Cerita Haru Nan Menggelitik dari WNI 'Alumni' Natuna


Rabu, 18 Maret 2020 - 06:58:23 WIB
Cerita Haru Nan Menggelitik dari WNI 'Alumni' Natuna Ilustrasi

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Ketika Wuhan, China jadi episentrum penyebaran Corona, pemerintah mengevakuasi para WNI yang tinggal di sana. Mereka sempat dikarantina di Natuna. Mereka lantas membagikan kisahnya yang menggelitik hingga yang haru.

Para 'alumni' Natuna ini membagikan kisahnya itu di akun resmi YouTube Sekretariat Presiden, Selasa (17/3/2020). Salah seorang dari mereka pun bercerita.

Baca Juga : Miris! Uang Tak Dikirim Istri, Pria Ini Cekik dan Siksa Anaknya

"Virus ini dari awal-awal Desember virus ini sudah muncul tapi karena kita, sepengetahuan saya dan teman-teman, ah ini mungkin virus biasa, mungkin seminggu atau dua minggu sudah selesai," ucap seorang pria WNI yang dievakuasi dari Wuhan itu.

"Ternyata sepanjang perjalanan yang kami perhatikan situasi semakin kurang kondusif," imbuhnya.

Baca Juga : 3 Provinsi Ini Rentan Terhadap Virus Corona

Lantas saat pengumuman mulai merebaknya virus itu, situasi di Wuhan disebut agak berbeda. Banyak orang mulai mengenakan masker tetapi aktivitas sehari-hari masih berlangsung.

Para WNI itu mengaku selalu memantau perkembangan situasi di Tanah Air melalui media. Ketika Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan akan mengevakuasi mereka, para WNI itu merasa bahagia.

Baca Juga : Parah! Disuruh Social Distancing, Tujuh Remaja di Padang Ini Malah Ikut Balap Liar

"Kami melihat, dari media terutama, dari media mainstream di Indonesia bahwa presiden sudah menetapkan bahwa... WNI di Wuhan akan dievakuasi, wah itu luar biasa, luar biasa, itu bahagianya luar biasa kami," kata seorang WNI di video itu.

Setiba di Tanah Air, para WNI itu sempat menjalani karantina di Pulau Natuna. Mereka juga berbagi kisah mengenai kehidupannya selama 14 hari dalam karantina itu.

Baca Juga : Perangi Wabah Corona, Bank Nagari Bantu 200 Stel APD untuk Tim Medis RSUP Dr M Djamil

Rutinitas mereka setiap pagi ialah berolahraga, sarapan dan melakukan pengecekan suhu tubuh.

Ada kisah lucu yang sempat mereka alami. Hidup mereka saat di Natuna bak Aladdin dengan lampu ajaibnya. Keinginan mereka selalu terkabul.

"Waktu awal-awal datang itu kita nyuci sendiri, pak, pakai mesin cuci dong pak, langsung besokannya ada mesin cuci. Pak, kita butuh hiburan ini, besok disediakan karaoke, pingpong, badminton segala macam, jadi mereka benar-benar membuat gimana caranya kita nggak stres, bahagia," imbuh WNI lainnya.

Selain itu, para WNI ini juga mendapatkan fasilitas kesehatan selama di Natuna. Setiap mereka ada keluhan kesehatan, petugas langsung memberikan pelayanan.

Namun, ada juga kisah sedih yang mewarnai pengalaman mereka. Cerita itu datang dari seorang WNI perempuan yang mengaku sempat dijemput oleh 'Minions'.

"Melihat yang menjemput kita pakai baju 'Minions', seperti kita hama, awalnya merasa sedih, tapi setelah tahu kita ini standar WHO, lihat mereka, pilot menyambut, bapak-bapak TNI, Kemenkes, semua, Kemenlu, BNPB, semua yang ada di sana itu sangat ngebuat kita tenang, menyemangati kita, tim psikologi kita selalu hadir di Natuna, apa segala macam," ujar WNI itu.

"Itu saya sudah dari kalau kata lebih dari terima kasih, saya bisa ucapin deh," sambungnya.

Para WNI dari Wuhan ini telah dievakuasi oleh pemerintah pada Minggu (1/2). Pada (15/2) para WNI ini selesai menjalankan karantina dan diperbolehkan pulang ke rumah masing-masing.(*)

Editor : NOVA | Sumber : detik.com
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]