Pasien Corona Meninggal, Pemkab Magetan Resmi Umumkan Isolasi 10 Anggota Keluarga 


Sabtu, 14 Maret 2020 - 20:40:19 WIB
Pasien Corona Meninggal,  Pemkab Magetan Resmi Umumkan Isolasi 10 Anggota Keluarga  Bupati Magetan Suprawoto (depan) didampingi Forkopimda Magetan dan tokoh masyarakat saat konferensi pers di Pendapa Surya Graha, Kantor Bupati Magetan, Sabtu (14/3/2020) terkait kasus korona di wilayah setempat. (Foto: Antara)

JAKARTA,HARIANHALUAN.COM-Menyusul DKI Jakarta dan Solo  yang membuka informasi publik soal penangan serius wabah corona,  Pemerintah Kabupten (Pemkab) Magetan  juga mengambilangkah tak jauh berbeda.

Pascakematian pasien positif korona asal Kabupaten Magetan di RSUD dr Moewardi Solo, Jawa Tengah (Jateng), Pemkab Magetan resmi mengumumkan  mengisolasi 10 anggota keluarga korban. Langkah itu diambil untuk mengantisipasi penularan Covid-19.

“Kami mengambil kebijakan ini gar penularan Covid-19 tidak semakin meluas,” kata Bupati Magetan Suprawoto dalam keterangan persnya di Pendapa Surya Graha, Kantor Bupati Magetan, Sabtu (14/3/2020).

Diketahui, pasien positif corona yang meninggal dunia itu sudah dimakamkan di kampung halamannya di Kecamatan Ngariboyo, Kabupaten Magetan, Jawa Timur (Jatim), Rabu (11/3/2020).

Suprawoto mengatakan, berdasarkan hasil penelusuran yang dilakukan oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) Pemkab Magetan bekerja sama dengan Dinkes Provinsi Jatim, didapati 10 anggota keluarga korban yang pernah berkontak fisik dengan yang bersangkutan. Kontak fisik itu terjadi semasa korban masih dirawat di RSUD dr Moewardi Solo.

“Korban meninggal ini merupakan warga kelahiran Magetan, namun tinggal di Solo. Dimakamkan di Magetan karena permintaan keluarga,” kata Bupati.

Saat kontak tersebut, pemeriksaan spesimen korban belum diketahui. . Korban meninggal dan dimakamkan pada Rabu (11/3/2020).
Sementara, hasil laboratorium baru keluar pada Jumat (13/3/2020) yang menyatakan korban positif virus corona

Saat ini ke-10 anggota keluarga korban itu sudah diambil sampel darah dan nasofaring oleh Dinkes Jatim untuk kemudian dikirim ke Balitbangkes Kemenkes. Ke-10 anggota keluarga yang diisolasi tersebut adalah anak, cucu, menantu, dan empat saudara korban, termasuk juga istri korban yang saat ini sedang diisolasi di RSUD dr Soedono, Kota Madiun. (*)

 Sumber : iNews.id /  Editor : Dodi

Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM