Gara-gara Corona, Sejumlah Iven di Kota Solok Terancam Batal


Rabu, 18 Maret 2020 - 20:42:52 WIB
Gara-gara Corona, Sejumlah Iven di Kota Solok Terancam Batal Festival Sumarak anak nagari Solok, salah satu iven wisata Kota Solok terancam batal digelar, guna mengantisipasi dampak penyebaran virus corona.

SOLOK, HARIANHALUAN.COM -- Imbas dari virus corona juga berdampak pada acara yang diadakan oleh Pemko Solok. Pada Senin (16/3) sebanyak 12 kelurahan dan dua kecamatan di Kota Solok mengikuti Jambore Kader PKK Berprestasi Kota Solok 2020 di Terminal Bareh Solok.

Dalam acara yang direncanakan bakal berjalan selama tiga hari (16-18/3) terpaksa dipersingkat menjadi dua hari.

“Sesuai dengan arahan Ibu Ketua PKK Kota Solok, dengan melihat situasi (penyebaran corona) maka acara ini dipercepat yang awalnya tiga hari menjadi dua hari. Meski begitu kita semua berharap agar Kota Solok dan Sumbar dijaukan dari virus tersebut,” ucap Ketua Pelaksana, Ria Rusdianto, Rabu (18/3).

Agenda Besar Ditunda

Sejumlah agenda besar yang telah ditetapkan dalam rangka mendukung Visit Kota Solok 2020 terpaksa ditunda. Untuk bulan Maret ada dua agenda besar seperti Kontes Ternak dan Festival Kopi Payo.

“Ya benar ditunda sampai batas waktu yang belum ditentukan. Ini hasil setelah tadi rapat dengan Pak Wali. Kontes ternak ditunda, festival kopi ditunda, karena ini (acara) menghadiran orang ramai. Untuk sampai kapannya belum tahu juga mungkin lihat suasana dulu,”ujar Kepala Dinas Pertanian, Ikhvan Marosa.

Namun, Ikhvan menyampaikan, tidak tertutup kemungkinan bisa diadakan kembali jika semua sudah kembali normal. Selain itu beberapa agenda besar lainnya dari pariwisata juga terancam batal jika suasana atau status penyebaran virus corona tetap berlanjut.

Kepala Dinas Pariwisata Kota Solok, Elvi Basri, menjelaskan, agenda besar itu sudah tersusun di kalender kegiatan Kota Solok.Namun, untuk di Dinas Pariwisata itu banyak diadakan pada bulan April hingga Desember.

“Kalau melihat kalender iven secara kota, bukan pariwisata saja. Maret itu ada sepakbola Wali Kota Cup, Kontes Ternak, dan Tabligh Akbar dan itu di luar Dinas Pariwisata, karena melibatkan Kadispora, Dinas Pertanian dan bagian Kesra. Kalau untuk April itu ada Festival Pesona Budaya, Basikukuak, Basikicau, dan Semarak Anak Nagari nah itu ada di kami (pariwisata). Sebenarnya ini mau kami bahas (rapat) tapi karena ada imbauan agar rapat kalau lebih dari 30 orang untuk sementara ditunda, jadi kami belum bisa menentukan,” tutur Elvi.

Meski demikian, ia akan melihat kondisi pada akhir Maret ini, karena rentang waktunya 14 hari sejak tanggal diumumkan (rapat) itu. “Kita lihat perkembangannya dalam 14 hari ini, kalau itu sudah ada prospek yang baru kita jalankan, karena pada April itu agendanya ada pada minggu kedua," ujarnya.

Terkait dengan pengaruh angka kunjungan wisatawan, Elvi menjelaskan, hal itu belum berpengaruh. Karena menurutnya imbauan untuk corona di Sumbar khususnya Solok belum terlalu lama.

“Belum, kan baru beberapa hari ini dinyatakan agar waspada. Tapi dari hasil arahan di provinsi kemaren untuk kepariwisataan agar memonitor, tapi tidak menutup tempat tempat destinasi. Cuma kita pantau, contoh untuk hotel-hotel kami melayangkan surat tentang pengelolaan di hotel apakah ada tempat cuci tangannya," bebernya. (*)

Reporter : Wandi /  Editor : Milna

Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

BERITA TERPOPULER Index »

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM