Turki Karantina 10 Ribu Jamaah Umrah dari Arab Saudi


Senin, 16 Maret 2020 - 10:30:14 WIB
Turki Karantina 10 Ribu Jamaah Umrah dari Arab Saudi Turki mengkarantina sekitar 10 ribu jamaah umrah yang baru kembali dari Arab Saudi.

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Turki mengkarantina 10 ribu warganya yang baru kembali dari melaksanakan ibadah umrah di Arab Saudi. Karantina dilakukan sejak para jamaah kembali pada Sabtu (14/3) untuk meminimalisir penyebaran virus corona.

Menteri Kesehatan Turki, Fahrerin Koch mengatakan satu orang jamaah yang kembali dari ibadah umrah pada pekan lalu dinyatakan positif Covid-19.

Untuk itu, seluruh jamaah yang kali ini baru kembali dari Arab Saudi akan terlebih dahulu dikarantina di ibu kota Ankara.

"Semua penumpang yang baru kembali dari umrah semalam (Sabtu) akan ditempatkan di orang terpisah untuk dikarantina di asrama mahasiswa di ibu kota Ankara dan dekat provinsi Konya," kata Koch seperti dilaporkan Anadolu.

"Bagi siapa pun yang dicurigai terinfeksi virus corona akan dirawat di rumah sakit segera setelah mereka dites ulang," ujarnya menambahkan.

Kerajaan Arab Saudi menyatakan sejak 27 Februari akan menghentikan sementara aktivitas umrah sepanjang tahun 2020. Pemerintah Turki sendiri di hart yang sama mulai menghentikan mengirim jamaah umrah.

Turki hingga saat ini mencatat 18 orang dinyatakan positif virus corona. Ankara mengatakan akan mengerahkan sumber daya yang dimiliki untuk menghadapi penyebaran virus corona.

"Kami menerapkan protokol pemantauan secara ketat di perbatasan darat dan laut, di samping langkah pemantauan yang sudah ketat di bandara," ujar Fahrettin Altun, ajudan senior Presiden Recep Tayyip Erdogan.

Sebagai upaya menekan laju penyebaran virus corona, Turki telah mengeluarkan larangan bepergian ke 15 negara berisiko tinggi termasuk Italia, Prancis, Jerman, dan China.

Disamping itu, pemerintah sementara melarang klub malam, bar, dan diskotek beroperasi mulai Senin. Kegiatan olahraga hingga April diminta untuk berlangsung tanpa dihadiri suporter demi menekan kemungkinan laju penyebaran virus corona.

Sekolah akan ditutup selama dua minggu terhitung mulai hari ini. Sementara universitas akan diliburkan selama tiga pekan. (h/*)
 

loading...
 Sumber : CNN Indonesia /  Editor : Heldi
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Senin, 03 Agustus 2020 - 16:23:05 WIB

    Jokowi Ditelepon Presidem Turki Erdogan, Ada Apa?

    Jokowi Ditelepon Presidem Turki Erdogan, Ada Apa? HARIANHALUAN.COM - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menerima telepon dari Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan, Minggu 2 Agustus sekitar pukul 16.00 WIB kemarin di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat..
  • Rabu, 15 Juli 2020 - 19:46:12 WIB

    Toreh Sejarah Baru, KAMMI Turki Gelar Daurah Marhalah I Virtual Perdana

    Toreh Sejarah Baru, KAMMI Turki Gelar Daurah Marhalah I Virtual Perdana HARIANHALUAN.COM – Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Turki sukses menggelar Daurah Marhalah I atau Latihan Kepemimpinan Tingkat I virtual perdana dalam sejarah panjang pengkaderan KAMMI..
  • Selasa, 14 Juli 2020 - 22:56:12 WIB

    Hagia Sophia Jadi Masjid, Yunani Sebut Turki Picik

    Hagia Sophia Jadi Masjid, Yunani Sebut Turki Picik HARIANHALUAN.COM - Yunani menggambarkan keputusan Turki untuk mengubah status Hagia Sophia menjadi masjid merupakan tindakan yang tak perlu dan picik.  Yunani juga menyeru Uni Eropa (EU) bertindak lebih keras atas kegiatan e.
  • Sabtu, 11 Juli 2020 - 10:06:55 WIB

    AS Kecewa, Turki Ubah Hagia Sophia Jadi Masjid

    AS Kecewa, Turki Ubah Hagia Sophia  Jadi Masjid HARIANHALUAN.COM - Pemerintah Amerika Serikat mengatakan bahwa pihaknya "kecewa" dengan keputusan Turki untuk mengubah monumen era Bizantium, Hagia Sophia kembali menjadi masjid. AS pun mendesak akses yang sama bagi semua pen.
  • Sabtu, 27 Juni 2020 - 12:35:59 WIB

    121 Orang Dibui Seumur Hidup Atas Upaya Penggulingan Presiden Turki

    121 Orang Dibui Seumur Hidup Atas Upaya Penggulingan Presiden Turki HARIANHALUAN.COM - Pengadilan Turki menjatuhkan hukuman penjara seumur hidup kepada 121 orang sehubungan dengan upaya penggulingan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan pada tahun 2016..

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]