10 Kesalahan Mencuci Tangan yang Membantu Penyebaran Virus Corona


Ahad, 08 Maret 2020 - 10:27:28 WIB
10 Kesalahan Mencuci Tangan yang Membantu Penyebaran Virus Corona Ilustrasi

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Virus Corona yang belakangan ini semakin menyita perhatian, khususnya warga negara Indonesia, membuat setiap orang mendadak menjadi sangat peduli kesehatan dan kebersihan. Seperti yang telah dikabarkan, virus Corona sudah masuk ke Indonesia dan menimbulkan kepanikan yang luar biasa. Penjualan masker dan hand sanitiserpun semakin melonjak hingga menyebabkan kelangkaan.

Tetapi selain menggunakan barang-barang tersebut, mencuci tangan dengan sabun juga sagatlah penting untuk mencegah penyebaran virus Corona. Hanya saja terkadang beberapa orang mungkin melakukannya dengan cara yang salah sehingga justru malah membantu penyebaran virus dan bakteri. Agar lebih paham, berikut ini 9 kesalahan mencuci tangan yang membantu penyebaran virus Corona.

1. Mencuci Tangan Terburu-buru
Kesalahan mencuci tangan yang membantu penyebaran virus Corona yang pertama adalah karena kamu mencuci tangan dengan terlalu cepat. Kamar mandi memang bukanlah tempat yang nyaman untuk kamu menghabiskan banyak waktu, namun jika kamu mencuci tangan terlalu singkat dan terburu-buru maka hal itu tidak akan efektif.

Mencuci tangan dengan waktu singkat dan terburu-buru tidak akan berguna karena bakteri dan kuman pada permukaan kulit tanganmu tidak akan mati seluruhnya. Menurut Mayo Clinic, agar mencuci tangan bisa lebih efektif untuk menghindari virus Corona, setelah membasahi tangan maka cucilah menggunakan sabun selama 20 detik. Waktu ini setara dengan menyanyikan lagu "Happy Birthday". Hal ini terbukti lebih efektif untuk membunuh bakteri dan kuman pada tanganmu.

2. Menggunakan Sedikit Sabun
Kesalahan mencuci tangan yang selanjutnya adalah kamu terlalu sedikit menggunakan sabun. Menurut Dr. Aileen Marty, MD, dari Florida International University, permukaan bakteri dan virus sebagian terbuat dari bahan berlemak dan bahan-bahan dalam sabun dapat menciptakan reaksi kimia yang mencengkeram kuman dengan busanya.

Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh Johns Hopkins University, peserta yang mencuci tangan hanya dengan 1 ml sabun memiliki lebih banyak mikroba dibandingkan mereka yang menggunakan 3 ml sabun. Tidak ada jumlah takaran pasti sabun yang perlu digunakan karena hal itu tergantung pada besarnya telapak tangan dan seberapa kotor tanganmu.

3. Tidak Mengeringkan Tangan
Kesalahan mencuci tangan yang justru akan membantu penyebaran virus dan bakteri adalah tidak mengeringkannya setelah mencuci tangan. Menurut CDC, bakteri dapat lebih mudah berpindah pada tangan yang basah. Jadi jika setelahnya kamu menyentuh benda-benda lain, seperti gagang pintu maka sama saja kamu kembali mengotori tanganmu dengan bakteri. Untuk meminimalkan penyebaran virus dan bakteri, gunakanlah selalu tissue toilet untuk mengeringkan tangan setelah mencucinya. Pastikan tanganmu sudah kering dengan sempurna sebelum keluar toilet dan menyentuh benda-benda lainnya.

4. Melupakan Pembersihan Kuku
Kesalahan mencuci tangan yang dapat membantu peyebaran virus Corona yang keempat adalah kamu melupakan pembersihan kuku. Seringkali karena terlalu fokus membersihkan telapak tangan, kamu malah mengabaikan bagian kukumu. Terutama bagi pemilik kuku panjang, bakteri dan kuman dapat dengan mudah tersangkut di bagian bawah kuku dan jika tidak dibersihkan, maka kuman dan bakteri tersebut tidak akan hilang dan akan kembali menempel jika kamu menyentuh wajahmu. Jadi saat mencuci tangan selalu pastikan bahwa kamu juga membersihkan seluruh bagian tangan, termasuk area bawah kukumu.

5. Menyentuh Gagang Keran Setelah Mencuci Tangan
Kesalahan mencuci tangan yang dapat membantu penyebaran virus dan bakteri adalah menyentuh kembali gagang keran air setelah mencuci tangan. Menurut penelitian yang dilakukan oleh National Sanitation Foundation, 9% gagang keran rumah tangga mengandung bakteri berbahaya Salmonella dan E. coli dan dapat meyebabkan penyakit.

Jadi jika kamu mencuci tangan tapi menyentuh gagang keran setelahnya maka kamu masih bisa mengekspos diri pada kuman ini. Inilah mengapa beberapa toilet umum di mall sudah dilengkapi dengan keran otomatis sehingga kamu tidak perlu lagi menyentuhnya. Namun jika kamu terpaksa harus menyentuh gagang keran air maka gunakan handuk atau kertas bersih untuk menyentuh gagang keran air.


6. Menggunakan Hand Dryer Setelah Mencuci Tangan
Kesalahan mencuci tangan yang justru dapat membantu penyebaran virus dan bakteri yang selanjutnya adalah mengeringkan tangan menggunakan hand dryer. Menurut penelitian yang dilakukan oleh Mayo Clinic, handuk kertas dapat mengeringkan tangan dengan lebih cepat dibandingkan hand dryer. Penelitian ini juga menyimpulkan bahwa handuk kertas dapat menghilangkan bakteri secara efektif dan hanya menyebabkan sedikit kontaminasi pada lingkungan kamar mandi. Dari sudut pandang kebersihan, handuk kertas lebih unggul dibandingkan hand dryer. Jadi jika kamu memiliki 2 pilihan ini, maka selalu pilihlah handuk kertas.

7. Berpikir Bahwa Sabun Anti Bakteri Lebih Baik
Sebenarnya sabun anti bakteri sama saja dengan sabun biasa lainnya. Hal ini dikatakan oleh sebuah penelitian dari CDC yang menyimpulkan bahwa tidak ada manfaat kesehatan tambahan bagi konsumen yang menggunakan sabun mengandung anti bakteri dibandingkan dengan menggunakan sabun biasa. Bahkan beberapa kandungan dalam sabun anti bakteri dapat membuat tubuh kita kebal terhadap antibiotik. Jadi tidak perlu memilih sabun anti bakteri, selama kamu mengikuti aturan cuci tangan yang benar maka bakteri dan virus pasti akan lenyap.

8. Tidak Memperhatikan Bagian Belakang Tangan
Kesalahan mencuci tangan yang dapat membantu penyebaran virus dan bakteri yang terakhir adalah tidak memperhatikan bagian belakang tangan. Seringkali hal ini diabaikan karena kamu terlalu fokus untuk membersihkan telapak tangan. Bagian belakang tangan juga terkena kuman. Oleh sebab itu sangat penting untuk menggosok dan membersihkan bagian belakang tangan.

9. Tidak Menggunakan Sabun Sama Sekali
Kesalahan mencuci tangan yang dapat membantu penyebaran virus adalah kamu sama sekali tidak menggunakan sabun saat mencuci tangan. Jika kamu hanya menggunakan air untuk mencuci tangan maka ini tidak akan efektif untuk membunuh kuman dan membersihkan minyak dari kulit. Selain dapat membersihkan tangan dengan lebih efektif, CDC juga menganjurkan untuk mencuci tangan dengan sabun karena biasanya orang cenderung menggosok tangan lebih teliti saat menggunakan sabun.

10. Jarang Mencuci Handuk Pengering Tangan
Kesalahan terakhir yang justru dapat membantu penyebaran virus adalah kamu jarang mencuci handuk pengering tangan. Handuk yang basah atau jarang dicuci akan menjadi sarang bakteri dan virus. Berdasarkan penelitian yang dipublikasikan oleh Food Protection Trends, ditemukan bakteri pada 82 handuk dapur rumah tangga. Penelitian ini menyimpulkan bahwa "Bakteri coliform terdeteksi pada 89% dan E. coli pada 25,6% handuk. Kehadiran E. coli terkait dengan frekuensi mencuci." Agar terhindar dari penyebaran virus dan bakteri, kamu perlu mencuci handuk pengering tangan sesering mungkin.(*)

 Sumber : detik.com /  Editor : NOVA

Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM