Naik Terus, Suspect Virus Corona di Indonesia Jadi 23 Orang


Ahad, 08 Maret 2020 - 15:17:47 WIB
Naik Terus, Suspect Virus Corona di Indonesia Jadi 23 Orang Juru bicara pemerintah khusus virus corona Achmad Yurianto menuturkan dari 23 suspect corona, satu di antaranya saat ini tengah dirawat di Bandung. (ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A)

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM -- Juru bicara pemerintah khusus corona Achmad Yurianto menyebut jumlah suspect virus corona (Covid-19) per hari ini bertambah menjadi 23 orang di seluruh wilayah Indonesia. Jumlah tersebut bertambah, sebab sebelumnya Yurianto menyatakan ada 11 suspect corona di Indonesia.

Berdasarkan penjelasan Kementerian Kesehatan, suspect virus corona berarti orang yang mengalami gejala demam, batuk, gangguan napas serta pernah mengunjungi negara terjangkit corona atau pernah kontak langsung dengan pasien positif corona.

Menurut Yurianto, 23 suspect itu berasal dari 327 yang diperiksa. Spesimen itu dikirim dari 63 Rumah Sakit yang ada di 25 provinsi.

"Dari 327 ini kita tahu ada 4 confirm positif, kemudian ada 23 masih suspect," kata Yurianto di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Minggu (8/3/2020).

Yurianto menuturkan dari 23 suspect itu, satu di antaranya saat ini tengah dirawat di Bandung. Sedangkan dua orang lainnya tercatat ada di Bali. Namun, ia tak merinci lagi ihwal lokasi suspect lainnya.

Dia menjelaskan suspect tersebut baru akan dinyatakan negatif setelah paling tidak menjalani pemeriksaan hingga delapan kali. Pemeriksaan berulang itu, kata Yurianto, dilakukan karena dalam beberapa kasus pasien dinyatakan positif pada pemeriksaan keenam hingga ke-8.

"Kita tidak boleh mengatakan itu negatif meskipun pemeriksaan negatif, kita harus melakukan serial pemeriksaan negatif berkali-kali. Pada umumnya, kita akan melaksanakan seminggu, 7 kali pemeriksaan, mudah-mudahan pemeriksaan ke-8 negatif," tutur Yusri.

Atas dasar itu, kata Yusri, sampai saat ini 23 suspect masih menjalani perawatan di rumah sakit untuk proses observasi selanjutnya.

"23 masih ditahan di rumah sakit untuk observasi lebih lanjut," ujarnya.

Sebelumnya, Yurianto menyebut sebagian dari 11 pasien yang diduga terserang Covid-19 merupakan bagian dari klaster kasus 1 dan 2 di Indonesia. Di antaranya juga ada satu anak buah Kapal Diamond Princess. (*)

loading...
 Sumber : CNN /  Editor : Milna
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]