Sejumlah Kabupaten dan Kota di Sumbar Mulai 'Rumahkan' Siswa


Kamis, 19 Maret 2020 - 19:01:25 WIB
Sejumlah Kabupaten dan Kota di Sumbar Mulai 'Rumahkan' Siswa Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno. Ist

PADANG, HARIANHALUAN.COM -- Mengantisipasi penularan virus corona atau Covid-19, sejumlah Kabupaten dan Kota di Sumbar untuk sementara meniadakan proses belajar mengajar di sekolah. Para siswa diperbolehkan untuk belajar di rumah hingga 31 Maret 2020.

Kebijakan tersebut berlaku bagi semua intitusi pendidikan PAUD, TK, SD, SMP, dan SMA diliburkan ke sekolah. Termasuk sekolah sederajat yang berada di bawah Kementerian Agama.

Sedikitnya ada 14 Kabupaten dan Kota yang telah memberlakukan kebijakan tersebut. Yakni, Kota Bukittinggi, Kota Padang, Kabupaten Limapuluh Kota, Kabupaten Agam, Kabupaten Pasaman Barat, Kabupaten Solok, Kota Padang Panjang, Kota Solok, Kota Payakumbuh, Kota Pariaman, Kabupaten Padang Pariaman, Kabupaten Pesisir Selatan, Kabupaten Tanah Datar, dan Kabupaten Pasaman.

Sementara daerah yang masih memberlakukan sekolah seperti biasanya yaitu Dharmasraya, Solok Selatan, Kepulauan Mentawai, Sijunjung, dan Sawahlunto.

Gubernur Sumbar Irwan Prayitno mengatakan, para siswa akan tetap belajar di rumah, bahkan sesuai jam belajarnya saat di sekolah. Guru-guru menyiapkan bahan-bahan dan tugas yang mesti dikerjakan oleh siswa di rumah masing-masing.

“Mereka tetap belajar, tugas-tugas yang dikerjakan di rumah tetap dilaporkan ke guru masing-masing lewat internet,” katanya, Kamis (19/3/2020).

Bagi siswa yang mungkin belum mengerti internet dibantu oleh orang tuanya masing-masing. Hal itu dilakukan agar tidak merugikan para siswa untuk menerima materi pelajaran. Sementara bagi siswa yang mengikuti ujian nasional (UN) tetap sekolah seperti biasa.

Menurutnya, para siswa SMA yang kewenangannya berada di provinsi akan mengikuti daerah setempat. Jika bupati dan wali kota meniadakan belajar di sekolah, maka SMA juga akan mengikuti. Jika kepala daerah tidak meniadakan belajar di sekolah maka SMA juga tidak.

Kebijakan ini untuk sementara diterapkan hingga tanggal 31 Maret. Selanjutnya akan dipertimbangkan sesuai dengan kondisi nantinya.

“Jadi kita kontrol dan kendalikan agar anak-anak tidak terpapar virus corona,” katanya. (*)

 Editor : Milna

Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM