Nekat! Pria Ini Ajak Anaknya Cari Pokemon Saat Italia Lockdown


Sabtu, 21 Maret 2020 - 12:36:36 WIB
Nekat! Pria Ini Ajak Anaknya Cari Pokemon Saat Italia Lockdown Antisipasi Corona, Italia di-lockdown.

INTERNASIONAL, HARIANHALUAN.COM -- Dunia sedang berkabung atas wadah pandemi yang tengah melanda lebih dari 180 negara. Dampaknya pun tak main-main, virus corona alias Covid-19 telah menginfeksi kurang lebih 276.104 jiwa dan 11.402 diantaranya meninggal dunia. 

Italia, yang tercatat sebagai negara paling banyak positif virus corona di luar China terpaksa menetapkan status Lockdown alias penguncian. Pasalnya, berdasarkan data worldometers.info, virus berukuran 400-500 mikrometer ini telah menginfeksi lebih dari 47.021 orang di Italia, 4.032 orang diantaranya meninggal dunia.

Dilansir Haluan.co (Haluan Media Group), pihak kepolisian Italia pun secara ketat mengawasi Lockdown di negeri pizza tersebut terhitung sejak 9 Maret lalu. Termasuk pembatasan pergerakan setiap orang kecuali untuk tujuan makanan, obat, kerjaan, dan layanan penting lainnya. Namun, berbeda dengan lelaki asal Italia satu ini. 

Ia diciduk polisi lantaran berkeliaran hanya untuk bermain Pokemon Go. Pria berusia 31 tahun ini yakin alasan tersebut sangat tepat dan dapat diterima. Diketahui, ia dihentikan oleh carabinieri di jalan-jalan San Fermo, di provinsi Como Utara. Dilaporkan Newsweek.com, pria tersebut berburu Pokemon bersama anak perempuannya. 

Ketika ditanya mengapa dirinya berkeliaran dan melanggar batasan, pria tersebut hanya berkata "Saya harus berburu Pokemon". Pada akhirnya, polisi terpaksa memberinya sanksi dan bergabung dengan 43.000 orang yang melanggar pembatasan penguncian. Sementara itu, akibat wabah pandemi ini, Pemerintah Italia akan memperpanjang masa Lockdown. 

Statistik suram di negara yang paling terpukul di Eropa, Perdana Menteri Giuseppe Conte mengatakan bahwa penguncian itu kemungkinan akan diperpanjang melampaui 3 April. Kepada surat kabar Corriere Della Sera, Kamis 19 Maret, ia mengatakan penguncian atau penutupan untuk kegiatan yang bersifat massal akan diperpanjang melewati tanggal 3 April yang merupakan batas prakiraan waktu Lockdown sebelumnya.

"Blokade akan berlangsung. Langkah-langkah yang diambil, baik penutupan kegiatan (publik) dan yang menyangkut sekolah, hanya dapat diperpanjang," katanya. (*)

loading...
 Sumber : Haluan Media Group /  Editor : Agoes Embun
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]