Melonjak Drastis, ODP Corona di Sumbar Sentuh Angka 1.486 dengan 2 Kematian


Rabu, 18 Maret 2020 - 19:30:56 WIB
Melonjak Drastis, ODP Corona di Sumbar Sentuh Angka 1.486 dengan 2 Kematian Wakil Gubernur Sumbar, Nasrul Abit saat memantau kesiapan layanan di Puskesmas Padang Pasir, Kota Padang, Rabu siang (18/3/2020).

PADANG, HARIANHALUAN.COM -- Penyebaran virus Corona atau Covid-19 hingga hari ini sentuh angka 1.486 Orang Dalam Pemantauan (ODP) di Sumbar. Mereka yakni orang yang baru pulang dari lokasi yang terjangkit virus corona. Warga yang masuk kategori ODP ini tersebar di sejumlah kabupaten/kota. 

Berdasarkan data dari BPBD Sumbar dilaporkan perkembangan Covid-19 dari RSUD Dr. M. Djamil Padang hingga hari Rabu, 18 Maret 2020 di Sumbar tercatat jumlah orang yang diperiksa sebanyak 16 orang, positif Covid-19 masih 0, negatif Covid-19 sebanyak 6 orang, meninggal sebanyak 2 orang, dan masih proses pemeriksaan laboratorium sebanyak 10 orang.

Sementara data Orang Dalam Pengawasan (ODP) dari Notifikasi KKP, khusus Rabu 18 Maret 2020 hingga pukul 11.15 WIB ada 15 orang. Maka jumlah ODP secara keseluruhan dari 5-18 Maret 2020 ini sebanyak 1.486 orang.

Wakil Gubernur Sumbar, Nasrul Abit menegaskan, ODP belum tentu tertular virus Corona. Kondisi mereka dalam kondisi sehat, tapi prosedurnya mereka tetap dipantau secara berkala perkembangan kesehatannya selama 14 hari.

"Tapi sampai hari ini belum ada yang positif. Semoga tidak ada yang positif. Prosedurnya mereka tetap harus dipantau. Dengan kondisi itu, masyarakat yang baru kembali dari perjalanan di daerah yang positif virus Corona, harus aktif melaporkan dan memeriksakan diri di Puskesmas terdekat,” ucapnya usai memantau kesiapan layanan di Puskesmas Padang Pasir, Kota Padang, Rabu siang (18/3/2020).

Nasrul Abit menambahkan, saat ini persiapan Puskesmas untuk menjadi tempat pemeriksaan awal, sudah memadai. Misalnya di Puskesmas Padang Pasir, telah menggunakan thermo gun untuk memeriksa setiap pengunjung yang datang.

“Puskesmas sudah siap. Sudah ada thermo gun juga untuk mencek suhu tubuh pengunjung,” lanjutnya.

Sementara, di Sumatera Barat sejauh ini sudah ada 11 pasien suspect yang dirawat di rumah sakit M. Djamil Padang. Hingga Rabu siang (18/3/2020), diinformasikan belum ada satu pun yang dinyatakan positif korona. Meski tercatat sudah ada dua pasien suspect yang meninggal dunia ketika dirawat di M Djamil Padang. (*)

Editor : Milna
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]