Waduh! Pembiayaan Pasien Corona Tidak Ditanggung BPJS Kesehatan?


Kamis, 19 Maret 2020 - 12:55:18 WIB
Waduh! Pembiayaan Pasien Corona Tidak Ditanggung BPJS Kesehatan? Ilustrasi

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - BPJS Kesehatan mengaku siap menjamin biaya pelayanan kesehatan untuk pasien positif terinfeksi virus corona (Covid-19). Namun, Direktur Utama BPJS Kesehatan Fahmi Idris mengatakan kesiapan tersebut masih terganjal aturan.

Aturan yang dimaksud adalah Peraturan Presiden (Perpres) No. 82 Tahun 2018 tentang Jaminan Kesehatan. Dalam pasal 52 huruf O diatur pelayanan kesehatan yang tidak dijamin program Jaminan Kesehatan Nasional yang diselenggarakan BPJS Kesehatan.

Disebutkan bahwa pelayanan kesehatan akibat bencana pada masa tanggap darurat, kejadian luar biasa atau wabah tidak dijamin program Jaminan Kesehatan Nasional. Sesuai regulasi itu, maka BPJS Kesehatan dilarang menjamin pelayanan kesehatan akibat wabah, termasuk virus corona lantaran biaya ini ditanggung oleh pemerintah secara langsung.

Fahmi melanjutkan pemerintah perlu menyelesaikan aspek hukum sehingga BPJS Kesehatan dapat ikut serta menanggung biaya perawatan pasien virus corona. "Perlu ada diskresi khusus agar pasal 52 huruf O bisa diterobos. Hal itu cukup dengan instruksi presiden (Inpres) atau Perpres khusus, yang memberi kewenangan pada BPJS Kesehatan untuk menalangi pendanaan pelayanan kesehatan untuk pasien Covid-19,"paparnya dalam pernyataan yang dikeluarkan di Jakarta, Kamis (19/3).

Selanjutnya BPJS Kesehatan akan melakukan reimburse (penagihan) ke pemerintah atau melalui mekanisme lainnya yang diatur secara internal oleh pemerintah. Selain itu, pihak fasilitas kesehatan memiliki loket untuk menagihkan biaya ini kepada BPJS Kesehatan.

"Karena situasi wabah pada akhirnya akan memiliki limit waktu, maka inpres dan perpres khusus tersebut bisa saja masa berlakunya terbatas dan dengan tujuan tertentu," tuturnya.

Menurutnya, BPJS Kesehatan dapat berperan dalam penanganan virus corona sebab pandemi ini berbeda dengan bencana alam. Wabah ini bersifat masif, kecepatan persebaran tinggi, dan secara nasional.

Ini berbeda dengan Kejadian Luar Biasa (KLB) lain seperti demam berdarah yang juga dibiayai langsung oleh negara yang mekanisme teknisnya selama ini sudah berjalan baik. Sebelumnya, Menteri Keuangan Sri Mulyani telah meminta eks PT Askes (Persero) itu ikut menanggung penanganan pasien virus corona.

Agar BPJS Kesehatan bisa ikut menanggung penanganan pasien corona tersebut, pemerintah saat ini sedang menyusun sebuah peraturan presiden. Peraturan presiden tersebut sekaligus dibuat untuk melaksanakan putusan pembatalan aturan kenaikan iuran BPJS Kesehatan yang dilakukan oleh MA beberapa waktu lalu.

"Kami susun perpres untuk memberikan kepastian kepada rumah sakit dan BPJS Kesehatan untuk mendukung langkah penanganan Covid-19," katanya.

Hingga Rabu (18/3) sebanyak 227 orang positif terinfeksi virus corona. Dari jumlah tersebut 19 diantaranya meninggal dunia, dan 11 orang berhasil sembuh.(*)

 Sumber : cnnindonesia /  Editor : NOVA

Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Rabu, 08 April 2020 - 08:57:32 WIB

    Waduh! Di Jambi, Pasien Positif Virus Corona Diizinkan Pulang ke Rumah

    Waduh! Di Jambi, Pasien Positif Virus Corona Diizinkan Pulang ke Rumah JAMBI, HARIANHALUAN.COM - DPRD Provinsi Jambi mengecam tindakan ceroboh RSUD Raden Mattaher yang mengijinkan pasien positif 01 dari Kabupaten Tebo pulang dijemput keluarganya dalam keadaan belum sembuh dan masih menjalani pro.
  • Rabu, 01 April 2020 - 07:20:26 WIB

    Waduh! Semua Provinsi di Sumatera Sudah Terjangkit Virus Corona

    Waduh! Semua Provinsi di Sumatera Sudah Terjangkit Virus Corona JAKARTA, HARIANHALUAN.COM -- Semua propinsi di Pulau Sumatera sudah ditulari virus corona atau Covid-19. Secara Nasional, nyaris semua provinsi di Indonesia sudah ditulari virus yang pertama kali mewabah di Kota Wuhan, China .
  • Jumat, 27 Maret 2020 - 11:23:01 WIB

    Waduh! Banyak Warga Jabodetabek Nyolong Start Mudik

    Waduh! Banyak Warga Jabodetabek Nyolong Start Mudik JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Kementerian Perhubungan mengakui bahwa beberapa masyarakat di daerah sudah banyak yang colong start untuk melakukan mudik. Padahal, opsi pelarangan mudik demi cegah penyebaran virus corona sedang d.
  • Rabu, 18 Maret 2020 - 06:20:58 WIB

    Waduh! Mudik Lebaran Bisa Dilarang Demi Cegah Corona

    Waduh! Mudik Lebaran Bisa Dilarang Demi Cegah Corona JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Ketua Umum Palang Merah Indonesia (PMI), Jusuf Kalla mengatakan pemerintah berwenang melakukan tindakan tegas mencegah penyebaran virus corona, salah satunya melarang kegiatan mudik yang biasa dila.
  • Jumat, 13 Maret 2020 - 11:09:40 WIB

    Waduh! Ketua KPK Firli Bahuri Didesak Mundur

    Waduh! Ketua KPK Firli Bahuri Didesak Mundur JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Indonesia Corruption Watch (ICW) mendesak Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri mundur. Firli dinilai gagal membangun komitmen pemberantasan korupsi usai tak mampu menangkap buron a.
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM