Perhatian! Pemda Harus Siapkan Hotel untuk Karantina Corona


Selasa, 17 Maret 2020 - 05:22:26 WIB
Perhatian! Pemda Harus Siapkan Hotel untuk Karantina Corona Ilustrasi

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Pemerintah, melalui Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, meminta pemerintah daerah menyiapkan hotel untuk dijadikan tempat karantina bagi pasien yang positif terjangkit virus corona. Perlu disiapkan sejak dini guna mengantisipasi andai ada lonjakan pasien di kemudian hari.

Kepala Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Doni Monardo mengatakan itu dalam konferensi pers yang ditayangkan langsung akun Youtube resmi BNPB Indonesia, Senin (16/3).

"Pemerintah daerah kita harapkan menyiapkan fasilitas-fasilitas yang ada di daerah, mungkin ada hotel yang bisa dimanfaatkan yang bisa ditata kembali," kata Doni.

Mantan Pangdam Siliwangi itu mengatakan alih fungsi hotel menjadi tempat karantina bisa menekan jumlah pasien yang harus ditangani rumah sakit. Terutama jika pasien virus corona semakin meningkat.

Doni menjabarkan saat ini ada 132 rumah sakit pemerintah, 109 rumah sakit TNI, 65 rumah sakit Polri, dan puluhan rumah sakit BUMN yang sudah disiagakan. Menurutnya jumlah itu bisa saja tak cukup jika terjadi penambahan drastis pasien corona.

"Kalau semakin banyak, ini tidak cukup, sehingga diperlukan sebuah kesadaran, siapa yang perlu merawat diri di rumah, siapa yang perlu ke rumah sakit," ujarnya.

Kasus penularan virus corona (Covid-19) di Indonesia bertambah 17 orang menjadi 134 orang pada Senin (16/3). Sebanyak 5 orang di antaranya meninggal dunia, sedangkan 8 orang dinyatakan sembuh.

Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) kembali bicara soal penanggulangan virus corona di tanah air. Dia mengaku terus mengikuti perkembangan terkini.

Jokowi ingin menanggulangi penyebaran virus corona tanpa menghambat ekonomi. Oleh karena itu, kebijakan harus diteliti secara mendalam sebelum dikeluarkan.

Dia juga menegaskan bahwa kebijakan untuk melakukan lockdown tidak boleh dilakukan pemerintah daerah. Hanya pemerintah pusat yang boleh memutuskan hal tersebut berkenaan dengan pandemi virus corona (Covid-19).

"Lockdown baik di tingkat nasional, daerah adalah kebijakan pemerintah pusat. Enggak boleh diambil pemda. Sampai saat ini enggak boleh berpikiran kebijakan lokal," tuturnya di Istana Bogor, Senin (16/3).(*)

loading...
 Sumber : cnnindonesia /  Editor : NOVA

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Kamis, 28 Mei 2020 - 19:57:49 WIB

    Perhatian! Ini Pernyataan Terbaru MUI Terkait Salat Jumat

    Perhatian! Ini Pernyataan Terbaru MUI Terkait Salat Jumat HARIANHALUAN.COM – Sekretaris Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) Asrorun Niam Sholeh menyatakan bahwa pada kawasan yang sudah terkendali, umat Islam memiliki kewajiban untuk melaksanakan salat Jumat. Hal itu merespo.
  • Ahad, 24 Mei 2020 - 18:22:21 WIB

    Perhatian! Ridwan Kamil: Di Mana Ada Kerumunan, Di situ Ada Covid-19

    Perhatian! Ridwan Kamil: Di Mana Ada Kerumunan, Di situ Ada Covid-19 HARIANHALUAN.COM - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengimbau seluruh warga Indonesia terutama Jawa Barat agar tidak menciptakan kerumunan. Tidak hanya itu, seluruh warga diharapkan bisa menghindari kerumunan yang ada..
  • Ahad, 10 Mei 2020 - 06:04:04 WIB

    Perhatian! Pelanggar PSBB Tak Bisa Perpanjang SIM 6 Bulan

    Perhatian! Pelanggar PSBB Tak Bisa Perpanjang SIM 6 Bulan Penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Surabaya Raya tahap kedua disebut akan diiringi dengan penindakan yang tegas. Bentuknya, penundaan perpanjangan Surat Izin Mengemudi (SIM) dan Surat Keterangan Catatan Kepo.
  • Sabtu, 18 April 2020 - 22:55:30 WIB

    Perhatian! Pembuat dan Penyebar Hoaks Didenda Rp 1 Miliar

    Perhatian! Pembuat dan Penyebar Hoaks Didenda Rp 1 Miliar JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny Plate mengatakan bahwa pelaku penyebaran kabar bohong (hoaks) terancam denda hingga Rp1 miliar karena telah melanggar hukum..
  • Sabtu, 21 Maret 2020 - 21:05:27 WIB

    Perhatian! Ini Daftar Kegiatan yang Bakal Ditindak Polisi di Tengah Corona

    Perhatian! Ini Daftar Kegiatan yang Bakal Ditindak Polisi di Tengah Corona JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Kapolri Jenderal Idham Azis menerbitkan maklumat berisi perintah kepada personelnya agar menindak tegas pihak yang membuat kegiatan dan melibatkan banyak orang. Maklumat diterbitkan guna menangkal .

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]