Ma'ruf Amin Beri 'Bocoran' Susu yang Bisa Tangkal Virus Corona


Rabu, 11 Maret 2020 - 20:19:06 WIB
Ma'ruf Amin Beri 'Bocoran' Susu yang Bisa Tangkal Virus Corona Ilustrasi

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Wakil Presiden Ma'ruf Amin menilai susu kuda liar khas Provinsi Nusa Tenggara Barat ampuh untuk menangkal virus corona yang tengah mewabah di Indonesia belakangan ini.

Hal itu ia sampaikan berdasarkan pernyataan dari Gubernur NTB Zulkieflimansyah saat membuka Musyawarah Nasional V Asosiasi DPRD Kota Seluruh Indonesia (Adeksi) di Hotel Lombok Raya, Mataram, NTB, Rabu (11/3).

"Ternyata di sini [NTB] ada yang bisa menangkal corona yang ditawarkan pak gubernur, yaitu susu kuda liar," kata Ma'ruf.

Susu kuda liar merupakan minuman khas yang berasal dari wilayah Sumbawa, NTB. Susu kuda liar memiliki banyak manfaat terutama untuk meningkatkan stamina dan daya tahan tubuh.

Sambil berkelakar, Ma'ruf juga meminta berhati-hati bagi para peminum susu kuda liar asal NTB. Sebab, jangan sampai dampak dari susu kuda liar itu membuat 'liar' yang meminumnya.

"Kita harus hati-hati, harus juga bisa menangkal dampak dari susu kuda liar itu. Jangan jadi kuda liar lagi gitu loh," kata Ma'ruf yang disambut tawa peserta Munas Adeksi.

Selain itu, Ma'ruf turut mengenalkan 'salam corona' pada kesempatan tersebut. Salam Corona yang dimaksud Ma'ruf yakni gerakan salam dengan cara menangkupkan kedua tangan di depan dada.

Ma'ruf meminta maaf karena tak diperbolehkan bersalaman dengan gaya jabat tangan ditengah mewabahnya virus corona. Ia menyebut cara itu terpaksa digunakan untuk tetap menjaga kesehatan dan mengantisipasi penyebaran virus corona.?

"Saya mohon maaf karena terpaksa salamannya sekarang ini pakai salaman corona. Biasanya ada yang cium tangan, kan ini terpaksa salamannya tidak ada cium tangan untuk menangkal corona," kata Ma'ruf.

Dalam pidatonya, Ma'ruf berharap kebijakan pembangunan di daerah tetap memberi kemudahan berusaha dan ramah investasi, tanpa harus menunggu RUU Omnibus Law Cipta Kerja disahkan lebih dulu.

"(Perlu) sinkronisasi kebijakan pusat dan daerah dalam rangka menunjang iklim investasi di daerah," ucap Ma'ruf.

Lebih lanjut, Ma'ruf menuturkan bahwa saat ini terdapat 8.451 peraturan pusat dan 15.965 peraturan daerah. Hal itu menggambarkan kompleksitas dan obesitasnya regulasi di Indonesia.

Guna meminimalisir hal itu, pemerintah kini sedang mengupayakan penyelesaian hambatan regulasi tersebut melalui Omnibus Law RUU Cipta Kerja.

"Kita harapkan melalui Omnibus Law, cita-cita  dan harapan(nya) bisa lebih mempercepat pertumbuhan ekonomi menuju Indonesia maju," pesannya.(*)

 Sumber : cnnindonesia /  Editor : NOVA

Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Ahad, 23 Februari 2020 - 14:10:05 WIB

    Wapres Ma'ruf Amin 'Main' Moge, Pakai Sarung Gak Sih?

    Wapres Ma'ruf Amin 'Main' Moge, Pakai Sarung Gak Sih? JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Wakil Presiren Ma'ruf Amin membuka gelaran Riding Kebangsaan Empat Pilar MPR RI di halaman Gedung DPR, Jakarta Pusat. Dalam acara tersebut, Ma'ruf tampil beda dengan mengenakan rompi khas anak moto.
  • Ahad, 16 Februari 2020 - 18:36:16 WIB

    Survei Sebut Kepuasan Publik ke Ma'ruf Tak Sampai 50 Persen

    Survei Sebut Kepuasan Publik ke Ma'ruf Tak Sampai 50 Persen JAKARTA, HARIANHALUAN.COM -- Survei Indo Barometer mencatat kepuasan publik terhadap kinerja Wakil Presiden Ma'ruf Amin rendah. Tingkat kepuasan masyarakat terhadap Ma'ruf bahkan tak sampai angka 50 persen..
  • Selasa, 11 Februari 2020 - 10:03:15 WIB

    Ma'ruf Amin Kumpulkan Para Menteri, Ada Apa?

    Ma'ruf Amin Kumpulkan Para Menteri, Ada Apa? JAKARTA, HARIANHALUAN.COM -- Wakil Presiden Ma'ruf Amin memimpin rapat Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K). Rapat tersebut membahas strategi pengurangan kemiskinan dan penurunan stunting di akhir tahun .
  • Rabu, 08 Januari 2020 - 22:41:10 WIB

    Soal Radikalisme, Wapres Ma'ruf Berunding dengan Menteri dan Kepala BNPT

    Soal Radikalisme, Wapres Ma'ruf Berunding dengan Menteri dan Kepala BNPT Sejumlah menteri dan pimpinan lembaga negara menggelar Rapat Koordinasi Penanggulangan Radikalisme dan Terorisme di kantor Wakil Presiden. Rapat membahas tindaklanjut penanganan radikalisme melalui pendidikan dan penanggulang.
  • Rabu, 11 Desember 2019 - 16:18:12 WIB

    Wapres Ma'ruf Amin: Hukuman Mati untuk Koruptor Dibolehkan Agama

    Wapres Ma'ruf Amin: Hukuman Mati untuk Koruptor Dibolehkan Agama NASIONAL, HARIANHALUAN.COM -- Wakil Presiden Maruf Amin mengatakan, penerapan hukuman mati bagi koruptor bisa dilakukan di Indonesia agar timbul rasa jera. Apalagi, Maruf menyebut agama memperbolehkannya..
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM