Corona Semakin Mewabah, Apakah Serie A akan Dihentikan?


Senin, 09 Maret 2020 - 01:33:18 WIB
Corona Semakin Mewabah, Apakah Serie A akan Dihentikan? Serie A Italia

BOLA, HARIANHALUAN.COM -- Seruan yang meminta kompetisi Serie A dihentikan karena adanya wabah virus Corona semakin menguat. Kali ini seruan tersebut datang dari Menteri Olahraga Italia, Vincenzo Spadafora. Italia bisa disebut sebagai salah satu negara dengan kasus virus Corona terbanyak di Eropa. 

Sampai berita ini dirilis, diketahui bahwa ada hampir 6 ribu kasus virus Corona yang tersebar di seluruh penjuru Italia dengan korban kematian mencapai 230 jiwa. Baru-baru ini juga diketahui bahwa Presiden Piedmont, Alberto Cirio, positif terjangkit virus tersebut. 
Ironisnya, dia adalah sosok yang paling teguh membela laga Serie A antara Juventus kontra Inter Milan agar tetap bisa digelar. Pihak Lega Serie A sendiri terus berupaya agar kompetisi bisa terus berjalan. Salah satunya adalah dengan meminta izin secara khusus kepada pihak pemerintah untuk tetap menggelar laga dengan syarat tanpa kehadiran penonton.

Masyarakat Italia bisa jadi lebih aman jikalau tidak menyaksikan pertandingan dari stadion secara langsung, tapi tidak dengan pemain. Hal ini kemudian membuat Tomassi jadi gerah. Melalui media sosial, ia meminta kompetisi dihentikan untuk sementara. Pernyataan itu lantas mendapatkan dukungan dari Menteri Olaraga Italia, Spadafora. 

"Saya setuju dengan pandangan Damiano Tomassi, presiden asosiasi pemain sepak bola Italia, dan saya bersatu dengan seruannya untuk menghentikan liga sepak bola," ujarnya, seperti yang dikutip dari Football Italia.

"Tidak masuk akal, saat kami meminta warga melakukan pengorbanan besar demi mencegah penyebaran penularan, untuk mempertaruhkan kesehatan pemain, wasit, pelatih, fans yang sudah pasti berkumpul untuk menyaksikan pertandingan, hanya untuk melindungi urusan yang berputar disekitaran olahraga," lanjutnya.

"Federasi lainnya secara bijak telah menghentikan sepak bola untuk beberapa hari ke depan. Saya pikir ini adalah tugas dari presiden FIGC, Gabriele Gravina, untuk berkaca lagi, tanpa harus menunggu kasus pertama pemain Serie A terinfeksi, sebelum mengambil tanggung jawab dalam hal seserius ini," tambahnya.

Penyerang Brescia, Mario Balotelli, juga menyatakan sepakat dengan pernyataan Tomassi. Ia mengatakan bahwa kesehatan pemain juga perlu diperhatikan dengan seksama. Dan salah satu caranya adalah menghentikan kompetisi untuk sementara. "Uang tidak setara dengan kesehatan kami, kami harus bangun. Jangan menuliskan omong kosong kepada saya seperti: Tapi anda dilindungi! Apa bedanya bila anda bermain atau tidak?" tulisnya.

"Tidak akan ada bedanya kepada anda bermain di belakang pintu yang tertutup! Jangan mengambil kesenangan satu-satunya yang orang-orang miliki di akhir pekan dalam zona merah! lanjutnya.

Belum ada pernyataan resmi dari pihak Lega Calcio sebagai penyelengara terkait seruan ini. Sampai sekarang, pertandingan yang dilangsungkan hingga Selasa (10/3) dini hari nanti belum dinyatakan ditunda ataupun diberhentikan. (*)

 Sumber : Bola.net /  Editor : Agoes Embun

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]