Tunggu Anjuran dari Instansi Berwenang, Unand Belum Liburkan Mahasiswa


Ahad, 15 Maret 2020 - 20:47:29 WIB
Tunggu Anjuran dari Instansi Berwenang, Unand Belum Liburkan Mahasiswa Kampus Unand

PADANG, HARIANHALUAN.COM – Presiden Joko Widodo (Jokowi) memerintahkan semua kepala daerah untuk membuat kebijakan tentang proses belajar dari rumah bagi pelajar dan mahasiswa. Perintah itu disampaikan Jokowi dalam pidatonya di Istana Bogor, Jawa Barat, Minggu (15/3).

Kebijakan yang dikeluarkan Presiden RI ini mulai dijalankan oleh Universitas Negeri Padang (UNP) yang meliburkan perkuliahan tatap muka selama satu bulan ke depan. Hal ini mulai berlaku tanggal 16 Maret s/d 17 April 2020 mendatang.

Baca Juga : Hak yang Sama Bagi Anak-Anak Berkebutuhan Khusus untuk Belajar Daring

Namun berbeda dengan langkah yang diambil oleh UNP, Universitas Andalas (Unand) melalui Surat Edaran Rektor Nomor : 5/UN.16.R/SE/2020 tentang Kesiapsiagaan Menghadapi Infeksi Covid-19 tertanggal 28 Februari 2020 menyebutkan bahwa kegiatan perkuliahan tetap berjalan seperti biasa dan jika sudah ada dosen yang memiliki konten perkuliahan daring maka yang bersangkutan dapat menggunakan sesuai dengan aturan berlaku. Hal ini tercantum dalam SE Rektor Nomor : 5/UN.16.R/SE/2020, poin ke 4 huruf g.

Berikut isi lengkap Surat Edaran yang dikeluarkan oleh Unand tertanggal 15 Maret 2020.

Baca Juga : Keutamaan Ramadan, Saat Setan Dibelenggu, Pintu Surga Dibuka, dan Pintu Neraka Ditutup

Melihat dan mendengarkan banyaknya diskusi tentang pandemi Covid-19 baik di medsos/grup WA/japri maka dengan ini kami Rektor Universitas Andalas dapat menjelaskan melalui group WA ini kepada dosen, mahasiswa dan tendik sivitas akademika Universitas Andalas sebagai berikut :

1. Bahwa Rektor Unand sudah menerbitkan Surat Edaran Rektor Nomor : 5/UN.16.R/SE/2020 tentang Kesiapsiagaan Menghadapi Infeksi Covid-19 tertanggal 28 Februari 2020.

Baca Juga : Dua Prodi ITP Lolos Hibah Program CoE MBKM

2. Bahwa WHO saat ini telah menetapkan infeksi Covid-19 sebagai Pandemi dan Pemerintah Indonesia sudah menetapkan infeksi Covid-19 sebagai Bencana Nasional Non Alam.

3. Sampai saat ini Surat Edaran Rektor tersebut masih berlaku dan segera akan dilakukan update dengan Surat Edaran Rektor yang baru karena adanya perubahan status infeksi covid-19 seperti dinyatakan poin 2 diatas.

Baca Juga : Gubernur Bangga Politeknik Negeri Padang Miliki Guru Besar Pertama di Sumatera

4. Rektor, Wakil Rektor dan Dekan serta Wakil Dekan 1 telah mengadakan rapat pimpinan pada tanggal 14 Maret 2020 dengan notulensi dan keputusan sebagai berikut :

a. Kegiatan atau acara/seremonial yang mengumpulkan 100 orang atau lebih, baik kuliah umum, acara ilmiah, yudisium, wisuda dan seterusnya ditunda sementara waktu sampai ada ketentuan selanjutnya.

            b. Kegiatan student exchange baik dalam dan luar negri untuk sementara ditunda.

c. Semua perjalanan dinas luar Provinsi ditunda dulu dan hanya diizinkan jika sangat penting dan harus melalui izin Rektor dan mendapatkan kartu pemantauan dari Dinas Kesehatan Provinsi.

d. Rektorat dalam waktu dekat akan melaksanakan kampanye pencegahan penularan infeksi covid-19.

e. Rektorat akan memfasilitasi persediaan antiseptik cuci tangan (hand sanitizer) untuk semua fakultas, dan dalam hal ini akan disediakan kerjasama antara RS Unand dan Fakultas Farmasi.

f. Masker hanya diperlukan oleh petugas kesehatan, orang yang menderita batuk atau pilek, serta orang yang berada dalam risiko tinggi penularan seperti dosen/mahasiswa FK/FKG/FKep/Farmasi.

g. Kegiatan perkuliahan tetap berjalan seperti biasa dan jika sudah ada dosen yang memiliki konten perkuliahan daring maka yang bersangkutan dapat menggunakan sesuai dengan aturan berlaku.

h. Bidang 1 akan segera mensosialisasikan pembuatan konten kuliah daring dalam waktu dekat.

i. Mahasiswa, dosen dan tendik yang menderita flu, batuk agar tidak masuk kuliah atau kerja dengan melampirkan surat keterangan sakit sampai yang bersangkutan sembuh.

j. Kebijakan meliburkan mahasiswa belum diambil dengan alasan sebagai berikut :

- WHO tidak menganjurkan meliburkan mahasiswa, karena meliburkan mahasiswa dapat mempercepat penyebaran virus ke daerah asal mahasiswa tersebut (kasus corona di Italia). Infeksi covid-19 bisa sembuh sendiri pada anak muda namun sangat membahayakan pada penderita usia tua atau orang dengan imunitas rendah.

- Padang saat ini bukan merupakan episenternya infeksi covid-19.

- Belum ada anjuran dari instansi berwenang (Pemprov/Kemendikbud)

Demikianlah informasi ini kami sampaikan melalui GWA, dan update terkini akan kami sampaikan dalam bentuk Surat Edaran Rektor pada hari Senin, 16 Maret 2020. Demikian yang dapat kami jelaskan dengan harapan kita semua mendapat informasi yang benar. Semoga Allah SWT melindungi kita semua. Terima kasih Padang, 15 Maret 2020 Rektor Universitas Andalas Yuliandri. Bahan rujukan : https://www.who.int/emergencies/diseases/novel-coronavirus-2019. (*)

Editor : Heldi
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]