Antisipasi Virus Corona, Pemko Bukittinggi Liburkan Sekolah 2 Pekan


Rabu, 18 Maret 2020 - 15:03:07 WIB
Antisipasi Virus Corona, Pemko Bukittinggi Liburkan Sekolah 2 Pekan Walikota Bukittinggi Ramlan Nurmatias memimpin rapat Koordinasi Lengkap bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Plus, Pimpinan Rumah Sakit, IDI, Pimpinan BUMN/ BUMD, Kepala SKPD, Lurah dan Camat di Kantor Walikota Bukittinggi,  Rabu (18/03). IST

BUKITTINGGI, HARIANHALUAN.COM -- Walikota Bukittinggi, akhirnya memutuskan meliburkan sekolah mulai tanggal 19 Maret hingga 14 hari kedepan. Untuk mengantisipasi penyebaran Covid 19 (Virus Corona) di sekolah mulai dari Tempat Penitipan Anak (TPA), Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), SD, SMP sederajat.

Keputusan itu diambil setelah Walikota Bukittinggi  Ramlan Nurmatias menggelar rapat  Koordinasi Lengkap bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Plus, Pimpinan Rumah Sakit, IDI, Pimpinan BUMN/ BUMD, Kepala SKPD, Lurah dan Camat di Kantor Walikota Bukittinggi,  Rabu (18/03).

"Keputusan meliburkan sekolah itu sudah menjadi keputusan bersama, sebagai langkah antisipasi  terhadap penyebaran virus corona di Bukittinggi," katanya.

Selain meliburkan sekolah,  kegiatan Pos Yandu pun dihentikan untuk sementara waktu. Termasuk Lapangan Wirabraja (Lapangan Kantin )juga akan dikosongkan. Karena menurut informasi dokter spesialis paru, penyebaran di luar itu mencapai 90 persen.

"Kebijakan itu diambil demi keselamatan bersama dan memutus siklus penularan dan penyebaran virus di kota kita,” ujar Ramlan. 

Kebijakan ini menunjukkan keseriusan Pemko Bukittinggi menghadapi permasalahan Corona Virus ini. Untuk tingkat SMA lanjut Ramlan, akan segera dikomunikasikan dengan pemerintah provinsi. Ia berharap, libur di sekolah, tidak menjadi penghalang bagi siswa untuk mendapatkan ilmu, pembelajaran tetap dilanjutkan di rumah. 

"Orang tua tidak boleh membawa anak-anak keluar rumah untuk liburan, sebab tujuan anak-anak diliburkan agar terhindar dari virus Corona. Untuk itu kurangi dulu aktifitas di luar rumah, tegas Ramlan.

Kemudian, rapat juga menyimpulkan bahwa RSAM Bukittinggi menjadi rumah sakit rujukan untuk penanganan pasien dengan gejala virus corona. Jika kurang tenaga, pihak rumah sakit lainnya siap membantu. Karena hal ini sudah menjadi urusan bersama dan butuh kerja keras bersama.

Beberapa langkah juga telah diupayakan oleh Pemko Bukittinggi untuk mengantisipasi penyebaran virus corona. Gugus Tugas telah ditetapkan dan semua terlibat. Pemko telah hubungi dan meminta Pemprov Sumbar untuk menutup dan menstop kunjungan dan tamu dari luar negeri, khususnya dari negara yang terjangkit Covid-19. (*)

loading...
Reporter : Yusril Masri /  Editor : Milna
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]