Wah! Terapi Musik Dapat Bantu Pemulihan Pasien Stroke


Sabtu, 14 Maret 2020 - 01:53:10 WIB
Wah! Terapi Musik Dapat Bantu Pemulihan Pasien Stroke ilustrasi musik

HEALTH, HARIANHALUAN.COM -- Penelitian baru telah menemukan bahwa sesi terapi musik memiliki efek positif pada neurorehabilitasi pasien stroke akut serta suasana hati mereka. Seperti dilansir dari Science Daily, Studi ini dilakukan pada unit 26-stroke dan unit rehabilitasi di rumah sakit Addenbrooke di Cambridge. 

Hasilnya pun dipublikasikan dalam jurnal Topics in Stroke Rehabilitation. Total ada 177 pasien mengambil bagian dalam 675 sesi Neurologic Music Therapy (NMT) atau Terapi Musik Neurologis selama periode dua tahun. Para peneliti menyelidiki keberhasilannya di antara pasien, kerabat mereka, dan profesional kesehatan.

Terapi musik dipahami untuk membantu pasien stroke mengatur suasana hati, peningkatan konsentrasi dan mempromosikan perubahan di otak untuk meningkatkan fungsi, yang dikenal sebagai reorganisasi saraf. Manfaat fisik termasuk fungsi lengan dan gaya berjalan yang lebih baik. Banyak pengulangan, atau 'latihan massal', merupakan pusat neurorehabilitasi. 

Selain memainkan instrumen fisik (keyboard, drum dan perkusi genggam), iPad yang menampilkan instrumen layar sentuh digunakan dalam percobaan untuk membantu pasien dengan rehabilitasi tangan, melalui peningkatan ketangkasan jari, dan pelatihan kognitif. Sesi NMT dijalankan bersamaan dengan perawatan rehabilitasi stroke yang ada, termasuk fisioterapi, terapi okupasi, terapi wicara, dan psikologi klinis.

Dari 139 pasien, kerabat, dan staf rumah sakit yang mengisi kuesioner, respons rata-rata adalah bahwa NMT "membantu" atau "sangat membantu."
Dan dari 52 pasien yang menyelesaikan kuesioner skala suasana hati, ada penurunan respons "sedih" dan peningkatan "bahagia" segera setelah sesi.
Terapis bicara dan bahasa mengamati dampak positif pada gairah dan keterlibatan pasien, dan melaporkan bahwa itu dapat membantu pasien mengatasi suasana hati dan kelelahan yang rendah.

Keduanya biasa terjadi setelah stroke dan karenanya bermanfaat untuk rehabilitasi mereka. Dr. Alex Street, Peneliti Senior dalam Institut Penelitian Terapi Musik Cambridge di Universitas Anglia Ruskin (ARU), mengatakan: "Penelitian kami menemukan bahwa Terapi Musik Neurologis diterima dengan antusias oleh pasien, kerabat, dan staf mereka.

"Fakta 675 sesi dilakukan dalam dua tahun dengan sendirinya merupakan indikasi keberhasilan pengobatan. Ini menunjukkan bahwa staf merujuk pasien karena mereka memahami mekanisme latihan dan dapat melihat bagaimana hal itu dapat bermanfaat bagi pasien mereka," jelasnya.

"Itu juga menunjukkan bahwa pasien bersedia melakukan latihan, dengan masing-masing berpartisipasi dalam rata-rata lima sesi. Staf merasa bahwa menggunakan musik dan instrumen memungkinkan pasien untuk mencapai jumlah pengulangan yang tinggi untuk membantu mencapai tujuan mereka," tutupnya. (*)

 Sumber : HiMedik /  Editor : Agoes Embun

Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Senin, 16 Maret 2020 - 13:53:32 WIB

    Wah! Ilmuwan Belanda Klaim Sudah Temukan Antibodi Corona

    Wah! Ilmuwan Belanda Klaim Sudah Temukan Antibodi Corona SAINS, HARIANHALUAN.COM -- Sebanyak sepuluh orang peneliti dari Universitas Utrecht dan pusat medis Erasmus, Belanda telah mengembangkan antibodi manusia yang mereka katakan berpotensi untuk pencegahan dan pengobatan virus co.
  • Kamis, 12 Maret 2020 - 06:23:24 WIB

    Wah! Masakan Padang Bisa Menangkal Virus Corona, Begini Kata Ahli

    Wah! Masakan Padang Bisa Menangkal Virus Corona, Begini Kata Ahli HARIANHALUAN.COM – Berbagai macam cara dicoba untuk menangkal diri agar tidak tertular virus corona, pasca pemerintah mengumumkan virus mematikan tersebut masuk ke Indonesia beberapa waktu lalu..
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM