Pasien Demam Tinggi Serupa Corona dari Sawahlunto Batal Dirujuk ke RS M Djamil


Jumat, 20 Maret 2020 - 18:28:12 WIB
Pasien Demam Tinggi Serupa Corona dari Sawahlunto Batal Dirujuk ke RS M Djamil Satu ODP yang semula akan dirujuk ke Padang dibatalkan, dan harus dirawat di ruang isolasi RSUD Sawahlunto. RIKI YUHERMAN

SAWAHLUNTO, HARIANHALUAN.COM  - Kepala Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan KB Kota Sawahlunto, Yasril menyebutkan pasien demam tinggi asal Tumpuak Tangah Kecamatan Talawi batal dirujuk ke Rumah Sakit M. Djamil Padang. Pembatalan itu setelah dilakukan pemeriksaan labor dan rontgen yang menunjukkan tidak terindikasi terpapar virus Covid 19.

"Semula akan dirujuk ke Rumah Sakit M Djamil Padang, namun harus dilakukan uji labor dan juga rontgen di Rumah Sakit Sawahlunto, hasil sementara pasien belum dipastikan mengarah kepada virus Corona atau Covid - 19," ujar Yasril kepada harianhaluan.com, Jumat (20/3/20), mengklarifiksi pernyataan sebelumnya yang mengatakan akan dirujuk ke Padang.

Yasril menyebutkan, warga tersebut masuk daftar orang dalam pemantauan (ODP) karena telah melakukan perjalanan ke luar negeri tepatnya Malaysia. Karena negara Malaysia merupakan salah satu negara terpapar Corona, membuat orang yang bepergian dari Malaysia masuk dalam ODP, termasuk warga Talawi ini.

"Perkembangan terkini terdapat 6 ODP, satu diantaranya tengah dirawat di RSUD Sawahlunto, dengan diagnosa sementara demam tinggi karena diare. 6 ODP tersebut setelah melakukan perjalanan dari luar daerah, yakni Malaysia. Adapun 6 ODP itu ada 3 di Talawi dan 3 lagi di Silungkang," tuturnya.

Lebih jauh Yasril mengatakan, terkait kejelasan status pasien Corona berada pada pemerintah provinsi, yakni Gubernur Sumatra Barat.
"Jalur pemeriksaan Covid - 19, jika dirujuk ke M Djamil, maka hasilnya akan disampaikan ke posko pusat di Jakarta, kemudian dikirim kembali ke provinsi, positif atau negatif hasilnya akan disampaikan oleh gubernur," ujar Yasril.

Sementara, Walikota Sawahlunto Deri Asta meminta masyarakat agar tetap tenang dan bersikap bijaksana dalam menyikapi beredarnya isu-isu simpang siur di media sosial. Untuk informasi resmi mengenai perkembangan Corona di Sawahlunto, dilakukan melalui satu pintu yaitu melalui Dinas Kesehatan.

"Mari tetap tenang, informasi-informasi yang tidak jelas kita harus filter dulu apakah memang kredibel atau tidak. Yang namanya informasi simpang siur kebanyakan hanya membuat kepanikan, jadi kita harus cerdas menyikapinya," kata Walikota Deri Asta.(*)
 

Reporter : Riki Yuherman /  Editor : NOVA

Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM