Antisipasi Virus Corona, Pemkab Pasbar Hentikan Absensi Finger Print


Ahad, 15 Maret 2020 - 16:34:35 WIB
Antisipasi Virus Corona, Pemkab Pasbar Hentikan Absensi Finger Print Sekda Pasbar, Yudesri bersama Kapolres Pasbar, AKBP Fery Herlambang bersama jajaran dan Dinas Kesehatan saat melakukan penyemprotan Disinfektan di Kantor Pengadilan Negeri Pasbar. (Foto FADLI)

PASAMAN BARAT, HARIAN HALUAN.COM--Pemerintah Daerah (Pemda) Pasaman Barat (Pasbar) mulai Senin (16/3/2020) menghentikan sementara sistem absensi Finger Print. Penghentian tersebut sebagai upaya pencegahan virus Covid-19 di lingkungan ASN dan staf Pemda Pasbar.

"Senin depan absensi dilakukan secara manual hingga batas waktu yang tidak ditentukan,"Kata Sekda Pasbar, Yudesri saat wawancara dengan awak media di Mapolres Pasbar, Minggu (15/3/2020).

Yudesri menambahkan, seluruh aktifitas Pemda masih berjalan dengan baik, upaya telah dilakukan dengan penyemprotan cairan Desinfektan di kantor-kantor pelayanan publik.

"Kita meminta kepada masyarakat dan seluruh ASN dilingkungan pemda Pasbar agar bersama-sama untuk memerangi dan melakukan pencegahan serta penularan terhadap virus Covid-19 serta dapat bekerja seperti biasanya dengan menjaga kebersihan, pola hidup sehat dan agar tetap tenang,"Pintanya.

Dijelaskan, peralihan model absensi pegawai ini, dilakukan untuk mencegah penularan covid-19 karena absensi fingerprint sangat rentan penularan karena pegawai mengggunakan satu alat untuk banyak orang.

"Berdasarkan pemantauan dari Dinas kesehatan dan tim yang ada, hingga hari ini, belum ditemukan masyarakat Pasbar yang diduga terjangkit atau susfect virus corona. sehingga masyarakat diminta tidak panik, dan melakukan aktivitas normal, akan tetapi tetap waspada terutama saat berada di fasilitas umum,"Ujar Sekda yang akrab denga awak media itu.

Yudrsri menambahkan, Pemerintah daerah bersama  Satgas dan tim yang akan bekerja keras, agar virus corona tidak masuk ke pasaman barat, serta melakukan pemantauan terhadap mobilitas masyarakat lainnya, termasuk orang lain yang masuk ke pasaman barat, melalui puskesmas atau pemerintah Nagari.

"Kita akan berdisukusi dan rapat, untuk menentukan sikap terhadap aktivitas belajar mengajar siswa dan sejumlah sarana umum lainnya. jika menemukan kejanggalan atau butuh informasi, masyarakat bisa menghubungi posko yang disediakan oleh pemerintah daerah," ungkap Yudesri mengakhiri. (*)

Reporter : FADLI /  Editor : Dodi

Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM