Sensus Penduduk Baru Diikuti 2.67% Masyarakat, BPS Sumbar Bentuk 100 Sahabat Sensus dari Kalangan Mahasiswa


Selasa, 10 Maret 2020 - 16:36:05 WIB
Sensus Penduduk Baru Diikuti 2.67% Masyarakat, BPS Sumbar Bentuk 100 Sahabat Sensus dari Kalangan Mahasiswa Gubernur Sumbar Irwan Prayitno Luncurkan 100 Sahabat Sensus . YESSI

PADANG, HARIANHALUAN.COM - Sensus penduduk yang telah dilaksanakan sejak Sabtu (15/2) lalu, per hari ini, Selasa (10/3) baru diikuti oleh 2.67% masyarakat Sumbar.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Sumbar, Pitono mengatakan dalam pelaksanaannya, sensus online menetapkan target 13.52%.

"Sensus online di sumbar sampai tadi pagi, Selasa (10/3) baru 2.67% masyaakat yang merespon respon dari 1,557 juta warga. Padahal targetnya 13.52% sampai tanggal 31 maret mendatang," jelas Pitono.

Dalam mencapai target tersebut, BPS Sumbar berupaya melakukan antisipasi dengan membentuk 100 orang sahabat sensus dari kalangan mahasiswa.

"Dalam upaya mengoptimalkan masyarakat untuk ikut berpartisipasi, BPS membentuk sahabat sensus yang melibatkan 100 orang mahasiswa. Untuk Sumbar, BPS melibatkan sahabat sensus dari Universitas Negeri Padang (UNP) ang mengambil perwakilan mahasiswa terutama yang ada jurusan statistiknya. Nanti mereka tugaskan, mensosialisasikan dan mendampingi masyarakat supaya ikut sensus online. Pembentukan sahabat sensus juga berlaku di seluruh indonesia," ungkap Pitono.

Lebih lanjut Pitono mengimbau agar masyarakat memahami pentingnya mengisi sensus online.

"Ketertarikan masyarakat terhadap teknologi tinggi, tapi kesadaran untuk berpartisipasi yang rendah. Artinya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya data masih rendah. Padahal di China saja disosialisasikan, data is the second money, hal itu yang membuat china bangkit. Ini yang perlu kita bangkitkan di negara kita," tegasnya.

Pitono menyebut bahwa untuk mengisi data sensus penduduk secara online hanya dibutuhkan waktu kurang lebih 5 menit.

"Mengisi sensus online itu mudah dan tidak sulit, juga tidak butuhkan waktu lama hanya 5 menit saja. Kecuali banyak anggota keluarga, itu paling lama hanya 7-8 menit. Syaratnya juga sederhana hanya KK, mengenai kartu nikah itu opsional. Boleh diisi boleh tidak, tapi sebaiknya diisi karena terkait data-data," kata Pitono.

Sampai saat ini, Pitono mengakui kesadaran masyarakat Sumbar sacara nasional masih rendah.

"Dari seluruh provinsi se-Indonesia, partisipasi masyarakat Sumbar untuk sensus online masih rendah. Juga untuk capaian kota Padang masih termasuk 3 terbawah di Sumbar terbanyak pertama di Padang Panjang, kemudian Dharmasraya," jelasnya.

Jika kedepan, sensus online masih rendah, sambung Pitono, BPS akan mengantisipasi dengan sensus wawancara.

"Kalau tidak tercover dengan sensus online, per tanggal 1-31/7 BPS akan mengantisipasi melalui sensus wawancara dengan mendatangi masyaakat door to door," tuturnya.

Kedepan BPS berharap sensus penduduk 10 tahun mendatang berbasis online dan terus mengikuti perkembangan zaman.

"Pelaksanaan sensus 2010 kebawah, langsung wawancara door to door. Sekarang basis data dukcapil sebagai dasar melakukan sensus. Caranya ada 3, melalui online, wawancara door to door dan dengan kuesioner. Bps menginginkan sensus penduduk 10 tahun kedepan yaitu tahun 2030 mengguanakan sensus online dan basis datanya dari registrasi dan tidak adalagi sensus manual," ungkapnya.

Sementara itu, Gubernur Sumbar Irwan Prayitno mengimbau masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam menyukseskan sensus penduduk.

"Sensus penduduk 2020 merupakan sensus 10 tahunan yg mana seluruh rakyat tanpa terkecuali akan didata dengan menjawab beberapa pertanyaan. Masyarakat diminta untuk berpartisipasi aktif mensukseskan sensus penduduk, karena data tersebut akan menjadi sumber rujukan pemerintah daerah untuk membuat APBD-APBD dan kebijakan," tutur Irwan.

Menurut Irwan, karena populasi harus didata, maka BPS melakukan beberapa upaya mencari dukungan agar sukses.

"Berbagai upaya telah dilakukan BPS, termasuk melakukan promosi dan sosialisasi dengan bupati, walikota dsb. Hari ini BPS bersama mahasiswa-mahasiswa dijadikan sahabat sensus. Mereka diminta bantuan oleh BPS untuk melakukan sosialisasi dan edukasi kepada temannya, sahabatnya, keluarganya dan masyarakat untuk mengisi angket melalui online. Sehingga diharapkan melalui upaya ini mempercepat proses sensus online dan pencapaian target presentase menjadi lebih baik," ungkapnya menutup. (*)

Reporter : YESSI /  Editor : Dodi

Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM