Di Tengah Lockdown, Malaysia Umumkan Dua Orang Meninggal karena Corona


Rabu, 18 Maret 2020 - 14:51:25 WIB
Di Tengah Lockdown, Malaysia Umumkan Dua Orang Meninggal karena Corona Malaysia mengonfirmasi dua pasien meninggal karena virus corona. (Foto: AP Photo/Vincent Thian)

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM -- Malaysia mencatat dua pasien pertama yang meninggal karena infeksi virus corona pada Selasa (17/3/2020). Sementara pasien yang dinyatakan mengidap Covid-19 di Negeri Jiran hingga saat ini mencapai 673 orang, termasuk 120 kasus baru.

Pernyataan resmi yang dirilis Komite Manajemen Bencana Nasional, Sarawak mengonfirmasi salah satu korban meninggal merupakan seorang pastor berusia 60 tahun.

Pastor yang kemudian diidentifikasi sebagai David Cheng dari Gereja Emmanuel Baptist di ibu kota Kuching meninggal di Rumah Sakit Sarawak General pada Selasa pukul 11 pagi.

Kementerian Kesehatan mengatakan hingga saat ini masih menelusuri sumber infeksi virus corona yang menimpa Pastor Cheng.

Mengutip Strait Times, komite kesehatan mengatakan saat ini tengah menelusuri 193 orang yang kemungkinan sempat melakukan kontak dengan sang pastor. Semuanya saat ini sedang menjalani isolasi mandiri di rumah.

Sementara korban kedua yang dinyatakan meninggal merupakan seorang pria berusia 24 tahun. Kementerian Kesehatan mengatakan ia meninggal setelah menjalani perawatan di Rumah Sakit Permai di Johor.

Dilaporkan Anadolu, korban meninggal kedua diketahui sempat menghadiri tabligh akbar pada awal Februari lalu di masjid Sri Petaling di Kuala Lumpur.

Lebih dari setengah kasus penyebaran virus corona di Malaysia terkait dengan perhelatan tabligh akbar yang dilaporkan dihadiri sekitar 16 ribu orang.

Perdana Menteri Malaysia, Muhyiddin Yassin sebelumnya menetapkan kebijakan pembatasan perlintasan (lockdown) terhitung mulai 18 hingga 31 Maret 2020. Langkah tersebut dilakukan untuk memutus rantai penyebaran Covid-19.

"Pemerintah telah memutuskan untuk mengimplementasikan lockdown, mulai 18 Maret 2020, yakni, pada satu hari setelah besok sampai 31 Maret 2020, di seluruh negeri ini," ujar Muhyiddin melalui siaran di televisi nasional pada Senin (16/3).

Muhyiddin mengatakan semua kegiatan keagamaan di masjid dan ruang salat termasuk salat Jumat, olahraga, acara sosial dan budaya akan dihentikan untuk meredam penyebaran virus.

Pemerintah Malaysia mewajibkan semua dunia usaha tutup, kecuali supermarket, pasar, minimarket, dan toko sembako.

Semua warga dari Malaysia dilarang bepergian keluar negeri dulu. Sementara mereka yang kembali dari luar negeri harus melalui inspeksi kesehatan dan diwajibkan menjalani karantina diri selama 14 hari. Malaysia juga akan melarang pendatang--termasuk turis dari luar negeri. (*)

 Sumber : CNN /  Editor : Milna

Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM