Koalisi Desak Jokowi Copot Terawan Karena Anggap Enteng Corona


Selasa, 17 Maret 2020 - 12:44:50 WIB
Koalisi Desak Jokowi Copot Terawan Karena Anggap Enteng Corona Presiden Joko Widodo (kiri) didampingi Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto menyampaikan konferensi pers terkait virus corona di Istana Merdeka, Jakarta, Senin, 2 Maret 2020. Dua WNI yang positif virus corona tersebut saat ini dirawat di Rumah Sakit Penyakit Infeksi Prof. Dr. Sulianti Saroso, Jakarta Utara. ANTARA

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Koalisi Masyarakat Sipil mendesak Presiden Joko Widodo atau Jokowi memecat Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto. Salah satu anggota koalisi, aktivis Migrant Care, Anis Hidayah, mengatakan sejak awal wabah virus corona (Covid-19) muncul, Terawan menunjukkan sikap pongah, menganggap enteng, anti-sains, serta memandang rendah persoalan. Hal ini berakibat pada hilangnya kewaspadaan.  

"Kami mendesak Presiden Joko Widodo atau Jokowi untuk mengganti Menkes Terawan dengan figur yang lebih paham kesehatan publik, punya kepekaan krisis, yang akan memandu kita melewati krisis kesehatan terburuk ini," kata Anis dalam keterangan tertulis, Selasa, 17 Maret 2020.

Anis dan kalangan aktivis lain mencatat beberapa kesalahan mendasar yang Terawan lakukan. Pertama, ia menyatakan pasien yang sembih dari Covid-19 akan imun. Padahal, menurut Anis pengalaman di negara lain menunjukkan hal sebaliknya.

Kedua, kata Anis, Terawan gagal mengkoordinasikan rumah sakit agar sigap dalam pemeriksaan dan penanganan Covid-19. "Termasuk memastikan ketersediaan dana/anggaran dan alat, menjaga mutu/kualitas kerja tenaga kesehatan, tenaga administrasi, pusat data dan informasi di RS, terutama di waktu krisis sekarang" tuturnya.

Ketiga, adanya monopoli pemeriksaan sampel hasil tes swab di Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Jakarta yang memperlambat respons tanggap darurat corona.

Koalisi ini terdiri dari sejumlah LSM seperti Migrant Care, KontraS, Lokataru, YLBHI, LBH Masyarakat, Walhi, PKBI, YLKI, PSHK, Amnesty International Indonesia, AJAR, P2D. Menurut Anis, risiko yang Indonesia hadapi saat ini tidak dapat ditangani tanpa sosok Menteri Kesehatan yang paham kebijakan publik. Ia mencontohkan bagaimana rumah sakit bisa bekerja secara serius jika menteri kesehatan menganggap Covid-19 sama dengan flu biasa dan bisa sembuh dengan sendirinya. (h/*)

 Sumber : Tempo /  Editor : Heldi

Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Senin, 23 Maret 2020 - 10:15:37 WIB

    Koalisi Sipil Minta MA Tunda Seluruh Sidang di Pengadilan

    Koalisi Sipil Minta MA Tunda Seluruh Sidang di Pengadilan JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Koalisi masyarakat sipil mendesak Mahkamah Agung (MA) untuk menunda persidangan di seluruh pengadilan tingkat pertama di Indonesia. Penundaan perlu dilakukan untuk mencegah penyebaran virus corona .
  • Selasa, 22 Oktober 2019 - 12:49:34 WIB

    Prabowo Gabung Koalisi Jokowi, FPI Pilih Jaga Jarak

    Prabowo Gabung Koalisi Jokowi, FPI Pilih Jaga Jarak JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Front Pembela Islam menyatakan akan menjaga jarak dengan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto yang sudah memutuskan bergabung dengan koalisi Joko Widodo-Ma'ruf Amin. Juru bicara FPI Munarman.
  • Senin, 21 Oktober 2019 - 09:53:44 WIB

    Gerindra Disebut Masuk Koalisi Jokowi, Inikah Sosok Menterinya?

    Gerindra Disebut Masuk Koalisi Jokowi, Inikah Sosok Menterinya? JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Presiden Joko Widodo (Jokowi) disebut telah menegaskan bahwa Gerindra akhirnya masuk koalisi. Siapa sosok yang jadi menteri di kabinet?.
  • Jumat, 18 Oktober 2019 - 13:41:47 WIB

    Survei: Mayoritas Publik Tolak Gerindra Masuk Koalisi Jokowi

    Survei: Mayoritas Publik Tolak Gerindra Masuk Koalisi Jokowi JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Survei Parameter Politik Indonesia menunjukkan mayoritas publik tak setuju jika Partai Gerindra masuk ke koalisi Jokowi atau bergabung ke pemerintahan. Data survei menunjukkan bahwa ketika menyi.
  • Jumat, 04 Oktober 2019 - 15:07:28 WIB

    KPK Mulai Pasrah! Parpol Koalisi dan Jokowi Sepakat Belum Terbitkan Perppu KPK

    KPK Mulai Pasrah!  Parpol Koalisi dan Jokowi Sepakat Belum Terbitkan Perppu KPK JAKARTA, HARIANHALIUAN.COM- Presiden Joko Widodo (Jokowi) bersama parpol koalisi sementara, sepakat untuk tidak bakal  mengeluarkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).  .
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM