Sah! Joko Widodo Nikahi Wanita Usia 28 Tahun di Solo


Ahad, 15 Maret 2020 - 17:32:05 WIB
Sah! Joko Widodo Nikahi Wanita Usia 28 Tahun di Solo Joko Widodo dan istrinya, Fitri Ayu Amelia, mengikuti nikah massal di Solo, Minggu (15/3/2020). (Solopos/Wahyu Prakoso)

SOLO, HARIANHALUAN.COM – Joko Widodo termasuk lelaki yang beruntung. Mengapa tidak, di usianya yang mau nenginjak setengah abad, dia mempersunting Fitri Ayu Amelia yang masih berusia 28 tahun.

Joko Widodo dan Fitri Ayu Amelia adalah satu pasang dari tujuh pasangan yang ikut nikah massal yang digelar di Wedangan W'kobar, Jl. Mawar No. 1, Solo, Minggu (15/3/2020).

Nikah massal itu diselenggarakan Perkumpulan Alumni SMA Muhammadiyah 1 (Pamuji) Solo.

Dalam prosesi pernikahan tersebut, Joko Widodo tampil mengenakan setelan jas hitam lengkap dengan peci. Sementara sang istri memakai baju putih lengkap dengan jilbab.

Di bagian jilbabnya diberi mahkota khas aksesori pengantin. Sementara bagian samping jilbabnya ada rangkaian bunga melati yang dipakai sebagai penghias.

Sebenarnya Joko Widodo dan Fitri Ayu Amelia yang usianya terpaut 20 tahun itu, sudah menikah secara agama atau nikah siri tiga tahun lalu.
Karena itu, Joko Widodo merasa bersyukur karena bisa mengikuti acara nikah massal tersebut.

"Kami sangat bersyukur. Kami sebenarnya mau melalukan pernikahan pada Februari. Tetapi melihat media sosial ada nikah massal, kami tunda," katanya Joko Widodo dikutip Solopos.

Joko Widodo mengatakan, dia dan Ayu telah memiliki empat orang anak dari pasangan masing-masing sebelum menikah. Mereka menikah siri setelah mendapatkan restu dari keempat anak.

"Sekitar tahun 2017 saya bertemu dengan Ayu. Saya sebagai rider ojek online. Pernah mengantarkan Ayu empat kali baru saling akrab," ujar Joko ketika mengenang kali pertama bertemu sang istri.

Tiga Tahun Hidup Serumah, Kakek Berusia 81 Tahun Ikut Nikah Massal
Ketua Panitia Nikah Massal, Fajri Mahmudi menjelaskan, nikah massal merupakan acara perdana dalam rangka sewindu Pamuji.

Pamuji ingin membantu masyarakat karena kerap menjumpai pasangan serumah tanpa ikatan pernikahan secara agama maupun sah secara negara.

"Kami ingin menjadikan nikah massal sebagai budaya tahunan. Ada sanksi moral kepada pasangan yang belum menikah dan hak anak tidak dapat dipenuhi dengan tidak terbitnya akte nikah. Anak-anak kesulitan mendapatkan bantuan pemerintah," ujarnya.(*)

loading...
 Sumber : Haluan.co (Haluan Media Group) /  Editor : Dodi
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Jumat, 22 Mei 2020 - 19:14:55 WIB

    Sah! Pemerintah Tetapkan Idul Fitri 1441 H Jatuh pada Minggu 24 Mei 2020

    Sah! Pemerintah Tetapkan Idul Fitri 1441 H Jatuh pada Minggu 24 Mei 2020 HARIANHALUAN.COM -  Kementerian Agama menetapkan 1 Syawal 1441 Hijriah atau Idul Fitri jatuh pada 24 Mei 2020. Ketetapan itu diputuskan dalam sidang isbat yang dihadiri MUI hingga Komisi VIII DPR..
  • Jumat, 01 Mei 2020 - 08:13:38 WIB

    Sah! Mulai Hari Ini Iuran BPJS Kesehatan Turun, Berikut Rinciannya

    Sah! Mulai Hari Ini Iuran BPJS Kesehatan Turun, Berikut Rinciannya JAKARTA, HARIANHALUAN.COM -- Mulai 1 Mei 2020, iuran peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) untuk segmen Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) dan Bukan Pekerja (BP) akan kembali ke biaya sem.
  • Selasa, 21 April 2020 - 08:36:38 WIB

    Resah! Honorer Tunggu Ketidakpastian THR dari Sumbangan PNS

    Resah! Honorer Tunggu Ketidakpastian THR dari Sumbangan PNS NASIONAL, HARIANHALUAN.COM -- Saat Pemerintah memastikan tunjangan hari raya (THR) untuk pegawai negeri sipil (PNS) aman di tengah pandemi Covid-19, hal berbeda terjadi pada Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) d.
  • Selasa, 14 April 2020 - 13:44:56 WIB

    Sah! Menteri Agama Tunda Gelaran MTQ hingga November karena Corona

    Sah! Menteri Agama Tunda Gelaran MTQ hingga November karena Corona JAKARTA, HARIANHALUAN.COM -- Menteri Agama Fachrul Razi secara resmi memutuskan untuk menunda gelaran Musabaqoh Tilawatil Quran (MTQ) Nasional tahun 2020 yang digelar di Sumatera Barat. Penundaan ini imbas dari mewabahnya vir.
  • Senin, 13 April 2020 - 10:29:42 WIB

    Sah! Disetujui Menkes, Kota Pekanbaru Terapkan PSBB

    Sah! Disetujui Menkes, Kota Pekanbaru Terapkan PSBB JAKARTA, HARIANHALUAN.COM -- Pemerintah menyetujui Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kota Pekanbaru, Riau. Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto sudah menandatangani surat pengajuan PSBB tersebut..

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]