Corona, Twitter Wajibkan 4.900 Karyawan Kerja Dari Rumah


Kamis, 12 Maret 2020 - 12:01:39 WIB
Corona, Twitter Wajibkan 4.900 Karyawan Kerja Dari Rumah CEO Twitter Jack Dorsey (REUTERS / Anushree Fadnavis)

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Twitter memutuskan untuk mewajibkan 4.900 karyawan bekerja dari rumah untuk menghadang penyebaran virus corona COVID-19 yang telah menyebar ke banyak negara.

Dalam postingan di blog resmi perusahaan, Twitter mengatakan kebijakan kerja dari rumah ini bersifat wajib karena perusahaan memiliki "tanggung jawab untuk mendukung komunitas perusahaan dan mereka yang rentan," ujar perusahaan seperti dilansir dari CNBC International, Kamis (12/3/2020).

Baca Juga : Satu Unit Rumah di Agam Dilahap Si Gulambai, Pemilik Rumah Meninggal Terbakar

"Kami memahami bahwa ini adalah langkah yang belum pernah terjadi sebelumnya, tetapi ini adalah saat yang belum pernah terjadi sebelumnya," lanjutnya.

Twitter mengatakan mereka akan terus membayar kontraktor dan membayar karyawan per jam yang tidak dapat melakukan tugas mereka saat bekerja dari rumah.

Baca Juga : Jalan Inhu-Kuansing Rusak Parah, Gubernur dan Anggota Dewan Diminta Peduli

Twitter bukan satu-satunya perusahaan teknologi yang mendorong karyawan untuk bekerja dari jarak jauh. Google telah meminta sebagian besar karyawan globalnya untuk tak bekerja di kantor.

Amazon juga telah meminta karyawan di negara bagian yang terkena virus corona, seperti Washington, New York, dan California agar tidak datang ke kantor.

Baca Juga : Gegara Kerap Marahi Ibu, Pemuda Ini Tega Bacok Ayah Kandungnya Hingga Tewas

Presiden Trump pada konferensi pers pada hari Rabu mengumumkan travel ban selama 30 hari ke sebagian besar Eropa dalam upaya mengurangi penyebaran virus corona. (h/*)

Editor : Heldi | Sumber : CNBC
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]