Antisipasi Corona, Pemkab Pasaman Larang Pejabat Keluar Daerah


Senin, 16 Maret 2020 - 15:28:02 WIB
Antisipasi Corona, Pemkab Pasaman Larang Pejabat Keluar Daerah Bupati Pasaman, Yusuf Lubis.

PASAMAN, HARIANHALUAN.COM -- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pasaman melarang seluruh pejabat di lingkungan pemerintah daerah itu untuk melakukan aktifitas kedinasan keluar daerah guna mencegah masuknya virus corona ke daerah tersebut. 

"Jangan melaksanakan perjalanan dinas yang tidak penting, karena risiko tertular virus Covid-19 akan terbuka dan pada akhirnya akan menulari anggota keluarga dan masyarakat sekitar," ungkap Bupati Pasaman, Yusuf Lubis, Senin (16/03/2020).

Menurutnya, kebijakan tersebut akan diberlakukan selama 14 hari ke depan, termasuk larangan untuk melakukan kegiatan yang bersifat berkumpul seperti apel gabungan dan senam bersama. Pada kesempatan itu, dia juga mengimbau seluruh lapisan masyarakat agar untuk sementara menghindari tempat - tempat keramain dan tetap menerapkan pola hidup bersih serta menghindari kontak fisik langsung dengan orang lain.
     
"Laporkan segera ke petugas medis jika mengalami gejala-gejala demam tinggi dan gejala lainnya yang secara tidak biasa mengganggu kesehatan kita, dengan kesadaran itu berarti kita sudah ikut secara bersama-sama mencegah merebaknya penularan virus corona di daerah ini," imbaunya.
     
Terkait langkah lanjut upaya pencegahan dan penanganan penyakit endemik dunia itu, Yusuf Lubis mengatakan, pihaknya akan menunggu hasil pertemuan dengan antara Pemeritah Provinsi (Pemprov) Sumatera Barat dan seluruh kepala daerah di provinsi itu yang berlangsung hari ini di Kota Padang.
     
Dia juga menginstruksikan jajarannya untuk terus melakukan sosialisasi dan imbauan kepada masyarakat melalui berbagai media komunikasi yang ada di ruang publik. "Tidak perlu panik, ikuti saja langkah-langkah pencegahan yang ada dan perbanyak berserah diri kepada Tuhan Yang Maha Esa," ujarnya.
     
Sebelumnya, seorang penumpang asal Jambi yang baru tiba dari Malaysia, Senin (16/3/2020) pagi di Bandara Internasional Minangkabau (BIM) dilarikan ke RSUP DR. M. Djamil Padang. Hal itu lantaran penumpang tersebut diduga mengalami sesak napas dengan suhu tubuh mencapai 36,6 derajat celcius.
     
Informasi yang dihimpun, penumpang itu diketahui berasal dari Kabupaten Kerinci, Jambi. Dia turun dari pesawat Air Asia sekitar pukul 07.00 WIB pagi. Dia turun dari pesawat dengan menggunakan kursi roda didorong oleh salah seorang petugas maskapai. Kondisi penumpang dengan jenis kelamin pria itu dalam keadaan susah bernapas dan suhu tubuh 36,6 derajat celcius. (*)

loading...
Reporter : Rully /  Editor : Agoes Embun
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]