Lockdown Dianggap Tak Tuntaskan Masalah, Pemerintah Tak Mau Latah


Senin, 16 Maret 2020 - 07:55:47 WIB
Lockdown Dianggap Tak Tuntaskan Masalah, Pemerintah Tak Mau Latah Achmad Yurianto

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Pemerintah Indonesia tidak mau gegabah mengambil keputusan lockdown. Pemerintah menegaskan memiliki pendapat sendiri dan tidak ingin latah dalam menentukan situasi lockdown.

Hal itu diucapkan oleh juru bicara Pemerintah untuk penanganan Corona, Achmad Yurianto, di Istana Kepresidenan, Jakarta, Minggu (15/3). Yuri menilai lockdown itu harus dipikirkan secara matang dan tidak gegabah.

"Tentunya putusan lockdown adalah putusan pemerintah setelah pertimbangkan semua aspek, apakah lockdown selesaikan masalah atau buat masalah baru," kata Yuri.

"Kita harus hati-hati betul dengan ini kita nggak latah-latahan kok, kita punya kehormatan untuk bisa tentukan negara kita sendiri, jadi nggak kemudian kita ikuti ini-itu, karena kita negara merdeka, kita punya pertimbangan, di sini tim ahli banyak, dan kita yakini nggak perlu ada kepanikan," imbuhnya.

Dia menyebut pemerintah belum memperhitungkan opsi lockdown untuk menangani penyebaran virus Corona atau COVID-19. Menurutnya, lockdown bukan satu-satunya cara menghindari Indonesia dari virus Corona.

"Kami belum tempatkan opsi lockdown karena ternyata Korea sendiri setelah putuskan lockdown kasusnya jadi nggak terkendali, sekarang dibuka lagi, dan turun. Ingat, kita tidak akan menutup suatu daerah, dan biarkan daerah itu mengalami penularan sampai habis, tapi kita yang dilakukan cari sumber penyebaran dan isolasi," ucapnya.

Yuri menilai saat ini yang terpenting bukanlah lockdown Indonesia ataupun daerah tertentu, melainkan melakukan cara agar masyarakat membatasi gerak dan aktivitasnya. Sebab, penularan Corona itu dari manusia ke manusia lainnya.

"Yang kita lakukan adalah batasi, batasi aktivitas dirinya, batasi aktivitas masyarakatnya, bukan dalam konteks membelenggu, kemudian berikan opsi mereka memilih," jelas Sesditjen P2P Kementerian Kesehatan RI itu.

Dia menegaskan lockdown itu bukan satu-satunya menyelesaikan masalah. Dia juga mengatakan pemerintah akan memikirkan cara efektif menekan penyebaran Corona di Indonesia.

"Kita nggak pernah tempatkan opsi lockdown, tidak pernah tempatkan opsi lockdown sebagai penyelesaian, tentunya semuanya dinamis," pungkasnya. (h/*)

 Sumber : detikNews /  Editor : Heldi

Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Senin, 30 Maret 2020 - 12:20:45 WIB

    Fadli Zon Sebut Pemerintah Terlambat Bahas Lockdown

    Fadli Zon Sebut Pemerintah Terlambat Bahas Lockdown JAKARTA, HARIANHALUAN.COM -  Anggota DPR RI dari fraksi Partai Gerindra, Fadli Zon menyebut pemerintah terlambat jika baru membahas Peraturan Pemerintah (PP) terkait kemungkinan untuk mengkarantina wilayah atau local lockdow.
  • Senin, 30 Maret 2020 - 09:30:19 WIB

    Dengar Kabar Thailand Lockdown, Ratusan Tahanan Mengamuk, Ada yang Dibakar

    Dengar Kabar Thailand Lockdown, Ratusan Tahanan Mengamuk, Ada yang Dibakar JAKARTA, HARIANHALUAN.COM -- Para tahanan membakar kantin penjara di wilayah timur laut Thailand dan beberapa tahanan kabur selama kerusuhan pada Minggu yang dipicu oleh kabar burung tentang penyebaran corona..
  • Ahad, 29 Maret 2020 - 17:54:25 WIB

    Malaysia Lockdown! Ribuan Migran Indonesia Pulang Melalui Batam

    Malaysia Lockdown! Ribuan Migran Indonesia Pulang Melalui Batam NASIONAL, HARIANHALUAN.COM -- Ribuan Pekerja Migran Indonesia (PMI) dari Malaysia pulang ke Tanah Air melalui Kota Batam, Kepulauan Riau. Mereka pulang ke Indonesia terkait dengan kebijakan lockdown oleh pemerintah Negeri Jir.
  • Ahad, 29 Maret 2020 - 10:17:26 WIB

    Beredar Surat Membahas Madura Lockdown, ini Penjelasan Wagub Emil

    Beredar Surat Membahas Madura Lockdown, ini Penjelasan Wagub Emil JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Beredar Undangan dari Pemprov Jatim terkait rapat koordinasi dengan agenda pembahasan wacana lockdown Madura bersama Gubernur Jawa Timur. Dalam surat itu, terdapat susunan acara rapat yang diseleng.
  • Sabtu, 28 Maret 2020 - 14:15:39 WIB

    Masih Mau Minta Lockdown Jakarta? Dampaknya Bikin Merinding Lho!

    Masih Mau Minta Lockdown Jakarta? Dampaknya Bikin Merinding Lho! JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Kementerian Keuangan mengaku telah menyiapkan anggaran bila lockdown menjadi opsi dalam memutus penyebaran wabah virus corona di Indonesia. Kendati begitu, Kemenkeu menyatakan sangat kecil kemungki.
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM