Dua Pengedar Uang Palsu Diciduk di Sijunjung, Ada Anak Bawah Umur!


Kamis, 12 Maret 2020 - 20:08:21 WIB
Dua Pengedar Uang Palsu Diciduk di Sijunjung, Ada Anak Bawah Umur! Kedua Tersangka pengedar uang palsu berinisial YA (22) dan FI (17) saat diamankan di Mapolsek Sumpur Kudus.

SIJUNJUNG, HARIANHALUAN.COM -- Jajaran Kepolisian sektor Sumpur Kudus yang baru baru dua hari dijabat oleh Iptu Guzirwan berhasil mengungkap peredaran uang palsu (Upal) dan mengamankan dua orang tersangka yang diduga mengedarkan uang palsu tersebut.

Dua tersangka yang menjadi pengedar Upal tersebut diketahui berinisial YA (22), warga Jorong Taruko dan FI (17) warga Jorong Balai Lamo, Nagari Manganti, Kecamatan Sumpur Kudus. Dari informasi yang diperoleh, penangkapan dua tersangka pengedar upal tersebut berawal pada Selasa (10/3) sekitar pukul 23.30 WIB.

Dimana, salah seorang tersangka belanja kerupuk seharga Rp5000 menggunakan pecahan uang Rp50 ribu di salah satu kedai milik warga yang bernama Septi Aninda (34) di Jorong Kampungbaru, Nagari Sumpur Kudus Selatan, Kecamatan Sumpur Kudus. Setelah menyerahkan kembalian uang tersangka sebanyak Rp45 ribu, korban awalnya tidak merasa curiga. 

Namun, belakangan dia baru sadar karena merasa janggal dengan cara tersangka ini saat berbelanja. Korban langsung melihat dan meneliti lagi uang pecahan Rp50 ribu tersebut. Merasa curiga, korban melaporkan kejadian itu pada Walinagari Sumpurkudus Selatan.

Mendapat informasi tersebut, pihak walinagari langsung menyebarkan informasi pada warga agar hati-hati karena ada peredaran upal di wilayah mereka. Barulah pada Rabu (11/3) sekitar pukul 23.00 WIB, salah seorang tersangka ditemukan tengah mengendarai sepeda motor di jalan. 

Walinagari dan warga yang geram dengan ulah tersangka langsung menggiring pelaku ke Mapolsek Sumpur Kudus. Dari keterangan tersangka, ternyata yang mengedarkan uang palsu tersebut di kecamatan Sumpur Kudus bukan hanya dirinya saja, tapi ada lagi dua rekannya yang lain. 

Kapolsek dan anggota Polsek Sumpur Kudus pun langsung melakukan penangkapan seorang tersangka malam itu juga. Ternyata, seorang tersangka berinisial FI diketahui masih dibawah umur. Selain kedua tersangka, petugas juga mengamankan upal pecahan Rp50 ribu sebanyak 7 lembar.

Kapolres Sijunjung melalui Kapolsek Sumpur Kudus Iptu Guzirwan didampingi Kasubag Humas Iptu Ajo Nasrul mengatakan, pihaknya saat ini masih melakukan pengembangan dan pelacakan lokasi peredaran upal tersebut. Menurut Kapolsek yang akrab disapa GZ tersebut, para tersangka mengaku baru membelanjakan Rp150 ribu upal tersebut. 

“Namun kita tidak percaya pengakuan tersangka yang baru belanja Rp150 ribu upal yang mereka miliki, karena diduga mereka punya jaringan dan aksi mereka sudah lama. Untuk itu, kasus ini akan kita ungkap sampai ke pemasok. Semoga saja dalam waktu dekat bisa kita ungkap pemasok, jumlah uang  serta wilayah peredarannya,” ungkap Iptu Guzirwan.

Iptu Guzirwan juga mengingatkan kepada masyarakat yang memiliki warung agar berhati-hati saat ada orang asing yang belanja dan mengimbau warga agar melaporkan langsung ke pihak Kepolisian jika merasa curiga dengan tindak kejahatan lainnya yang terjadi di lingkungan masing-masing.

“Kepolisian mengimbau warga, khususnya pemilik kedai, agar meneliti, memeriksa serta menerawang uang belanjaan warga lainnya, apalagi orang asing yang belum dikenal. Bagi warga yang merasa ikut jadi korban dan memiliki Upal, harap juga segera melapor,” imbau Kapolsek. (*)

loading...
Reporter : Oghie /  Editor : Agoes Embun
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]