Wabah Corona Pangkas Investasi Global hingga 15 Persen


Senin, 09 Maret 2020 - 01:53:07 WIB
Wabah Corona Pangkas Investasi Global hingga 15 Persen ilustarasi PBB

EKONOMI, HARIANHALUAN.COM -- Ekonom Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) memprediksi penurunan investasi langsung luar negeri atau foreign direct investment (FDI) hingga 15 persen secara global akibat wabah Virus Corona. Konferensi PBB tentang Perdagangan, Investasi dan Pembangunan (UNCTAD) memperkirakan pertumbuhan ekonomi global akan melambat antara 0,5 dan 1,5 persen tahun ini, tergantung pada durasi wabah virus itu.

"Hal itu memberi tekanan pada FDI 5 hingga 15 persen," kata laporan itu, dikutip dari AFP, Senin (9/3).

Sementara, proyeksi UNCTAD pada Januari menyebut arus FDI secara global tahun ini dan tahun selanjutnya akan stabil, dengan potensi peningkatan hingga lima persen. Laporan tersebut juga menunjukkan bahwa lebih dari dua pertiga dari 100 perusahaan multinasional top dunia telah mengeluarkan pernyataan tentang dampak wabah terhadap bisnis mereka, dan berdampak pada pelambatan pengeluaran modal di daerah yang terkena dampak virus.

Sebanyak 41 perusahaan tersebut, kata UNCTAD, juga telah mengeluarkan peringatan soal masalah laba. Artinya, menurut UNCTAD, penghasilan yang diinvestasikan, yang merupakan komponen utama dari FDI, akan lebih rendah. Laporan itu juga mencatat bahwa rata-rata 5.000 perusahaan multinasional teratas telah memperkirakan penurunan pendapatan mereka hingga 9 persen pada 2020 karena wabah Corona. Industri otomotif dan maskapai penerbangan disebut jadi yang paling terpukul.

UNCTAD menekankan bahwa dampak wabah ini akan "tidak merata", dengan dampak terbesar dirasakan di negara-negara yang paling parah terkena wabah tersebut. Meski begitu, badan PBB ini memperingatkan bahwa, "Goncangan [akibat] permintaan yang negatif dan dampak ekonomi pada gangguan rantai pasokan akan mempengaruhi prospek investasi di negara lain."

UNCTAD juga menyebut China, yang terpukul paling parah oleh wabah ini, merasakan "goncangan permintaan" yang paling serius. Misalnya, penurunan penjualan ke Toyota, yang melaporkan penurunan penjualan Toyota di negara itu hingga 70 persen pada Februari.

Laporan itu menekankan bahwa kondisi di China, yang merupakan pusat manufaktur utama bagi banyak bisnis global, berefek bagi dunia. "Dampak ekonomi dari gangguan rantai pasokan akan mempengaruhi prospek investasi di negara lain," katanya. (*)

 Sumber : CNN Indonesia /  Editor : Agoes Embun

Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Ahad, 29 Maret 2020 - 19:06:29 WIB

    Dampak Wabah Corona, Pasar Aur Kuning Sepi Pembeli

    Dampak Wabah Corona, Pasar Aur Kuning Sepi Pembeli BUKITTINGGI, HARIANHALUAN.COM - Pedagang di Pasar Aur Kuning mulai resah, pasalnya sejak  wabah Covid 19 (virus Corona) merebak di Bukittinggi, omset pedagang di Pasar Aur Kuning sepi pembeli, jangankan untuk membayar cicil.
  • Ahad, 29 Maret 2020 - 17:28:22 WIB

    Wabah Corona, Begini Ternyata Mekanisme Penundaan Cicilan Kredit

    Wabah Corona, Begini Ternyata Mekanisme Penundaan Cicilan Kredit JAKARTA, HARIANHALUAN.COM -- Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengatakan mekanisme relaksasi kredit atau pembiayaan dilakukan dengan enam cara. Hal ini mengacu pada POJK mengenai penilaian kualitas aset. OJK menjelaskan penentuan.
  • Kamis, 26 Maret 2020 - 15:49:48 WIB

    Covid-19 Kian Mewabah, UMKM di Pasaman Terkena Dampaknya

    Covid-19 Kian Mewabah, UMKM di Pasaman Terkena Dampaknya PASAMAN, HARIANHALUAN.COM - Pandemi Virus Korona, mulai memberikan dampak buruk pada sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kabupaten Pasaman. Jika tidak segera diatasi, sejumlah UMKM akan gulung tikar alias mengal.
  • Kamis, 26 Maret 2020 - 06:02:50 WIB

    Awas! Debt Collector Dilarang Sita Kendaraan Selama Wabah Corona

    Awas! Debt Collector Dilarang Sita Kendaraan Selama Wabah Corona JAKARTA, HARIANHALUAN.COM -- Otoritas Jasa Keuangan ( OJK) akan memberikan relaksasi kredit usaha mikro dan usaha kecil untuk nilai di bawah Rp10 miliar dalam kaitannya mengatasi dampak wabah virus Corona ke perekonomian nas.
  • Rabu, 25 Maret 2020 - 19:05:00 WIB

    BCA Tutup Kantor Cabang Selama Wabah Virus Corona

    BCA Tutup Kantor Cabang Selama Wabah Virus Corona JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - PT Bank Central Asia Tbk (BCA) memutuskan untuk tidak mengoperasikan lebih dari 30 persen kantor cabangnya di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi (Jabodetabek) dalam sementara waktu.
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM