Padang dan Dharmasraya Sudah, Kini Giliran 9 Orang Warga Pasaman yang Berstatus ODP Virus Corona


Rabu, 18 Maret 2020 - 12:41:39 WIB
Padang dan Dharmasraya Sudah, Kini Giliran 9 Orang Warga Pasaman yang Berstatus ODP Virus Corona Kalaksa BPBD Kabupaten Pasaman, sekaligus Waka Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Ricky Riswandi.

PASAMAN, HARIANHALUAN.COM -- Sebanyak 9 orang warga Kabupaten Pasaman, saat ini dinyatakan berstatus Orang Dalam Pemantauan (ODP) virus Corona atau (Covid-19) oleh petugas kesehatan di daerah itu.

Mereka berstatus ODP setelah pulang dari sejumlah negara yang punya riwayat kasus virus Corona. Seperti dari Malaysia, Singapura dan Arab Saudi.

Bahkan salah satu warga dengan status ODP tersebut, kini sedang dirawat di ruang paviliun RSUD Lubuksikaping. Namun, pasien dirawat dengan diagnosa Demam Berdarah Dengue (DBD).

Hal itu ditegaskan oleh Wakil Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Virus Korona (Covid-19) Kabupaten Pasaman, Ricky Riswandi. Ia mengatakan, sebanyak 9 orang warga tersebut ditetapkan sebagai ODP karena barus saja pulang dari luar negeri.

"Mereka semua yang masuk dalam daftar ODP punya riwayat bepergian ke luar negeri yang sudah terimbas virus Corona atau Covid-19 terlebih dahulu," ujar Kalaksa BPBD Kabupaten Pasaman ini kepada harianhaluan.com, Rabu (18/3/2020).

Ricky memastikan, kesembilan orang warga tersebut belum satu pun naik status menjadi pasien dalam pengawasan (PDP).

Terkait pencegahan penyebaran korona, mulai hari Selasa (17/3) Pemkab Pasaman sudah mengambil sejumlah kebijakan. Diantaranya, membatalkan seluruh penyelenggaraan kegiatan tatap muka yang menghadirkan banyak orang.

Melakukan penundaan perjalanan dinas ke luar negeri. Sementara perjalanan dinas dalam negeri harus dilakukan secara selektif. Berikutnya, meniadakan sementara pelaksanaan apel pagi dan apel gabungan, menerapkan absensi manual bukan finger print, meniadakan pelaksanaan kegiatan olahraga, kultum dan wirid pengajian, menerapkan pembatasan sosial (Social Distancing).

"Pelaksanaan kebijakan ini berlaku sejak 17-31 Maret 2020. Namun, akan dilakukan evaluasi lebih lanjut sesuai kebutuhan," katanya. (*)

Reporter : Yudi Lubis | Editor : Milna
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]