IDI Sarankan Instruksikan Libur Sekolah Nasional


Ahad, 15 Maret 2020 - 20:20:28 WIB
IDI Sarankan Instruksikan Libur Sekolah Nasional Ilustrasi

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM – Sekretaris Jenderal IDI, Adib Khumaidi meminta Pemerintah Pusat melalui Kemendikbud untuk menginstruksikan secara nasional libur sekolah terkait pandemi global Covid-19. Sebab, menurut dia, langkah tersebut adalah upaya untuk mengurangi pola penyebaran virus asal Wuhan itu.

“Memang saat ini beberapa wilayah sudah pro aktif untuk antisipasi penyebaran, terutama di Jakarta. Jadi meliburkan (sekolah) itu salah satu bagian untuk mengurangi kontak penyebaran,” ujar dia ketika dikonfirmasi Republika.co.id, Sabtu (14/3).

Adib mengkhususkan wilayahan Jakarta untuk tahap awal. Sebab, penyebaran Covid-19 telah nampak dan dirasa menyeluruh ke semua wilayah di Jakarta.

Dia juga menyebut, risiko bisa saja meluas bila kerumunan dan aktivitas di ruangan tertutup dilakukan. “Potensi penyebaran ini pun diperkirakan akan semakin meluas jika langkah pencegahan tak dilakukan,” kata dia.

Kepada Republika dia menambahkan, close contact dalam penyebarannya memang menjadi pemicu. Namun, ada kemungkinan yang juga mengkhawatirkan, ketika satu objek bisa menjadi carrier atau pembawa virus dari lingkungan awal ke lingkungan lainnya seperti sekolah.

“Saat ini yang resmi meliburkan kegiatan belajar secara tatap muka baru baru Universitas Indonesia , karena memang belum ada instruksi secara umum, dan saya kira ini perlu untuk diperhitungkan,” ungkap dia.

Saran Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), kata dia, dirasa cocok untuk meliburkan sekolah sebagai salah satu langkah mengurangi dampak risiko. Sambung dia, karena gejala 14 hari, maka masa waktu untuk meliburkan adalah dalam jangka waktu tersebut.

“Iya dua pekan,” tuturnya.

Dia memaparkan, pihaknya bersama beberapa dokter anak juga telah menyarankan langkah meliburkan sekolah, utamanya Jakarta. Sebab, secara nasional pelacakan terhadap kasus baru sedang dilakukan lebih jauh. Meski ia tak menampik, peran dari Kemendikbud harus kemudian menyatakan libur sekolah serentak di seluruh wilayah di Indonesia.

“Kita juga harus mempersiapkan hal terburuk juga. Tapi itu harus melalui proses analisa. Karena kita harus mempersiapkan segala sesuatu kalau penyebarannya semakin merebak,” kata dia.(*)

 Sumber : republika /  Editor : NOVA

Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Senin, 23 Maret 2020 - 14:34:07 WIB

    IDI Kembali Berduka, Dokter Bambang Sutrisna Meninggal Dunia

    IDI Kembali Berduka, Dokter Bambang Sutrisna Meninggal Dunia JAKARTA, HARIANHALUAN.COM -- Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) kembali berduka, karena dokter Bambang Sutrisna dilaporkan meninggal dunia pada Senin, 23 Maret 2020..
  • Kamis, 05 Maret 2020 - 00:42:46 WIB

    Salah Paham, Sejumlah Penyelidik KPK Ditahan di Polres Jember

    Salah Paham, Sejumlah Penyelidik KPK Ditahan di Polres Jember JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Nurul Ghufron membenarkan tim penyelidik lembaga yang dipimpinnya sempat ditahan aparat Polres Jember beberapa hari lalu. Menurutnya, peristiwa itu te.
  • Selasa, 03 Maret 2020 - 23:52:00 WIB

    IDI: Cegah Corona, Cuci Tangan 20-30 Detik

    IDI: Cegah Corona, Cuci Tangan 20-30 Detik JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Satgas Waspada dan Siaga NcoV PB Ikatan Dokter Indonesia (IDI), dr Erlina Burhan, meminta masyarakat rajin mencuci tangan guna mencegah penyebaran virus corona atau Covid-19. Saat ini, dua warga di.
  • Kamis, 20 Februari 2020 - 23:29:19 WIB

    Duh..! KPK Hentikan Penyelidikan 36 Kasus Korupsi

    Duh..! KPK Hentikan Penyelidikan 36 Kasus Korupsi JAKARTA,HARIANHALUAN.COM-Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)   menghentikan 36 penyelidikan kasus dugaan korupsi. Pertimbangannya antara lain lamanya waktu penyelidikan hingga tidak cukupnya bukti permulaan..
  • Ahad, 16 Februari 2020 - 12:32:48 WIB

    Ada Apa..? Jika Tak Ada Permintaan Maaf, Bupati Ciamis akan Tuntut Ridwan Saidi

    Ada Apa..? Jika Tak Ada Permintaan Maaf, Bupati Ciamis akan Tuntut Ridwan Saidi JAWA BARAT, HARIANHALUAN.COM - Bupati Ciamis Herdiat Sunarya bersama wakilnya turut bersikap atas pernyataan Ridwan Saidi soal Kerajaan Galuh dan Ciamis. Kedua pemimpin di tanah Sunda itu turut membubuhkan tanda tangan bersam.
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM