Selain RX-King, Motor Jadul Ini Dibanderol Rp150 Juta


Kamis, 12 Maret 2020 - 07:49:27 WIB
Selain RX-King, Motor Jadul Ini Dibanderol Rp150 Juta Ilustrasi

SOLO, HARIANHALUAN.COM -- Sepeda motor dengan mesin dua langkah atau dua tak, sudah lama tidak dijual lagi di Indonesia. Meski begitu, motor yang masih menggunakan oli samping ini masih tetap banyak peminatnya.

Pamor motor dua tak memang semakin moncer akhir-akhir ini. Apalagi, dengan adanya Yamaha RX-King Special Edition (SE) yang berhasil dijual dengan banderol sampai Rp150 juta.

Harga selangit untuk motor lawas ini tidak hanya terjadi pada motor berjuluk raja jalanan itu. Ada motor bebek yang juga ditawarkan dengan harga fantastis, yakni mencapai Rp150 juta.

Adalah Yamaha 125Z lansiran 2000 milik Henry warga Muntilan, Magelang, Jawa Tengah. Pria yang hobi berburu motor lawas ini mengaku motor tersebut sangatlah istimewa.

Selain kondisinya yang masih full orisini,  kilometernya juga baru 1.000-an atau low  kilometer. Bahkan bisa dicek keaslian speedometer maupun pada komponen yang lainnya.

“Motor ini memang sangat langka, dahulu kalau tidak salah hanya beredar antara tahun 2000 sampai dengan 2003 saja, setelah itu tidak diproduksi lagi,” kata Henry, dikutip dari Kompas.com, Kamis (12/3/2020).

Henry melanjutkan, status motor itu, yakni Completely Built Up/ CBU dari Malaysia. Hal ini karena di Indonesia sendiri tidak memproduksinya.

“Maka tidak heran jika waktu itu harganya paling mahal di antara motor sekelasnya. yakni sekitar Rp 26 juta memang cukup mahal waktu itu,” ucapnya.

Tapi sekarang, motor dengan kubikasi 125 ini menjadi buruan para kolektor. Maka tidak heran jika harganya pun kadang tidak masuk akal karena setara dengan harga mobil.

“Kalau kondisi motor ini low km artinya motor ini bukan dari restorasi, tapi benar-benar asli dari diler tetapi jarang dipakai sampai saat ini,” ujarnya.

Keistimewaan dari motor 125z miliknya, kata Henry semuanya masih asli bawaan dari pabrikan. Bahkan karet roda atau bannya juga belum pernah diganti dan masih bawaan dari diler.

“Semuanya masih asli, bannya juga masih ada kodenya tahun 2000. Kalau sekarang apa bisa mencari ban produksi tahun 2000,” kata Henry.

Meski dijual dengan harga yang cukup tinggi, tetapi Henry mengatakan sudah ada yang tertarik untuk membelinya.

Pembeli yang tidak disebutkan identitasnya tersebut sempat menawar dengan harga Rp 110 juta.

“Sudah ditawar Rp 110 juta, tetapi belum saya lepas, kalau ada yang mau membeli Rp 150 juta,” ucapnya. (*)

 Sumber : Kompas.com /  Editor : Milna

Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM