Tolak RUU Omnibus Law, Ratusan Mahasiswa Unjuk Rasa ke DPRD Sumbar


Rabu, 11 Maret 2020 - 21:21:16 WIB
Tolak RUU Omnibus Law, Ratusan Mahasiswa Unjuk Rasa ke DPRD Sumbar Ketua DPRD Sumbar, Supardi saat menerima mahasiswa yang berunjuk rasa ke DPRD Sumbar Sumbar, Rabu (11/3). Ist

PADANG,HARIANHALUAN.COM-Sebanyak 800 orang lebih personil gabungan dari Polres Padang dan Polda Sumbar diturunkan untuk mengamankan unjuk rasa tolak Rancangan Undang-undang (RUU) Omnibus Law oleh ratusan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Kota Padang, Rabu (11/3/2020).

Kepala Biro Operasi Polda Sumbar Kombes Firly R. S mengatakan, pengamanan dengan ratusan personil ini dilakukan guna mengantisipasi hal-hal yang tak diinginkan.

"Sesuai permintaan Kapolres pada kita, minta kekuatan tambahan. Prediksi kurang lebih 500 (pendemo), ini informasi yang kita dapat dari intel. Hal tersebut harus kita berikan pengamanan," ujar Firly.

Lebih lanjut Firly berharap, dalam setiap aksi yang dilakukan mahasiswa menyampaikannya dengan dengan tertib, dan damai.

Sementara itu Fikri Kurnia Kordinator unjuk rasa dari UNP mengatakan, mahasiswa meminta DPRD segera menemui pusat untuk tidak mengesahkan Rancangan Undang-Undang Omnibus Law. Kaum intelektual ini menilai RUU Omnibus Law hanya menguntungkan pihak pengusaha, sedangkan pekerja menjadi korbannya.

Fikri memaparkan, sejumlah poin dalam RUU Omnibus Law yang dilihat merugikan masyarakat diantaranya, dihilangkannya upah minimum, pesangon, jaminan kerja berupa outsourching atau kontrak. Kemudian, menghilangkan sanksi pidana terhadap pengusaha yang tidak membayarkan hak pekerja.

Lebih lanjut, adanya poin kontrak kerja bebas sehingga masuknya Tenaga Kerja Asing (TKA) yang tidak memiliki skill dan beberapa yang lain.

Unjuk rasa mahasiswa, disambut Ketua DPRD Sumbar, Supardi. Politisi Gerindra ini menyampaikan, DPRD Sumbar sebenarnya tidak punya kewenangan terhadap pembahasan RUU Omnibus Law. Sebab regulasi dimaksud dibahas oleh pemerintah pusat bersama dengan DPR RI.

Meskipun kewenangannya tidak ada di DPRD Sumbar, Supardi berjanji akan menyampaikan kepusat terkait tuntutan mahasiswa ini, yakninya meminta RUU Omnibus Law tidak disahkan.

Dari pantauan Harianhaluan.com di lapangan, selain menurunkan 800 lebih personil, sebagai bentuk antisipasi atas aksi demonstrasi ini, sekeliling gedung DPRD dipasangi kawat berduri oleh personil gabungan dari Polda Sumbar dan Polresta Padang. (*)

loading...
Reporter : LENI /  Editor : Dodi
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]