Alami Banyak Pendarahan, Pasien Keluhkan Pelayanan Puskesmas Talawi Sawahlunto


Ahad, 15 Maret 2020 - 19:31:08 WIB
Alami Banyak Pendarahan, Pasien Keluhkan Pelayanan Puskesmas Talawi Sawahlunto Widya Winelza menjalani perawatan di Rumah Sakit M Natsir Solok. (Foto: Fadil)

SAWAHLUNTO, HARIANHALUAN.COM - Setidaknya 10 kantong darah sudah ditranfusikan ke tubuh Widya Winelza (28). Ibu muda yang baru melahirkan anak kedua tersebut, tampak lunglai di ruang RRI Bundo Kandung Rumah Sakit Muhammad Natsir Solok, Minggu (15/3).

Empat hari sudah Widya terbaring lemah di rumah sakit tersebut, usai melahirkan di Puskesmas Talawi Sawahlunto, Rabu (11/3). Kekecewaan besar mengiringi Widya bersama suaminya Johan Efendi, yang sudah dua kali harus dirujuk usai bersalin.

“Kami sekeluarga sangat kecewa dengan pelayanan yang diberikan Puskesmas Talawi dalam proses persalinan, kesannya pelayanan yang diberikan coba-coba, sangat jauh dari kata profesional,” keluh Johan Efendi kepada Haluan, Minggu (15/3).

Johan Efendi yang sangat mengkhawatirkan kondisi sang istri, mengatakan, proses persalinan yang dibantu dokter dan bidan Puskesmas Talawi itu, awalnya berjalan normal. Namun, begitu anak laki-laki yang dilahirkan keluar dengan berat 3,6 kilogram, istrinya mengalami pendarahan hebat. Dokter dan bidan memberikan penanganan justru tampak banyak ragu-ragu.

“Malah dokter dan perawat mengatakan dijahit, untuk alasan bisa sampai di IGD RSUD Sawahlunto. Kesannya sangat asal-asalan saja. Istri saya pun kemudian dirujuk ke IGD Sawahlunto sekitar pukul 23.00 WIB,” ujar Johan Efendi.

Kekecewaan kami makin dalam, lanjutnya, ketika para perawat yang menerima pasien di IGD RSUD Sawahlunto juga terkejut melihat kondisi jahitan yang diberikan Puskesmas Talawi terhadap pasien.

Jahitan usai bersalin yang dilakukan di Puskesmas Talawi, lanjut pria lulusan Mesir tersebut, harus kembali dibuka di IGD RSUD Sawahlunto, untuk kemudian dilakukan pembersihan kembali.

Ayah dua anak itu juga menuturkan, dr. Antoni yang merupakan dokter kandungan di RSUD Sawahlunto, yang datang sekitar satu jam setelah pasien sampai di IGD, ketika melihat kondisi pasien, malah bertanya, apakah tadi yang menolong di Puskesmas Talawi itu dokter.

Johan Efendi yang selalu mendampingi istrinya mengaku sangat kecewa dengan penanganan yang dilakukan pihak Puskesmas Talawi. Baginya, sangat baik jika memang tidak mampu dalam penanganan pasien, hendaknya langsung memberikan rujukan.

“Saya kecewa, sebab kesannya penanganan yang diberikan hanya coba-coba, bukan penanganan yang profesional. Proses bersalin itu hendaknya jangan coba-coba,” ujar Johan kecewa.

Kamis (12/3) pagi, terang Johan Efendi, dirinya kembali harus menelan rasa kecewa. Sebab, sang istri harus kembali dirujuk, sebab kondisinya semakin menurun, dengan rahim yang mengalami pembengkakan.

“Kata dokter, RSUD Sawahlunto saat ini tidak memiliki dokter anastesi, sehingga sangat sulit untuk memberikan penanganan terhadap istri saya, sehingga harus dirujuk ke Solok,” ujarnya.

Akhirnya, Widya Winelza kembali dilarikan dengan ambulan menuju Rumah Sakit Muhammad Natsir Solok, untuk mendapatkan penanganan yang lebih baik. Setiba di Rumah Sakit Muhammad Natsir Solok, Widya Winelza diberikan penanganan.

“Alhamdulillah, sudah ada angsuran yang lumayan lebih baik. Namun, di waktu tiba di Solok, pembengkakan dan pendarahan masih ada, sangat mengkhawatirkan,” ujar Johan Efendi.

Sementara itu, Kepala UPTD Puskesmas Talawi Kota Sawahlunto, dr. Ranu Verra Mardianti ketika dikonfirmasi Haluan melalui telepon genggamnya, Minggu (15/3), mengakui persalinan dilakukan di Puskesmas yang dipimpinnya.

“Setiap persalinan pasti ada risiko dari tindakan yang dilakukan, kemudian dirujuk ke RSUD Sawahlunto, kondisinya ketika dirujuk juga dalam kondisi baik,” ujar Verra.

Verra juga mengaku pihaknya sudah melakukan proses persalinan sesuai standar dan kemampuan Puskesmas. Dokter dan bidan yang memberikan pelayanan sudah memiliki izin praktik maupun SIP.

Dokter Verra juga mengatakan, pihaknya hingga saat dikonfirmasi wartawan belum menerima konfirmasi dari pasien maupun keluarga pasien.(*)

Reporter : Fadilla Jusman /  Editor : NOVA

Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM