Penanganan Kasus Stunting Merupakan Tanggung Jawab Bersama


Rabu, 11 Maret 2020 - 18:28:59 WIB
Penanganan Kasus Stunting Merupakan Tanggung Jawab Bersama Ketua Persatuan Istri TNI (Persit) Kartika Candra Kirana Cabang LXXIV Dim 0319 Mentawai Diana Bagus ke rumah salah seorang balita yang menderita stunting.

MENTAWAI, HARIANHALUAN.COM -- Tingginya angka kasus stunting di Kepulauan Mentawai menarik perhatian Ketua Persatuan Istri TNI (Persit) Kartika Candra Kirana Cabang LXXIV Dim 0319 Mentawai Diana Bagus untuk menyambangi sejumlah anak yang mengalami stunting. 

"Ini sedikit bentuk perhatian kami dari Persit, saya kira penanganan kasus stunting ini menjadi tanggung jawab kita bersama, yang mana seharusnya harapan kita tidak ada lagi kasus-kasus stunting ini, karena kita semua ikut berperan mengentaskannya," ungkap Diana kepada wartawan, Rabu (11/03) di salah satu rumah warga Desa Sipora Jaya, Kecamatan Sipora Utara, yang balitanya terkena stunting. 

Dia menyebutkan, kegiatan tersebut merupakan salah satu rangkaian kegiatan dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-74 Persit Kartika Candra Kirana. Dimana, selain kegiatan tersebut, kata Diana, masih banyak kegiatan ajangsana lainnya misalnya, menyalurkan bantuan sosial terhadap para santri di Yayasan Al Falah Padang yang mengalami kebakaran. 

"Kegiatan ini dalam rangka menyambut Hut Persit Kartika Candra Kirana, selain kegiatan ini, kita juga sudah memberikan bantuan kepada yayasan Al Falah untuk anak Mentawai di Padang yang mengalami musibah kebakaran, kemudian nanti yang menarik lagi kita akan adakan lomba tari tradisional mentawai untuk ibu-ibu dan lomba dongeng untuk anak SD," paparnya.

Di tempat yang sama Kepala Puskesmas Mapadegat, Steffanie Ribkha Euodia menyebutkan angka stunting di wilayah kerjanya mencapai 90 kasus, angka tersebut terbilang cukup tinggi dan saat ini pihaknya telah berupaya melakukan sosialisasi terhadap masyarakat agar angka tersebut menurun.

"Untuk kasus stunting saat ini mencapai 90 kasus, itu tercatat saat kita melakukan penimbangan massal baru-baru ini, namun hal itu baru data sementara dan akan kita validasi lagi berapa kasus yang masih masuk dalam kategori stunting, nanti kita akan turunkan tim dari program gizi, siapa tau ada cara  penimbangannya yang tidak pas," paparnya. 

Ia berharap dengan adanya peran dan partisipasi dari berbagai pihak, kasus stunting di Kepulauan Mentawai bisa diminimalisir, sehingga pertumbuhan balita sesui dengan tinggi dan berat badannya. (*)

Reporter : Redi /  Editor : Agoes Embun

Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM