Ngeri! Studi Iran Sebut 3,5 Juta Orang Bakal Meninggal karena Corona


Rabu, 18 Maret 2020 - 18:19:27 WIB
Ngeri! Studi Iran Sebut 3,5 Juta Orang Bakal Meninggal karena Corona Ist

TEHERAN, HARIANHALUAN.COM -- Sebuah studi yang dilakukan di Iran menyatakan, 3,5 juta orang bakal meninggal jika warga tak mengikuti anjuran pemerintah terkait wabah virus corona.

Hasil itu diungkapkan oleh kontributor Wall Street Journal untuk Timur Tengah, Sune Engel Rasmussen, dalam kicauannya di Twitter.

Rasmussen memaparkan studi dari Universitas Sharif mengenai seberapa besar dampak jika warga Iran mematuhi imbauan pemerintah mengenai wabah virus corona.

Dilansir dari Kompas.com, Rabu (18/3/2020), terdapat tiga skenario yang muncul seberapa besar kemauan masyarakat mengikuti aturan pemerintah:

Jika rakyat Iran mematuhi sepenuhnya peraturan yang diberikan pemerintah, maka korban meninggal kemungkinan berada di angka 12.000.

Jika masyarakat hanya setengah-setengah menjalankan aturan, maka kematian karena Covid-19 bisa menyentuh level 110.000 orang.

Jika tidak ada kerja sama sekali dari masyarakat, maka ketika puncak wabah terjadi pada Juni, akan ada 3,5 juta orang yang meninggal.

Pada Selasa (17/3/2020), polisi Iran harus membubarkan massa yang memaksa masuk ke dalam dua tempat suci di Mashdad dan Qom, yang ditutup untuk mencegah penyebaran virus corona.

Dalam konferensi pers yang disiarkan televisi, Wakil Menteri Kesehatan Alirez Raisi mengeluhkan publik terlalu menganggap remeh penyebaran virus ini.

"Sekarang semua orang sudah mengetahui soal wabah ini. Namun anehnya, tidak ada yang menganggap ini serius," keluh Raisi.

"Jika masyarakat bahu membahu, kami akan bisa mengontrolnya. Namun jika tidak, maka wabah ini bisa berlangsung selama dua bulan," jelasnya.

Tak hanya di Iran. Berbagai kebijakan untuk mencegah virus corona juga ditempuh sejumlah institusi keagamaan di seluruh dunia.

Di Vatikan, agenda Pekan Suci pada April tidak akan dihadiri oleh umat Katolik. Mereka akan menayangkannya melalui video maupun radio.

Paus Fransiskus sendiri sudah melaksanakan Doa Malaikat Tuhan (Angelus) maupun misa pukul 07.00 sudah dilaksanakan melalui tayangan video. (*)

 Sumber : Kompas.com /  Editor : Milna

Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Sabtu, 28 Maret 2020 - 13:22:50 WIB

    Ngeri! 969 Kematian Pasien Virus Corona dalam Sehari di Negara Ini

    Ngeri! 969 Kematian Pasien Virus Corona dalam Sehari di Negara Ini ROMA, HARIANHALUAN.COM - Otoritas Italia melaporkan angka kematian harian yang tertinggi karena virus corona sejak pandemi COVID-19 terjadi di negeri Eropa itu..
  • Senin, 16 Maret 2020 - 11:17:25 WIB

    Ngeri! Korban Corona di Cina Bertambah Lagi Menjadi 80.860 Orang

    Ngeri! Korban Corona di Cina Bertambah Lagi Menjadi 80.860 Orang BEIJING,HARIANHALUAN.COM-Pemerintah Cina mengonfirmasi bahwa kini kasus baru infeksi virus corona bertambah menjadi 16 kasus. Hal itu membuat jumlah total kasus yang dikonfirmasi di Tiongkok sejauh ini menjadi 80.860 orang..
  • Senin, 16 Maret 2020 - 05:20:33 WIB

    Ngeri! Angka Kematian Akibat Corona di Amerika Terus Naik

    Ngeri! Angka Kematian Akibat Corona di Amerika Terus Naik WASHINGTON, HARIANHALUAN.COM -- Ahli penyakit menular Amerika Serikat mengatakan jumlah kasus penularan virus Corona atau COVID-19 masih akan terus bertambah meski telah mencapai sekitar 3 ribu kasus..
  • Jumat, 24 Januari 2020 - 09:59:26 WIB

    Ngeri! Serangan Gloria di Spanyol Tewaskan 11 Orang

    Ngeri! Serangan Gloria di Spanyol Tewaskan 11 Orang SPANYOL,HARIANHALUAN.COM-- Korban  terbaru  adalah seorang pria berusia 50 tahun yang sedang memancing di pesisir Ametlla de Mar, menurut otoritas perlindungan sipil di wilayah Catalonia, Spanyol. Demikian AFP, Jumat (24/1/.
  • Jumat, 27 Desember 2019 - 09:13:15 WIB

    Ngeri! Universitas Terkemuka Ini Ajarkan Ilmu Hantu ke Dokter

    Ngeri! Universitas Terkemuka Ini Ajarkan Ilmu Hantu ke Dokter INTERNASIONAL, HARIANHALUAN.COM -- Sebuah universitas terkemuka di India memantik kontroversi karena menawarkan mata kuliah tentang hantu - khususnya mereka yang mengklaim kesurupan - bagi para dokter..

BERITA TERPOPULER Index »

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM