Anjlok Nih! Pasar Saham AS Kembali Melorot


Selasa, 17 Maret 2020 - 06:48:19 WIB
Anjlok Nih! Pasar Saham AS Kembali Melorot Ist

NEW YORK, HARIANHALUAN.COM -- Harga saham-saham di pasar saham Amerika Serikat, Wall Street kembali berguguran pada perdagangan.

Indeks Dow Jones Industrial Avarage pun mencatatkan kinerja terburuknya sejak Black Monday 1987, bahkan setelah bank sentral Amerika Serikat the Federal Reserve menyatakan bakal memberikan stimulus untuk mengurangi dampak perlambatan ekonomi akibat epidemik virus corona.

Dikutip dari Kompas.com, Selasa (17/3/2020), Dow Jones ditutup melemah 2.997,10 poin atau 12,9 persen di 20.188,52. 30 saham yang ada di dalam indeks tersebut masing-masing merosot lebih dari 3.000 poin di akhir perdagangan.

Adapun indeks S&P 500 juga anjlok 12 persen menjadi 2.386,13 poin, level terendah sejak Desember 2018 dan indeks Nasdaq Composite ditutup merosot 12,3 persen menjadi 6.904,59.

"Pasar tengah mengambil jeda usai The Fed mengambil langkah historis dan Covid-19 masih mendominasi pemberitaan," ujar Executive Director Instinet Frank Cappelleri.

"Seiring dengan pemberitaan yang kian memburuk dan harga saham menunjukkan hal-hal yang hanya kami lihat beberapa kali seumur hidup, menjadi sangat mustahil untuk menjaga hal-hal ini tetap dalam perspektif," ujar Cappelleri.

"Kita tidak bisa menampik fakta, kita tengah menghadapi isu yang lebih besar dari sekadar ekonomi," jelas dia.

Saham- saham utama sebagian besar jatuh ke titik terendah saat penutupan perdagangan usai Presiden Donald Trump menyatakan, persebaran virus akan berada pada titik terburuk hingga Agustus. Dia juga mengatakan kepada wartawan yang meliput dirinya, Amerika Serikat mungkin akan masuk ke jurang resesi.

Koreksi harga saham pada Senin ini membuat DowJones terperosok 31,7 persen dari poin tertingginya, sementara S&P 500 dan Nasdaq masing-masing 29 persen dari rekor tertingginya bulan lalu. Dow Jones jatuh ke titik terendahnya sejak 2017.

Anjloknya Dow Jones merupakan yang terburuk sejak tiga dekade yang lalu. Kala itu, indeks tertua di dunia tersebut terkoreksi sebesar 22 persen. Adapun anjloknya Dow Jones pada perdagangan Senin lebih besar dari perdagangan Kamis pekan lalu di mana indeks tersebut terkoreksi 9,99 persen. (*)

 Sumber : Kompas.com /  Editor : Milna

Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Selasa, 07 April 2020 - 11:40:05 WIB

    Akhir Maret 2020, Cadangan Devisa Anjlok US$9,4 Miliar

    Akhir Maret 2020, Cadangan Devisa Anjlok US$9,4 Miliar JAKARTA, HARIANHALUAN.COM -- Bank Indonesia (BI) mengumumkan, posisi cadangan devisa Indonesia pada akhir Maret 2020 tercatat sebesar US$121 miliar, turun US$9,4 miliar dibandingkan dengan posisi akhir Februari 2020 sebesar U.
  • Senin, 06 April 2020 - 18:04:38 WIB

    Harga Cabai Anjlok karena Pasar Sepi Pembeli, Petani di Pesisir Selatan Menjerit

    Harga Cabai Anjlok karena Pasar Sepi Pembeli, Petani di Pesisir Selatan Menjerit PAINAN, HARIANHALUAN.COM - Para petani dan pedagang cabai di Pesisir Selatan mengeluh akibat anjloknya harga cabai keriting di berbagai pasar tradisional di Kabupaten Pesisir Selatan berkisar Rp 15 ribu sampai dengan Rp 18 ri.
  • Ahad, 05 April 2020 - 16:44:04 WIB

    Terimbas Corona, Omzet Pedagang Makanan di Pasbar Anjlok

    Terimbas Corona, Omzet Pedagang Makanan di Pasbar Anjlok PASAMAN BARAT HARIAN HALUAN.COM -- Virus Corona atau yang biasa disebut Virus Covid-19 ternyata tak cuma mengancam nyawa, tetapi juga mengancam pendapatan ekonomi masyarakat yang berjualan makanan dan minuman disekitar Rumah .
  • Rabu, 05 Februari 2020 - 18:49:56 WIB

    Ini Biang Kerok Laju Ekonomi Papua Anjlok di Posisi -15,72 Persen

    Ini Biang Kerok Laju Ekonomi Papua Anjlok di Posisi -15,72 Persen JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Badan Pusat Statistik (BPS) menyatakan peralihan tambang terbuka (open pit) ke bawah tanah (underground) milik PT Freeport Indonesia berpengaruh negatif pada ekonomi Papua sejak kuartal IV 2018. Pa.
  • Senin, 03 Februari 2020 - 10:49:57 WIB

    Gara-gara Corona? Rupiah Anjlok dan Harga Emas Terjun Bebas

    Gara-gara Corona? Rupiah Anjlok dan Harga Emas Terjun Bebas JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Nilai tukar rupiah melemah ke Rp13.690 per dolar AS atau sebesar 0,30 persen pada perdagangan pasar spot, Senin (3/2) pagi. Sebelumnya, posisi rupiah berada di Rp13.655 per dolar AS pada penutupan .
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM