Antisipasi Penyebaran Corona, IPDN Kampus Sumbar Tak Terima Tamu


Selasa, 17 Maret 2020 - 15:48:20 WIB
Antisipasi Penyebaran Corona, IPDN Kampus Sumbar Tak Terima Tamu Direktur IPDN Kampus Sumbar, Dr. Tun Huseno, SE. M.SI

AGAM, HARIANHALUAN.COM - Untuk mengantisipasi penyebaran virus Corona, Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Kampus Sumatera Barat (Sumbar) tidak menerima tamu yang akan berkunjung ke Kampus IPDN Sumbar di Baso.

Pemberlakuan aturan itu, sesuai dengan surat edaran Rektor IPDN yang mulai diberlakukan dari tanggal 14 Maret hingga 30 hari ke depan.

"Satu bulan ini, kita tidak menerima tamu di Kampus gunanya untuk mengantisipasi penyebaran virus Corona di lingkungan kampus. Praja yang menempuh pendidikan di kampus ini adalah aset negara yang perlu dijaga dan dilindungi. Selama satu bulan ini, praja dilarang berbaur dengan masyarakat, itu sesuai dengan surat edaran Rektor IPDN," kata Direktur IPDN Kampus Sumbar Dr. Tun Huseno, SE. M.Si kepada Haluan melalui saluran selular, Selasa (17/3).

Selain itu, selama satu bulan ini praja tidak diizinkan plesiran keluar kampus pada hari Sabtu dan Minggu. Hal yang sama juga berlaku terhadap Dosen Tetap, selama satu bulan Dosen Tetap tidak diizinkan keluar kampus. Mereka tetap tinggal di rumah dinas yang telah disediakan di dalam lingkungan kampus.

"Dosen Tetap maupun dosen Luar Biasa tidak boleh melakukan perkuliahan tatap muka, namun memberikan tugas terstruktur apakah dengan email, foto copy dan itu tetap dihitung sebagai pertemuan tatap muka," terangnya.

Untuk membaca dan mempelajari tugas yg diberikan dosen, praja dapat melakukannya di kelas maksimal 10 praja yang duduknya berjauhan dan praja lain duduk diluar dengan membawa bangku ke luar kelas serta jaraknya pun diatur.

"Semua praja, pejabat, dosen, pengasuh dan karyawan untuk selalu memakai masker. Selain itu kita juga telah melakukan penyemprotan diblok, wisma, KSA (klinik), semua ruang kantor, Rumdis, auditorium dan mesjid. Pengasuh mengawasi praja agar jangan berkelompok atau berkerumun," ulasnya. Saat ini lanjutnya, pihak kampus akan memperbanyak alat pengukur suhu sebab alat pengukur suhu yang ada saat ini dirasa masih kurang untuk mengawasi kesehatan 405 praja dan 75 dosen dan karyawan.

"Untuk pegawai yang tinggal diluar kampus, sesuai surat edaran rektor boleh bekerja di rumah melalui internet dan komunikasi tetap lancar melalui hp," ungkapnya. (h/ril)

 


 

Reporter : Yursil /  Editor : Heldi

Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM