Petugas Gabungan Berhasil Padamkan Karhutla di Pasaman


Selasa, 10 Maret 2020 - 20:27:50 WIB
Petugas Gabungan Berhasil Padamkan Karhutla di Pasaman Iring-iringan kendaraan petugas gabungan KPHL Pasaman Raya, BPBD Pasaman, dan TAGANA tampak menuruni kawasan perbukitan Talang Sanua setelah berhasil memadamkan kebakaran yang melanda kawasan hutan tersebut.

PASAMAN, HARIANHALUAN.COM - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kawasan Bukik Talang Sanua, Kampung Aia Dadok, Jorong Rumah Nan XXX, Nagari Aia Manggih, Kecamatan Lubuk Sikaping, Selasa (10/3), sudah berhasil dipadamkan petugas gabungan dari Kesatuan Pemangkuan Hutan Lindung (KPHL) Pasaman Raya dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pasaman dan relawan Taruna Siaga Bencana (TAGANA) setempat.

"Api berhasil dipadamkan seluruhnya sekitar pukul 19.04 WIB, saat ini kami masih memantau tahapan pendinginan setelah kawasan tersebut dilalap api seharian," kata salah seorang relawan Taruna Siaga Bencana, Novia Indra, di Lubuksikaping, Selasa (10/03) malam.

Ia mengungkapkan, terbatasnya peralatan yang dimiliki menjadi kendala utama tim gabungan dalam memadamkan api. Namun, lanjutnya, ia bersama rekan-rekannya bersyukur karena kebakaran bisa diatasi karena menurunnya intensitas angin dan bertambahnya kelembaban tanah seiring masuknya waktu senja.

"Saat ini semua titik api terlihat sudah hilang, namun petugas masih memantau kondisi terakhir guna menghindari masuknya api ke kawasan permukiman yang keberadaannya tidak jauh dari lokasi tersebut," sebutnya.

Sementara itu, salah seorang masyarakat setempat, Badri (53), mengaku sempat cemas dengan peristiwa kebakaran tersebut. "Beruntung api bisa dipadamkan dan semoga tidak ada lagi ancaman bagi permukiman warga kami," kata dia.

Terkait kondisi hutan tersebut, ia menjelaskan kawasan yang terbakar itu merupakan kawasan hutan yang dekat dengan lahan perkebunan warga. "Selama ini memang banyak ditemukan daun-daun kering yang memang mudah terbakar," ujarnya.

Terkait dugaan penyebab kebakaran, ia menegaskan selama ini masyarakat daerah itu bisa dikatakan hampir tidak pernah melakukan pembakaran lahan. "Masyarakat kami kebanyakan bertani dan tidak ada kegiatan pembukaan lahan kebun dengan cara membakar karena luasannya tidak terlalu besar sehingga masih bisa dilakukan dengan sistem imas tumbang," ungkapnya.(*)
 

loading...
Reporter : Rully Firmansyah /  Editor : NOVA

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]