Heboh Data Corona, DPR: Sebaiknya Menkes Jujur Saja!


Selasa, 10 Maret 2020 - 12:15:25 WIB
Heboh Data Corona, DPR: Sebaiknya  Menkes Jujur Saja! Ilustrasi. (Antara)

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Menteri Kesehatan, Terawan Agus Putranto, diminta terbuka terkait jumlah alat tes dan pasien yang sudah diperiksa karena diduga terpapar virus corona baru atau Covid-19. 

Menurut anggota Komisi IX DPR, Dewi Aryani, Menkes Terawan harus jujur menginformasikan segalanya terkait dengan virus corona kepada publik.

"Menkes sebaiknya ada berapa jumlah alat dan jumlah pasien yang sudah dites dalam beberapa waktu ini," kata Dewi di Jakarta, Selasa (10/3/2020).

Dewi yang merupakan anggota Fraksi PDI Perjuangan itu kemudian membandingkan penanganan virus antara Indonesia corona di negara lain.

Menurut dia, negara lain seperti Singapura, Korea, dan lainnya sudah melakukan tes kepada puluhan ribu bahkan ratusan ribu orang.

Hal itu, kata dia, sangat berbeda dengan Indonesia yang baru melakukan tes kepada 300-an orang saja. Padahal, menurutnya, Indonesia memiliki jumlah penduduk yang jauh lebih tinggi dari negara-negara tersebut.

"Tidak masuk akal dengan luasan wilayah dan pintu masuk ke negara ini yang begitu banyak dan beragam," ujar Dewi.

Dewi menuturkan, prosedur dan proses yang dilakukan dalam melakukan tes terhadap pasien memakan waktu 3-5 hari. Hal itu, menurutnya, berdasarkan temuannya di lapangan.

Dia melanjutkan, semua sampel yang dites dari masing-masing daerah itu dikirim ke Kemenkes untuk diuji. Kemudian, hasilnya dikembalikan lagi ke rumah sakit rujukan dengan rentang waktu antara 3 hingga 5 hari.

Namun, menurut Dewi, rentang waktu itu berlaku di Pulau Jawa.

"Bagaimana jika rumah sakit rujukan berada di luar Pulau Jawa dengan lokasi yang jauh dari pusat kota dan bandara?" tanya dia.

Untuk itu, Dewi meminta kepada pemerintah untuk terbuka. Bila memang dibutuhkan, kata dia, maka pemerintah segera melakukan langkah cepat untuk menambah alat dan jumlah orang yang dites.

Dia menegaskan, apa yang disampaikannya itu bukan untuk menambah kepanikan di masyarakat. Namun, hal itu perlu dilakukan agar proporsional merata di semua provinsi.

"Jangan anggap sepele dan santai menyikapi hal ini," tandasnya. (*)
 

loading...
 Sumber : Haluan.co (Haluan Media Group) /  Editor : Dodi

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]