempitan

    Saat Corona, Mahyeldi Minta Pengusaha Jangan Ambil Kesempatan Dalam Kesempitan PADANG, HARIANHALUAN.COM -- Ketika mewabahnya virus Corona (Covid-19), Wali Kota Padang Mahyeldi Ansharullah justru melihat ada beberapa pengusana yang sengaja mencoba mengambil kesempatan dalam kesempitan. Mencari keuntungan.
  • Selasa, 31 Maret 2020 - 22:13:59 WIB

    Mahyeldi: Lion Air Jangan Jual Tiket Murah!

    Mahyeldi: Lion Air Jangan Jual Tiket Murah! PADANG, HARIANHALUAN.COM -- Angka Pelaku Perjalanan dari daerah Terjangkit (PPT) virus Corona di Kota Padang sebanyak 2.387 orang. Jumlah ini akan semakin terus bertambah dari hari ke hari..
  • Kamis, 09 Januari 2020 - 07:47:52 WIB

    Harga Emas Hampir Rp 800.000, Jual atau Jangan?

    Harga Emas Hampir Rp 800.000, Jual atau Jangan? JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Harga logam mulia atau emas di PT Aneka Tambang Tbk (Antam) berada di level Rp 799.000 per gram. Angka ini naik Rp 15.000 dibandingkan posisi sebelumnya..
  • Rabu, 18 Desember 2019 - 09:23:59 WIB

    Luhut Minta Eropa Jangan Dikte RI

    Luhut Minta Eropa Jangan Dikte RI JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Uni Eropa melaporkan Indonesia atas kebijakan pelarangan ekspor bijih nikel (nickel ore) ke Organisasi Perdagangan Dunia (World Trade Organization/WTO). Pemerintah siap menghadapi gugatan tersebut..
  • Senin, 18 November 2019 - 10:26:47 WIB

    LPSK: Negara Jangan Cari Untung dari Kasus First Travel

    LPSK: Negara Jangan Cari Untung dari Kasus First Travel JAKARTA, HARIANHALUAN.COM — Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) menilai perampasan aset First Travel (FT) oleh negara tak tepat. Wakil Ketua LPSK Edwin Partogi mengatakan, negara bukan pihak yang dirugikan dalam ka.
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM