Dewan Desak Pemkab Pessel Perbaiki Jalan di Nagari Pancung Taba


Senin, 09 Maret 2020 - 19:56:05 WIB
Dewan Desak Pemkab Pessel Perbaiki Jalan di Nagari Pancung Taba Para peserta Musrenbang RKPD 2021 Kecamatan Bayang Utara Kabupaten Pesisir Selatan yang dikuti ratusan orang dari berbagai element masyarakat di Aula Kantor Camat Bayang Utara Pessel, Senin( 9/3/2020). Foto/M Joni

PAINAN, HARIANHALUAN.COM -- Bupati Pesisir Selatan, Hendrajoni diwakili Sekdakab Pessel, Erizon mengatakan, pembangunan di Pessel terus tumbuh berkembang pesat disegala bidang.

Hal tersebut disampaikannya pada pembukaan Musrembang RKPD 2021 Kecamatan Bayang Utara (Bayu) Pessel di Aula UDKP kantor camat setempat, Senin(9/3/2020).

Kemajuan pembangunan tersebut berkat adanya kerja keras bersama pemerintah dengan masyarakat, kemudian pola pikir masyarakat yang semakin maju, selama ini orang Pesisir Selatan malu mengakui sebagai putra daerah, kini ternyata masyarakat Pessel yang perantauan merasa bangga dikatakan sebagai putra daerah Pessel.

Menurutnya, Pembangunan Pesisir Selatan sudah dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat selama kepemimpin Bupati H Hendrajoni, bahkan sudah banyak yang berubah, berkat kegigihannya merangkul dana pusat untuk pembangunan daerah Pesisir Selatan dan kejahteraan masyarakat di daeah ini.

"Yang membanggakan, satu-satunya Kabupaten Pesisir Selatan di sumbar yang mendapatkan nilai hibah sebesar Rp100 miliar, dana tersebut digunakan untuk peningkatan insfraruktur, dan pembangunan lainnya, sesuai dengan kebutuhan masyarakat," katanya.

Sedangkan pembangunan yang belum selesai, diharapkan dapat dilanjutkan pada jabatan bupati pada prioe ke II, bila mendapatkan amanah dan kepercayaan masyarakat.

"Pembangunan di bidang wisata, Pessel punya banyak potensi wisata yang harus digarap seperti, Negara Nepal dikenal dengan negara diatas awan, tetapi di Kecamatan Bayang Utara Kabupaten Pessel memiliki nagari diatas awan yang dapat dibanggakan," kata Erizon.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Pessel H Aprial Habas mengatakan, keberadaan forum musyawarah Nagari sangat penting untuk menggali masukan, sedangkan pembangunan lebih di prioritas sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Menurutnya, dalam kondisi saat ini cukup banyak rumah yang tidak layak huni dikalangan masyarakat miskin yang harus menjadi perhatian pemerintah, kemudian pembangunan insfrastruktur, untuk melaksanakan pembangunan tersebut dibutuhkan koordinasi para Wali Nagari, Bamus dan Pemda Pessel.

Salah satu kondisi jalan yang sangat memprihatinkan saat ini yaitu, jalan dari Nagari Pancung Taba menuju Limau-limau dan Ngalau Gadang, diharapkan jalan yang rusak ini segera diperbaiki oleh pihak terkait, guna untuk meningkat pertumbuhan perekonomian masyarakat.

"Akibat jalan yang buruk dan berlobang serta memiliki tanjakan yang tajam, hal ini dapat mengundang kecelakaan yang tidak diinginkan," ulasnya.

Selain itu, Wali Nagari Koto Ranah agar dapat mengusulkan kepada pemerintah pembangunan jembatan yang sudah tua dan tidak layak pakai di nagari tersebut, diharapkan pada 2021 agar dapat dianggarkan melalui Musrenbang RKPD

"Bila pembangunan jembatan itu tidak dianggarkan, pada saat pembahasan anggaran akan bermasalah dengan DPRD Pessel," ulasnya.

Musrenbang RKPD 2021 Kecamatan Bayang Utara Pessel tersebut diikuti oleh sejumlah Kepala Perangkat Daerah(PD) Pemda Pessel, Muspika Kecamatan Bayang Utara, Tokoh masyarakat Ninik Mamak, alim ulama, para wali nagari, bamus, bundo kandung dan masyarakat dan para undangan lainnya. (*)

loading...
Reporter : M Joni /  Editor : Milna

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]