Salat Jumat di Masjid Raya Sumbar Tetap Digelar, Jemaah Disarankan Bawa Sajadah


Kamis, 19 Maret 2020 - 22:34:08 WIB
Salat Jumat di Masjid Raya Sumbar Tetap Digelar, Jemaah Disarankan Bawa Sajadah Masjid Raya Sumbar

PADANG, HARIANHALUAN.COM - Menyikapi isu corona, Kepala Biro Bina Mental dan Kesejahteraan Rakyat (Kabiro Bintal dan Kesra) Pemprov Sumbar, yang juga ditugaskan menjadi Plt Pengurus Masjid Raya Sumbar, Syaifullah mengatakan, salat Jumat di Masjid Raya Sumbar akan tetap diberlakukan seperti biasanya. Meskipun demikian, beberapa Standar Operasional Prosedur (SOP) telah ditetapkan bagi jamaah yang akan melaksanakan salat Jumat di masjid yang menjadi ikon wisata religi di Sumbar tersebut.

"Pelaksanaan salat jumat di Masjid Raya tetap terselenggara seperti biasa, namun ada SOP yang akan kita berlakukan untuk jamaah," ungkap Syaifullah, Kamis (19/3).

Lebih lanjut disampaikan Syaifullah, SOP tersebut diantaranya, jamaah diimbau untuk membawa sejadah sendiri-sendiri, berwudhu dari rumah, dan kalau sakit baik demam ataupun flu, disarankan untuk tidak usah datang ke masjid.

"Meskipun sampai sekarang karpet masih dibentangkan, kita imbau masyarakat untuk membawa sajadah sendiri-sendiri sebagai langkah antisipasi, tidak usah yang besar yang 3/4 saja cukup," tegasnya.

Selain itu, beberapa bentuk pengawasan dan antisipasi juga telah diberlakukan di masjid raya Sumbar.

"Kita sudah melakukan penyemprotan, juga sudah disediakan hand sanitizer, dan untuk pengajian-pengajian yang mengumpulkan jemaah banyak kita tiadakan terlebih dahulu hingga situasi kondusif," jelasnya lagi.

Syaifullah juga menyebut, sejak isu corona kunjungan ke Masjid Raya Sumbar juga menurun dari biasanya.

"Sebagai tempat ibadah dan juga ikon wisata religi, Masjid raya Sumbar biasanya selalu ramai baik orang beribadah dan berswafoto, baik jemaah dari Sumbar ataupun kunjungan jemaah dari luar provinsi. Namun sekarang nampaknya memang menurun. Satpam yang bertugas pun sudah memberikan warning kepada jemaah yang berkunjung. Untuk sementara kita menganjurkan kepada jemaah jangan terlalu rutin atau lihat-lihat kondisi dulu, agar kita tetap waspada," terang Syaifullah.

IDI Sumbar

Sementara itu, terkait pelaksanaan salat Jumat di masjid yang merupakan fasilitas umum tempat berkumpulnya banyak massa, Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Wilayah Sumbar, dr. Pom Harry Satria mengimbau pengelola/pengurus masjid untuk memastikan kebersihan tempat wudhu dan tempat salat.

"Pada prinsipnya salah satu tujuan kewaspadaan kita semua adalah menjaga kebersihan. Kepada pengelola/pengurus rumah ibadah diimbau untuk memastikan kebersihan WC, tempat berwudhu, sajadah dan perlengkapan lainnya yang dimanfaatkan masyatakat umum," jelas dr. Pom.

Hal tersebut, kata dia dikarenakan tempat wudhu beresiko menjadi mediator penularan virus.

"Jika memungkinkan dilakukan tindakan disinfektan mandiri terhadap WC, tempat wudhu, sajadah dan perlengkapan umum yang dipergunakan di tempat ibadah," katanya lagi.

Selain itu, dr. Pom menyebut bagi jemaah yang sakit, disarankan untuk tidak memanfaatkan faislitas umum hingga sembuh.

"Perlu dipertimbangkan dan dibuatkan imbauan bagi jemaah yang mengalami keluhan batuk, flu dan demam untuk tidak memanfaatkan fasilitas umum di tempat ibadah sampai sembuh," ungkapnya menutup. (h/*)

Reporter : YESSI SWITA /  Editor : Heldi

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]