Pekan Ini, Pemerintah Afganistan akan Bebaskan 5.000 Tahanan Taliban


Rabu, 11 Maret 2020 - 05:44:36 WIB
Pekan Ini, Pemerintah Afganistan akan Bebaskan 5.000 Tahanan Taliban Tentara Afganistan menjaga perbatasan. (AFP/STR)

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM -- Pemerintah Afghanistan secara bertahap akan membebaskan 5.000 tahanan Taliban mulai pekan ini. Juru Bicara Presiden Ashraf Ghani mengungkap pembebasan ini dilakukan jika gerilyawan secara signifikan mengurangi kekerasan.

Dikutip dari AFP, Ghani mengungkap pemerintah telah berusaha untuk menyelesaikan perselisihan yang telah menunda perdamaian antara gerilyawan dan Afganistan

Pengumuman itu dikeluarkan beberapa jam setelah AS mengatakan pasukannya mulai menarik diri dari dua pangkalan di Afghanistan, sejalan dengan kesepakatan yang ditandatangani antara Washington dan Taliban di Doha bulan lalu.


Sediq Sediqqi mengungkap dalam Twitter bahwa pemerintah akan membebaskan 1.500 tahanan Taliban sebagai isyarat niat baik mulai Sabtu depan. Sisanya, 3.500 lainnya akan dibebaskan setelah negosiasi dimulai.

Perjanjian tersebut awalnya berjanji akan membebaskan 100 tahanan setiap hari, Namun, akan bergantung pada kesediaan Taliban yang secara signifikan membatasi serangan di negara itu.

Keputusan tersebut sebagai opsi penyelesaian salah satu pertengkaran yang telah berlangsung lama. Pertengkaran ini telah menghalangi pembicaraan damai potensial antara pemberontak dan pemerintah Afghanistan.

Meskipun Taliban akan memulai pembicaraan dengan pemerintah. Negosiasi ditunda karena gerilyawan menuntut sebagai prasyarat pembebasan tahanan dengan imbalan 1.000 tawanan.

Ghani telah menolak tetapi dekrit mengisyaratkan pelunakan sikap, dengan ketentuan bahwa tidak ada tahanan yang dibebaskan akan kembali ke garis depan. Menurut dekrit itu, setelah 1.500 tawanan pertama dibebaskan, 500 tahanan Taliban selanjutnya akan dibebaskan setiap dua minggu.

Pertukaran tahanan adalah salah satu poin utama dalam perjanjian AS-Taliban, yang disahkan oleh Dewan Keamanan PBB pada hari Selasa, (10/3). Resolusi itu dipresentasikan oleh AS dan dengan suara bulat disetujui, suatu persetujuan yang jarang dari sebuah perjanjian dengan kelompok militan. 

Di bawah kesepakatan AS-Taliban, pasukan asing akan meninggalkan Afghanistan dalam waktu 14 bulan, dengan jaminan keamanan Taliban dan pemberontak yang mengadakan pembicaraan dengan Kabul. (*)

 Sumber : CNN /  Editor : Milna

Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Rabu, 25 Maret 2020 - 10:57:08 WIB

    Virus Corona: India Lockdown, 1,3 Miliar Orang Dikarantina 3 Pekan

    Virus Corona: India Lockdown, 1,3 Miliar Orang Dikarantina 3 Pekan JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Seluruh penduduk India mulai menjalani karantina wilayah atau lockdown selama tiga pekan penuh, di tengah lonjakan kasus virus corona di negara itu..
  • Jumat, 24 Mei 2019 - 01:36:39 WIB

    Pekan Ini, Polda Sumbar Tangkap Empat Pelaku Pengedar Narkoba

    Pekan Ini, Polda Sumbar Tangkap Empat Pelaku Pengedar Narkoba PADANG, HALUAN-Seminggu ini, Polda Sumbar, mengamankan empat orang pelaku pengedar narkoba dengan barang bukti sekitar 16 kilogram ganja dan satu ons sabu. Dari empat orang tersebut satu diantaranya seorang ibu rumah tangga (.
  • Rabu, 06 Februari 2019 - 12:40:36 WIB

    Dugaan Korupsi Hotel Balairung, Polda Sumbar Periksa Tiga Saksi Pekan Ini

    Dugaan Korupsi Hotel Balairung, Polda Sumbar Periksa Tiga Saksi Pekan Ini PADANG, HARIANHALUAN.COM – Polda Sumbar terus mendalami pengaduan masyarakat terkait dugaan korupsi terhadap biaya operasional Hotel Balairung, hotel milik Pemprov Sumbar di Jakarta yang dibangun dengan anggaran daerah, dan.
  • Senin, 17 Desember 2018 - 12:09:53 WIB

    Sepekan, Ratusan Batang Kayu Illegal Diamankan, Hutan Pessel Rusak

    Sepekan, Ratusan Batang Kayu Illegal Diamankan, Hutan Pessel Rusak PAINAN, HARIANHALUAN.COM – Dalam satu pekan terakhir Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebarakan (Satpol PP dan Damkar) Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) berhasil mengamankan ratusan batang kayu yang diduga illegal d.
  • Rabu, 03 Januari 2018 - 11:25:17 WIB

    Sepekan ke Depan, Berkas SPj Fiktif Masuk Pengadilan

    Sepekan ke Depan, Berkas SPj Fiktif Masuk Pengadilan PADANG, HARIANHALUAN.COM – Sebulan lebih di tangan jaksa Kejari Padang, berkas dakwaan untuk Yusafni (pejabat Dinas PU/PR Sumbar) yang jadi tersangka dalam kasus dugaan penyelewengan anggaran dan praktik pencucian uang ham.
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM