Corona Mewabah, Alquran Sudah Ingatkan Tinggal di Rumah Saat Bahaya


Sabtu, 21 Maret 2020 - 12:01:02 WIB
Corona Mewabah, Alquran Sudah Ingatkan Tinggal di Rumah Saat Bahaya Ilustrasi

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Pandemi virus corona mengubah rutininitas hampir semua orang yang awalnya menghabiskan waktu di luar rumah. Untuk menekan risiko penularan COVID-19, masyarakat harus menerapkan tinggal di rumah, untuk para pekerja diberlakukan work from home (WFH).
Selama virus corona masih menjadi bahaya terbesar di dunia, tetap tinggal di rumah masih menjadi pilihan yang lebih baik. Pentingnya tinggal di rumah saat kondisi bahaya ternyata telah diingatkan Allah SWT dalam firmanNya di surat An-Naml ayat 18.

Ayat ini menceritakan kondisi kawanan semut saat berada dalam kondisi yang dinilai membahayakan. Ustaz Felix Siauw juga menyinggung hal ini lewat postingannya di Instagram dalam akun felix.siauw. Dalam postingannya seperti dilihat detikcom Ustaz Felix Siauw menulis,

"Tidakkah kita belajar dari semut ketika datang bahaya pada kaumnya dia berkata pada mereka ?????????? ?????????????, Masuklah! Ke dalam rumah-rumah kalian."

Berikut bunyi lengkap Al-Qur'an surat An-Naml ayat 18,

???????? ????? ???????? ?????? ????? ????????? ??????? ???????? ???????????? ????????? ?????????? ????????????? ??? ??????????????? ??????????? ???????????? ?????? ??? ???????????

Arab latin: Hatt? i?? atau 'al? w?din-namli q?lat namlatuy y? ayyuhan-namludkhul? mas?kinakum, l? yah?imannakum sulaim?nu wa jun?duh? wa hum l? yasy'ur?n

Artinya: Hingga apabila mereka sampai di lembah semut berkatalah seekor semut: Hai semut-semut, masuklah ke dalam sarang-sarangmu, agar kamu tidak diinjak oleh Sulaiman dan tentaranya, sedangkan mereka tidak menyadari."

Dalam tafsir Tafsir Al-Wajiz karya Syaikh Prof Dr Wahbah Az-Zuhaili dikatakan, semut menyadari tubuhnya yang kecil sehingga kemungkinan tidak terlihat rombongan Nabi Sulaiman AS. Kawanan semut memilih menyingkir dengan tinggal di rumah supaya tetap aman dari risiko terinjak.

Selain dalam kondisi bahaya, tinggal di rumah menjadi pilihan saat keadaan sekitar dirasa merugikan. Muslim bahkan boleh sholat di rumah demi menghindari risiko yang lebih besar. Dalam hadist diceritakan, lafal adzan diubah supaya muslim sholat di rumah demi mencegah bahaya. Berikut hadistnya,

?????????? ?????????? ????? ?????????? ????????? ???? ????????? ???????? ??????????? ??????? ????????????? ????????? ?????????? ???? ?????? ??????? ???? ?????????? ????? ????????? ????? ???????? ??? ?????? ??????? ???????? ?????? ???????????? ????? ????? ??????????‏.‏ ?????????? ???? ????????? ?????????? ??? ??????????‏.‏ ???????? ????????? ?????????? ????? ?????? ??????? ?????? ????? ???? ???? ?????? ?????? ?????????? ????????‏.‏

Artinya: Seperti dinarasikan `Abdullah bin Al-Harith: "Hari itu sedang hujan dan berlumpur saat Ibnu Abbas hendak sholat bersama kami. Ketika muadzin yang mengumandangkan adzan berkata Hayyaa 'alas Salaah, Ibnu Abbas mengatakan untuk mengubahnya menjadi As Salaatu fir Rihaal (sholatlah di rumah masing-masing). Orang-orang saling melihat dengan wajah kaget. Ibny berkata, hal ini pernah dilakukan di masa orang yang lebih baik dibanding dirinya (merujuk pada Rasulullah SAW) dan ini terbukti." (HR Bukhari).

Selain hadist tersebut, ada riwayat lain yang juga menceritakan perubahan adzan supaya muslim sholat di rumah demi menghindari risiko yang lebih besar.

?????????? ?????????? ????? ??????????? ???????? ???? ???????? ??????? ???? ??????? ????? ?????????? ???????? ????? ??????? ????? ?????? ??? ???????? ????????? ??????????? ????? ????? ??????? ??? ???????????? ????????????? ????? ??????? ??????? ??? ???? ???? ???? ????? ???????? ?????????? ?????????? ????? ??????? ????? ????????? ????? ??????? ??? ??????????‏.‏ ??? ??????????? ???????????? ???? ???????????? ??? ?????????

Artinya: Seperti dinarasikan Nafi: "Di suatu malam yang dingin, Ibnu 'Umar mengumandangkan adzan ketika hendak sholat di Dajnan dan mengatakan Salu fi rihaalikum (sholatlah di rumahmu). Dia mengatakan, Rasulullah SAW pernah menyuruh muadzin mengumandangkan Salu fi rihaalikum (sholatlah di rumahmu) saat adzan di malam yang hujan atau sangat dingin dalam perjalanan." (HR Bukhari).

Seperti kata ulama kenamaan KH Quraish Shihab, agama Islam selalu memberikan kemudahan bagi umatnya. Termasuk untuk urusan sholat di rumah selama virus corona masih ditetapkan sebagai pandemi. Untuk saat ini, muslim disarankan sholat di rumah sesuai fakta yang dikeluarkan MUI atau Majelis Ulama Indonesia.

"Segala sesuatu yang dapat mengakibatkan kesulitan terhindarkan dengan Islam, atau diupayakan menghindarinya," kata KH Quraish Shihab dalam rekaman video yang diterima detikcom.

Dengan kemudahan inilah, lima tujuan agama hadir di dunia bisa tercapai. Kelimanya adalah memelihara agama itu sendiri, jiwa, akal, harta benda, dan keturunan. Segala sesuatu yang mengantar pada pemeliharaan kelimanya adalah anjuran bahkan kewajiban. Sebaliknya, semua yang menghambat dan mengabaikan tujuan tersebut dilarang dalam agama.(*)

 Sumber : detik.com /  Editor : NOVA

Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Selasa, 31 Maret 2020 - 19:22:53 WIB

    Sisi Lain Kedatangan Virus Corona

    Sisi Lain Kedatangan Virus Corona Sampai hari ini Virus corona sangat meresahkan seluruh lapisan masyarakaat. Namun, jika kita mampu melihat dari sisi lain, terdapat beberapa nilai positif seiring datangya virus corona tersebut. Diantaranya budaya cuci tangan.
  • Selasa, 31 Maret 2020 - 12:03:40 WIB

    Tahan Diri Tahan Ego, Corona Bisa Dikalahkan

    Tahan Diri Tahan Ego, Corona Bisa Dikalahkan Semenjak mewabah di Wuhan pada akhir Desember 2019 lalu, virus COVID-19 (selanjutnya disebut Corona) menjadi ancaman serius bagi kesehatan masyarakat dunia. Tidak sedikit orang yang terjangkit virus Corona, mulai dari terpapa.
  • Selasa, 24 Maret 2020 - 15:36:32 WIB

    Korban Virus Corona Syahid Fil Akhirah, Begini Cara Pemulasaraan Jenazahnya

    Korban Virus Corona Syahid Fil Akhirah, Begini Cara Pemulasaraan Jenazahnya JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Pengurus Besar Nahdlatul Ulama mengeluarkan fatwa bahwa korban meninggal dunia karena virus corona atau COVID-19 statusnya syahid fil akhirah. Perlakuan atas jenazah pasien Covid-19 muslim sama den.
  • Selasa, 24 Maret 2020 - 13:16:16 WIB

    Keluh Kesah Orang Tua dengan Belajar Online saat Corona Mewabah

    Keluh Kesah Orang Tua dengan Belajar Online saat Corona Mewabah Kasus penyebaran virus corona atau penyakit COVID-19 (coronavirus disease 2019) yang sudah terjadi sejak awal Maret 2020 di Indonesia, mulai menggelisahkan hati para orang tua. Apalagi bagi yang memiliki anak dengan banyak ke.
  • Senin, 23 Maret 2020 - 07:48:33 WIB

    Ayo Operator Telekomunikasi! Berpihaklah, Perangi Corona

    Ayo Operator Telekomunikasi! Berpihaklah, Perangi Corona JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Operator telekomunikasi berdosa besar bila beranggapan bahwa peningkatan trafik connectivity di tengah coronavirus ini adalah sebagai "rezeki" atau menghitungnya sebagai prestasi kenaikan revenue..
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM