Wah, Pemerintah Mulai Obral Insentif Buat Investor Kawasan Ekonomi Khusus (KEK)


Ahad, 08 Maret 2020 - 01:36:03 WIB
Wah, Pemerintah  Mulai Obral  Insentif Buat Investor Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Ilustrasi. Kawasan Ekonomi Khusus. Ilustrasi. (CNN Indonesia/Christine Nababan).

JAKARTA,HARIAN,HALUAN.COM-Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengobral sejumlah insentif untuk investasi di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK). Hal itu tertuang dalam Peraturan Presiden (PP) Nomor 12 Tahun 2020 tentang Fasilitas dan Kemudahan di KEK yang diteken Jokowi pada 20 Februari 2020 lalu.

Beleid diterbitkan dalam rangka meningkatkan penanaman modal dan percepatan pelaksanaan berusaha di KEK yang dapat menunjang pengembangan ekonomi nasional dan meningkatkan penyerapan tenaga kerja.

"Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), menurut PP ini, adalah kawasan dengan batas tertentu dalam wilayah hukum Negara Kesatuan Republik Indonesia yang ditetapkan untuk menyelenggarakan fungsi perekonomian dan memperoleh fasilitas tertentu," seperti dikutip dari laman Sekretariat Kabinet (setkab), Sabtu (7/3).


Berdasarkan PP ini badan usaha atau pelaku usaha yang melakukan kegiatan pada bidang usaha di KEK diberikan berbagai fasilitas dan kemudahan dalam hal perpajakan, lalu lintas barang, ketenagakerjaan, dan keimigrasian.

Kemudian, kemudahan juga diberikan dalam hal kepabeanan dan cukai; pertanahan dan tata ruang; perizinan berusaha; dan/atau fasilitas dan kemudahan lainnya.

Bidang usaha di KEK yang dapat menikmati fasilitas tersebut antara lain pembangunan dan pengelolaan KEK, penyediaan infrastruktur KEK, industri pengolahan sampai hilir komoditi tertentu, dan industri manufaktur produk tertentu.

Berikutnya, industri pengembangan energi, pusat logistik, pariwisata, kesehatan, pendidikan, jasa keuangan, kreatif, riset dan pengembangan teknologi, serta bidang usaha lainnya yang ditetapkan oleh Dewan Nasional.

Fasilitas dan kemudahan perpajakan, kepabeanan, dan cukai diantaranya mencakup keringanan hingga pembebasan pajak penghasilan, pajak pertambahan nilai, pajak penjualan atas barang mewah, bea masuk dan pajak dalam rangka impor, dan/atau cukai.

"Berdasarkan Pasal 20, fasilitas dan kemudahan kepabeanan yang diberikan bagi badan usaha di KEK meliputi pembebasan bea masuk dan tidak dipungut pajak dalam rangka impor barang modal dalam rangka pembangunan atau pengembangan KEK," tulis setkab.

Pemerintah daerah menetapkan pengurangan, keringanan, dan pembebasan atas pajak daerah dan/atau retribusi daerah kepada badan usaha atau pelaku usaha di KEK sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan di bidang pajak daerah dan retribusi daerah, yang diberikan paling rendah 50 persen dan paling tinggi 100 persen.

Kendati demikian, apabila badan usaha/pelaku usaha menyalahgunakan fasilitas yang diterima, pemerintah akan mengenakan sanksi sesuai ketentuan yang berlaku. Selain itu, pemerintah akan mencabut fasilitas terkait.

"Peraturan Pemerintah ini mulai berlaku pada tanggal diundangkan," bunyi Pasal 97 pada PP yang diundangkan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Yasonna Laoly pada 24 Februari 2020. (*)

 Sumber : CNNIndonesia.com /  Editor : Dodi

Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Jumat, 31 Januari 2020 - 22:14:17 WIB

    Wah, Bakal Ada 'Kasbon' untuk Anggota Forum UMKM Sumbar

    Wah, Bakal Ada  'Kasbon' untuk Anggota Forum UMKM Sumbar PADANG,HARIANHALUAN.COM - Wakil Gubernur Sumbar  Nasrul Abit  mengukuhkan Kepengurusan Forum UMKM periode 2020-2023, Jumat (31/1/2020)..
  • Ahad, 26 Januari 2020 - 00:48:27 WIB

    Wah, Bensin Shell Naik Rp 950/Liter

    Wah, Bensin Shell Naik Rp 950/Liter JAKARTA,HARIANHALUAN.COM-Harga bahan bakar minyak (BBM) untuk bensin oktan 90 ke atas kembali alami perubahan. Kali ini dimulai oleh Shell, yang menaikkan harga bensinnya per 24 Januari kemarin. .
  • Kamis, 01 Maret 2018 - 11:32:01 WIB

    Kedai Cisangkuy Bergaya Mewah, Harga Menu Sangat Istimewa

    Kedai Cisangkuy Bergaya Mewah, Harga Menu Sangat Istimewa PADANG, HARIANHALUAN.COM—Selain terkenal sebagai Kota Wisata, Kota Padang juga disebut-sebut oleh pelancong sebagai tempat wisata kuliner dengan berbagai macam makanan khas yang menggoda selera. Misalnya saja, Kedai Cisangk.
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM