Hadapi Indeks Kerawanan Pemilu Tinggi, Ini Strategi Bawaslu Agam


Jumat, 20 Maret 2020 - 11:35:23 WIB
Hadapi Indeks Kerawanan Pemilu Tinggi, Ini Strategi Bawaslu Agam Bawaslu Agam gencarkan koordinasi dan antisipasi. Ist

AGAM,HARIANHALUAN.COM-Agam merupakan salah satu kabupaten yang akan menyelenggarakan Pilkada pada 23 September mendatang. Untuk keseluruhan Indeks Kerawanan Pemilu (IKP) Kabupaten Agam memperoleh skor 60,72 masuk dalam level 5, dengan kategori rawan tinggi. Berada pada urutan 29 dari 261 Kabupaten/Kota yang melaksanakan Pilkada serentak 2020, serta urutan rawan nomor 2 di Provinsi Sumatera Barat setelah Sijunjung.

Ketua Bawaslu Kabupaten Agam, Elvys dalam keterangan tertulisnya menyebutkan, tingginya IKP di Kabupaten Agam dan Provinsi Sumatera Barat menjadi alarm pengingat bagi semua pemangku kepentingan, agar dapat bersama-sama melakukan upaya pencegahan.

“Dengan begitu, harapannya penyelenggaraan Pilkada di Kabupaten Agam dapat berjalan lancar dan demokratis,” ujarnya pada Kamis (19/3/2020).

Angka kerawanan itu, lanjut Elvys didapat dari pengukuran atas empat dimensi dan 15 subdimensi yang mencerminkan kerawanan penyelenggaraan Pilkada. Empat dimensi yang diukur yaitu, dimensi konteks sosial dan politik, dimensi pemilu yang bebas dan adil, dimensi kontestasi dengan subdimensi hak politik, dimensi partisipasi dengan subdimensi partisipasi pemilih.

“Pada dimensi ini IKP Kabupaten Agam adalah 69,34 berada pada level 6, masuk dalam kategori rawan tinggi. Artinya hampir seluruh indikator kerawanan berpotensi terjadi,”

Pria kelahiran Bukittinggi, 27 Juni 1975 itu menambahkan, indikator dominan dalam penentuan skor pada dimensi Pemilu yang bebas dan adil di antaranya adalah daftar pemilih ganda, rekomendasi PSU di tingkat TPS/Kecamatan/Kabupaten/Kota, terkait pemilih yang tidak memenuhi syarat tetapi tetap terdaftar dalam DPT, serta KPPS melakukan kesalahan input hasil penghitungan suara.

“Untuk dimensi penyelenggaraan Pemilu yang bebas dan adil, Kabupaten Agam memiliki skor IKP 61,10 berada pada level 5 dan masuk dalam kategori rawan tinggi,” terangnya lagi.

Dia menambahkan, atas hasil penyusunan IKP, Bawaslu Kabupaten Agam menyusun langkah-langkah yang mungkin akan dilakukan, agar kecenderungan IKP dapat dicegah.

Bawaslu Kabupaten Agam sebutnya lagi, akan mengupayakan melibatkan partai politik pada setiap tahapan penyelenggaraan Pilkada 2020, agar partai politik juga dapat melakukan pendidikan politik yang intensif sepanjang tahapan Pilkada 2020.

“Bawaslu Agam akan meningkatkan gerakan pengawasan partisipatif sebagai upaya pencegahan agar kenderungan IKP tidak terjadi,” ungkapnya.

Elvys menyebut, pengawasan partisipatif dilakukan dengan melibatkan organisasi kemasyarakatan (ormas), organisasi kemasyarakatan dan pemuda (OKP), organisasi mahasiswa, organisasi wanita, kelompok pemilih pemula, tokoh adat dan tokoh masyarakat, serta kelompok kelompok masyarakat.

“Kemudian akan memaksimalkan peran Saka Adhyasta Pemilu yang telah terbentuk di Kabupaten Agam, serta MoU dengan beberapa lembaga dalam pengembangan pengawasan partisipatif,” tutupnya. (*)

 Editor : Dodi

Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Jumat, 28 Juni 2019 - 16:13:00 WIB

    M Nur Idris: PAN Siap Menghadapi Gugatan PHPU dari PDIP

    M Nur Idris: PAN Siap Menghadapi Gugatan PHPU dari PDIP BUKITTINGGI, HARIANHALUAN.COM-Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Amanat Nasional (PAN), menyatakan siap menghadapi gugatan Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) Tahun 2019 yang diajukan oleh Partai Demokrasi Indonesia Perju.
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM