Beda, Pemerintah Korsel Informasikan Lokasi Sebelumnya Dikunjungi Pasien Corona


Sabtu, 14 Maret 2020 - 12:26:32 WIB
Beda, Pemerintah  Korsel  Informasikan Lokasi Sebelumnya  Dikunjungi Pasien Corona Contoh pesan yang diterima warga Korea, memperingatkan mereka akan kasus baru. (BBC)

JAKARTA,HARIANHALUAN.COM-Kebijakan pemerintah Indonesia berbeda dengan Korea Selatan. Duta Besar Indonesia untuk Korea Selatan, Umar Hadi, mengatakan otoritas kesehatan Korsel  bersikap transparan dalam menyampaikan informasi tentang perkembangan wabah Covid-19.

Ia menjelaskan, Korea Center for Disease Control (KCDC) mengirimkan informasi perkembangan terbaru kasus Covid-19 dua kali sehari langsung ke telepon genggam warga. Otoritas kesehatan di tingkat kecamatan juga menjabarkan tempat-tempat yang pernah dikunjungi pasien Covid-19 tanpa mengungkap identitas mereka.

Baca Juga : India yang Raja Produsen Vaksin Saja Krisis Vaksin, Kok Bisa?

"Dan setelah diketahui ke mana ia bergerak langsung dilakukan disinfektan, disemprot tempat itu. Jadi publik bisa lihat. Ada transparansi informasi," tuturnya kepada BBC News Indonesia, Jumat.

Menurut Umar, karakteristik warga Korea Selatan memang berbeda dengan Indonesia. Warga di sana sudah terbiasa menerima peringatan darurat dari otoritas setempat dalam bentuk SMS karena negara tersebut kerap mengalami masalah dengan debu halus akibat polusi.

Baca Juga : Nasib Donald Trump di Facebook Ditentukan Minggu Ini

"Jadi saya kira keterbukaan seperti itu bisa dipahami," kata Umar. (*)

Editor : Dodi | Sumber : BBCIndonesia.com
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]