Guyuran Disinfektan Hujani Fasum Kota Sawahlunto, Aktivitas Belajar di Sekolah Dihentikan


Sabtu, 21 Maret 2020 - 10:59:28 WIB
Guyuran Disinfektan Hujani Fasum Kota Sawahlunto, Aktivitas Belajar di Sekolah Dihentikan Penyemprotan disinfektan di fasilitas umum melibatkan mobil damkar, antisipasi penyebaran virus Corona. RIKI YUHERMAN

SAWAHLUNTO, HARIANHALUAN.COM - Setidaknya 2 unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan untuk menyemprotkan cairan disinfektan di kawasan fasilitas umum (fasum) terminal pasar Kota Sawahlunto. Cairan disinfektan yang membasahi wilayah terminal tersebut diharapkan dapat membatasi dan membunuh kuman penyebaran virus Covid-19 atau Corona.

Penyemprotan juga dilanjutkan di fasilitas umum lainnya seperti kantor, bank, perpustakaan dan juga masjid serta musalla.

"Ini bentuk antisipasi dan kesiapsiagaan penanggulangan penyebaran virus Covid-19 di kota ini," ujar Walikota Deri Asta.

Selain penyemprotan disinfektan, lanjutnya, berbagai kegiatan kota juga ditunda pelaksanannya termasuk meliburkan aktivitas belajar dan mengajar di semua tingkatan sekolah.

"Kegiatan yang mengumpulkan orang banyak dan mengundang orang datang dari luar daerah harus ditunda sampai masa tanggap darurat dicabut," katanya.

Saat ini Pemerintah Kota Sawahlunto telah bentuk tim satuan gugus tugas cegah Corona serta menyediakan posko krisis center yang dilengkapi alat pendeteksi virus Covid-19.

"Kita gunakan gedung Public Service Centre (PSC) di Sungai Durian sebagai posko krisis center. Posko Siaga Covid lengkap dengan ambulan dan alat pengaman serta membekali petugas kesehatan dengan kompetensi untuk mengenali kasus covid-19. Selain itu juga kita menyediakan ruang isolasi di RSUD," katanya.

Kalaksa BPBD Sawahlunto, Adri Yusman menambahkan, untuk antisipasi penyebaran virus Carona diimbau seluruh elemen masyarakat agar menerapkan hidup bersih dan sehat. Selain itu pihak pemda akan melakukan kegiatan gotong royong massal di setiap kantor dan juga fasilitas umum.

"Sebagai antisipasi virus Covid-19 akan diberikan sosialisasi kesehatan kepada masyarakat serta bekerja sama dengan pihak Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) untuk memantau orang yang telah bepergian ke luar negeri dan juga masuk ke kota ini," ujarnya.

Adriyusman juga meminta semua pihak untuk tidak  terlalu membesar-besarkan masalah ini, sehingga dapat menimbulkan keresahan dan kepanikan.

"Yang terpenting masyarakat untuk menjaga kewaspadaan terutama dengan pola hidup bersih, sering cuci tangan dengan sabun, konsumsi makanan sehat, karena menjaga daya tahan tubuh tetap kuat adalah langkah utama mencegah infeksi virus corona," katanya.

Sementara Sekretaris Dinas Pendidikan Sawahlunto, Supar menyebutkan, proses belajar dan mengajar di sekolah di semua tingkatan mulai diliburkan selama 12 hari mulai 23 Maret sampai 2 April 2020.(*)

Reporter : Riki Yuherman /  Editor : NOVA

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]