Hipmi Sumbar Kecam Deklarator Pasangan Erick-Bahlil


Kamis, 12 Maret 2020 - 18:36:13 WIB
Hipmi Sumbar Kecam Deklarator Pasangan Erick-Bahlil Jajaran pengurus Hipmi Sumbar mulai dari Iqra Chissa hingga Brian Putra Bastara.

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM -- Badan Pengurus Daerah Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPD Hipmi) Sumatera Barat mengecam deklarator Erick Thohir dan Bahlil Lahadalia sebagai pasangan Capres-Cawapres tahun 2024-2029.

"Kami menilai, deklarasi tersebut tidak etis dan bertujuan merusak nama baik kedua menteri asal Hipmi tersebut," ujar Iqra Chissa, Ketua BPD Hipmi Sumbar.

Baca Juga : Menkes Budi Ungkap Indonesia Baru Dapat 4 Jenis Vaksin Covid-19

“Keluarga besar Hipmi meminta kepada pihak yang dalam beberapa hari ini telah mengganggu konsentrasi bangsa untuk menghentikan tindakannya,” ujar Ketua Umum BPP Hipmi, Mardani H. Maming di Jakarta dalam keterangannya hari ini.

Maming mengatakan, tindakan tersebut sangat tidak etis disaat kedua Menteri tengah bekerja keras menangani wabah virus korona.

Baca Juga : Pengamat: Nadiem Makarim dan Moeldoko Layak Direshuffle

Disaat bangsa sedang sibuk, kata Maming, mempersiapkan mekanisme penanganan perluasan korona berikut dampak sosial dan ekonomi yang ditimbulkannya.

"Beberapa pihak malah menggelar deklarasi dan memasang atribut untuk persiapan Pilpres 2024 untuk senior kami bang Erick Thohir dan Bahlil Lahadalia,” ucapnya.

Baca Juga : Tingkatkan Pelayanan Medis, Pessel Upayakan Akreditasi Puskesmas

Sebab itu, ujar Maming, deklarasi tersebut, bertujuan untuk merusak nama baik kedua senior Hipmi tersebut. 

“Kita ketahui bersama kedua senior kami di Hipmi sedang bekerja keras dan tulus untuk memajukan ekonomi bangsa  melawan penurunan pertumbuhan yang disebabkan oleh korona virus."

Baca Juga : Partai Demokrat Diyakini Akan Terus Cari Kesalahan Moeldoko

"Kami juga menduga bahwa tindakan deklarasi ini dilakukan untuk menjerumuskan dan merupakan pembunuhan karakter terhadap kedua senior kami ini,” tegas Maming.

Maming mengatakan, para deklarator tengah melakukan pembusukan nama baik pemerintah dan Hipmi secara diam-diam. 

“Hal ini karena pelakunya tidak pernah muncul secara terbuka, tidak pernah berkoordinasi, bahkan cenderung menyembunyikan identitasnya,” tegasnya.

Maming meminta agar semua pihak memberi waktu kepada Erick dan Bahlil untuk bekerja keras membenahi Indonesia di kementeriannya masing-masing. 

Keluarga besar Hipmi merasa tercederai sebab kampanye dan deklarasi tersebut dicurigai bertujuan untuk mengganggu aksi bersih-bersih yang dilakukan kedua Menteri andalan Presiden Jokowi tersebut.

“Hal ini adalah upaya kampanye negatif, di tengah keseriusan dan kerja keras bang Erick dan bang Bahlil saat ini."

"Mungkin ada pihak yang tidak mendukung upaya bersih-bersih dan juga perbaikan layanan investasi Indonesia, tapi sudahlah, mari kita satukan tangan, memajukan bangsa Indonesia dan menghalau corona beserta dampak yang ditimbulkannya,” pungkas Maming.

Maming mengingatkan agar semua pihak menahan syahwat politiknya. Sebab pesta politik nasional masih sangat jauh. Semua pihak sebaiknya membantu pemerintah yang tengah berkonsentrasi memperbaiki kondisi perekonomian. 

“Pemilihan Presiden masih jauh, jangan ganggu konsentrasi kedua senior kami, dan mari kita tinggalkan politik yang saling menjatuhkan. Hipmi akan selalu berada di garda terdepan, mengawal ekonomi Indonesia,” ucap Maming. (*)

Editor : Agoes Embun
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]